Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Menanti Debat Antara Fadli Zon dan Bonnie Triyana Terkait Keaslian Keris Nogo Siluman

Redaksi oleh Redaksi
13 Maret 2020
A A
Menanti Debat Antara Fadli Zon dan Bonnie Triyana Terkait Keaslian Keris Nogo Siluman
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sebagai ahli perkerisan, Fadli Zon ikut bersuara perihal keaslian keris Kiai Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro yang baru saja dipulangkan oleh Kerajaan Belanda

Setelah sempat agak lama tidak meramaikan dunia perdebatan nasional tanah air, nama Fadli Zon kini kembali mencuat. Kali ini penyebabnya adalah tentang polemik keaslian Keris Kiai Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro yang baru saja dipulangkan oleh Kerajaan Belanda kepada Pemerintah Indonesia.

Perdebatan tentang keaslian keris milik Pangeran Diponegoro tersebut memang menjadi saga tersendiri. Masyarakat banyak yang tertarik membahas keris tersebut. Sementara itu, para ahli dan kolektor keris turun gunung ikut meramaikan perbincangan soal keris.

Fadli Zon menjadi salah satu sosok yang ikut terjun dalam perdebatan tersebut.

Melalui cuitan Twitternya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 menyatakan keraguannya terkait keaslian keris Kiai Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro yang dipulangkan oleh Kerajaan Belanda.

“Keris yg dibawa kembali itu dhapurnya bukan Nogo Siluman. Dari dhapurnya Nogo Rojo tangguh era Mataram Sultan Agung. Ada 3 keris Diponegoro, kemungkinan yg 2 Nogo Siluman masih di Volkenkunde Museum. Saya pernah lihat Nogo Siluman lurus dan luk yg dibuat pada era sebelum PB III.” Begitu cuit Fadli Zon.

Kalau bicara keris, Fadli Zon memang sebenarnya sangat otoritatif, sebab ia ternyata adalah kolektor keris. Ia bahkan menjabat sebagai Ketua Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI).

Fadli Zon meyakini, bahwa keris Nogo Siluman Diponegoro yang asli masih berada di Museum Volkenkunde, Leiden, Belanda.

Ia sendiri mengaku pernah melihat sendiri Keris Kiai Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro tersebut tahun 2017 saat dirinya bersama beberapa peneliti SNKI berangkat ke Belanda.

Masih melalui cuitan di Twitter, Fadli Zon pun kemudian “menantang” sejarawan Bonnie Triyana yang diketahui menjadi salah satu orang yang dikirim oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid ke Belanda untuk memastikan kecocokan keris itu sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Bonnie menyatakan bahwa perkara keaslian keris Nogo Siluman tersebut sudah diriset oleh para peneliti Museum Volkenkunde di Leiden, Belanda.

“Semua orang bebas berkomentar dan mengklaim. Kami berpegang pada hasil riset. Terima kasih.” Jelas Bonnie.

Fadli Zon pun langsung membalasnya. “Hasil risetnya salah Bro @BonnieTriyana. Kalau mau lebih jelas segera buat debat publik soal Keris Naga Siluman Diponegoro ini agar tak menyesatkan sejarah. Sy yakin itu bukan Kyai Naga Siluman Diponegoro.”

Ah, rasanya senang sekali melihat Fadli Zon kembali memanaskan lantai dansa perdebatan nasional yang selama ini terasa dingin-dingin saja

Iklan

Menanti Debat Antara Fadli Zon dan Bonnie Triyana Terkait Keaslian Keris Nogo Siluman

Terakhir diperbarui pada 13 Maret 2020 oleh

Tags: diponegoroFadli Zonkeris
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wali Kota Agustina Wilujeng ajak anak muda mengenal sejarah Kota Semarang lewat kartu pos MOJOK.CO
Kilas

Kartu Pos Sejak 1890-an Jadi Saksi Sejarah Perjalanan Kota Semarang

20 Desember 2025
Gedung Sarekat Islam, saksi sejarah dan merwah Semarang sebagai Kota Pergerakan MOJOK.CO
Kilas

Upaya Merawat Gedung Sarekat Islam Semarang: Saksi Sejarah & Simbol Marwah yang bakal Jadi Ruang Publik

20 Desember 2025
Daendels Pesek Masih Menyiksa Rakyat Kecil Sampai Sekarang MOJOK.CO
Esai

Kita Masih Melihat “Daendels Pesek” Menyiksa Rakyat Kecil dalam Perayaan 200 Tahun Perang Jawa

24 Agustus 2025
200 Tahun Perang Jawa- yang Tersisa dari Perang Besar MOJOK.CO
Esai

200 Tahun Perang Jawa: Menyusuri yang Tersisa di Selarong, Bagelen, dan Wates

23 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Seorang kakak (anak perempuan pertama) kerja keras jadi tulang punggung keluarga gara-gara ortu miskin dan adik tidak tahu diri MOJOK.CO

Anak Perempuan Pertama Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik Tolol, Tapi Tetap Dihina Keluarga

11 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Alasan Kita Perlu Bersama Andrie Yunus di Tengah Pejabat Korup. MOJOK.CO

ICW: Usut Tuntas Kekerasan “Brutal” terhadap Andrie Yunus, Indikator Bahaya untuk Pemberantasan Korupsi

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.