Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Luar Negeri

Wabah Baru Misterius Gegerkan Korea Utara

Shinta Sigit Agustina oleh Shinta Sigit Agustina
17 Juni 2022
A A
korea utara mojok.co

Arsip - Relawan melakukan menyemprotkan disinfektan di Pyongyang, Korea Utara, dalam gambar yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), 4 Maret 2020. (ANTARA/KCNA via Reuters/as)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Di tengah kasus Covid-19 yang masih bergejolak, Korea Utara kini didera wabah baru misterius. Wabah tersebut dikabarkan berpusat di sebuah daerah pertanian.

Hal tersebut terungkap pada Kamis (16/6). Sebelumnya, Presiden Korea Utara, Kim Jong Un, mengirim obat-obatan ke kota pelabuhan barat Haeju pada hari Rabu (15/6).

“(Kim) menekankan pentingnya penanganan epidemi tersebut secepat mungkin dengan mengambil langkah tegas untuk mengarantina kasus-kasus terduga agar benar-benar bisa mengendalikan penyebarannya, juga dengan memastikan kasus-kasus tersebut melalui pengujian epidemiologi dan keilmuan,” kata Korean Central News Agency (KCNA) dikutip dari Antara.

Pemerintah setempat tidak mengonfirmasi jumlah penderita maupun gejala penyakit tersebut. Berdasarkan yang diberitakan KCNA, penyakit yang dimaksud adalah “pandemi enteron akut”.

Istilah “enterik” sendiri erat kaitannya dengan penyakit tifus (demam enterik) yang disebabkan oleh salmonella typhi. Selain itu, penyakit ini juga dapat mengacu kepada permasalahan pada saluran pencernaan usus.

Wabah enterik misterius ini menjadi fatal karena hingga kini Korea Utara masih dilanda pandemi Covid-19. Pada bulan Mei, Korea Utara bahkan berada dalam keadaan darurat Covid-19. Namun, Kim Jong Un dan pemerintah negara tersebut menolak bantuan vaksin dari pihak luar.

Para pakar kesehatan dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) curiga atas jumlah pasien Covid-19 yang dirilis Korea Utara. Hingga Kamis (16/6), media setempat melaporkan kenaikan jumlah kasus hingga 26.010 orang. Sedangkan jumlah keseluruhan penderita Covid-19 hingga April 2022 menyentuh 4,56 juta orang dengan total kematian hanya 73 orang. Jumlah ini dinilai lebih rendah dari seharusnya.

Meskipun Korea Utara bersikukuh negaranya mengalami penurunan penderita Covid-19, namun pihak WHO meragukan hal tersebut. WHO berpendapat bahwa pandemi di negara tersebut justru semakin memburuk.

Di sisi lain, Badan Intelejen Korea Selatan justru meyakini bahwa Korea Utara sudah ebih dulu mengalami wabah tersebut. Penyakit-penyakit yang menular melalui air, termasuk tifus dan “wabah misterius” ini, sudah menjangkiti masyarakat setempat sebelum pandemi Covid-19.

Mereka meyakini bahwa penyakit tersebut adalah kolera atau tipus. Kedua penyakit tersebut disebabkan oleh infeksi bakteri dan menyerang sistem pencernaan. Keduanya juga menyebar melalui air yang sudah terkontaminasi bakteri salmonella typhi atau vibrio cholerae.

Pihak Korea Selatan juga telah mengajukan kerja sama terkait penanganan wabah tersebut. Sayangnya, itikad tersebut ditolak oleh Kim Jong Un. Mereka tidak menggubris sama sekali tawaran dari negara tetangga.

Penulis: Shinta Sigit Agustina
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Partisipasi Politik Terabaikan, Suara Difabel Sering Disalahgunakan dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2022 oleh

Tags: korea utarawabahwabah misterius
Shinta Sigit Agustina

Shinta Sigit Agustina

Kontributor

Artikel Terkait

Pengalaman Orang Indonesia yang Hidup di Cina: Makanannya Enak, Lingkungannya Begitu Menyenangkan, tapi Hati-hati dengan Toilet Umumnya!
Liputan

Pengalaman Orang Indonesia yang Hidup di Cina: Makanannya Enak, Lingkungannya Begitu Menyenangkan, tapi Hati-hati dengan Toilet Umumnya!

4 Juni 2024
wamenlu korea selatan mojok.co
Luar Negeri

Uji Coba Rudal Korea Utara Dinilai Sebagai Provokasi Serius

8 Juni 2022
Kita Semua Sebenarnya Sayang dengan Kim Jong Un
Esai

Ternyata Kita Semua Sayang Kim Jong Un

28 April 2020
keberadaan kim jong-un penerus suksesor kim jong-un kim yo-jong kakak kim jongun diracun dibunuh pewarin korea utara uji coba rudah pendiri korea utara kim il-sung kardiovaskular donald trump mojok.co
Pojokan

Cocokologi Keberadaan Kim Jong-un dan Huru-hara Korut

22 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026
Takjil bingka dari Kalimantan

Seloyang Bingka di Jogja: Takjil dari Kalimantan yang Menahan Saya agar Tetap “Hidup” di Perantauan

23 Februari 2026
Lagu religi "Tuhan Itu Ada" jadi ajang promosi Klaten lewat musik MOJOK.CO

Adhit & Carlo Jikustik Gandeng Klaten Project Rilis Lagu Religi “Tuhan itu Ada”

25 Februari 2026
Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
Pekerja gila Surabaya yang melamun di Danau UNESA. MOJOK.CO

Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.