Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Kesehatan

Peningkatan Kasus Covid-19 Disertai Varian Baru, Kemenkes Nilai Wajar

Shinta Sigit Agustina oleh Shinta Sigit Agustina
14 Juni 2022
A A
kemenkes mojok.co

Tangkapan layar - Sekretaris Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi (kanan) alam gelar wicara "Tangkal Virus Yang Bermutasi dengan Vaksin Booster," diikuti secara daring di Jakarta, Senin (13/6/2022). (Antara/Devi Nindy)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Memasuki pertengahan tahun 2022, kasus Covid-19 kembali meningkat. Tak hanya di Indonesia, merebaknya kembali virus Covid-19 ini juga terjadi di beberapa negara lain.

Kementerian Kesehatan RI melalui Sekretaris Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat, Siti Nadia Tarmidzi, mengatakan peningkatan kasus ini merupakan suatu hal yang wajar. Ini terjadi dalam kurun waktu 3-4 minggu setelah mobilisasi besar.

Pengamatan selama 27 hari menunjukkan tren peningkatan Covid-19 yang cukup rendah, yakni 1,4-1,5 persen. Selain itu, peningkatan tersebut juga tidak menimbulkan klaster baru.

“Jadi melihat angka tersebut ditambah nilai bahwa peningkatan kasus tadi itu adalah suatu hal yang wajar dan ini tentunya masih dalam jumlah yang rendah dan tidak mengganggu terhadap upaya untuk menuju kita ke arah endemi,” ujar Nadia dalam kegiatan daring “Tangkal Virus yang Bermutasi dengan Vaksin Booster” yang diadakan pada Senin (13/6/2022).

Nadia juga menjelaskan jika laju peningkatan Covid-19 masih kurang dari 1. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penularan Covid-19 masih dalam kondisi yang dapat dikendalikan.

Sejauh ini, tercatat DKI Jakarta menyumbang kasus Covid-19 terbanyak dengan 2.063 pasien. Disusul oleh Jawa Barat di urutan kedua dengan 797 pasien dan Banten di urutan ketiga dengan 340 pasien.

Selain peningkatan kasus, penularan Virus Covid-19 di Indonesia kali ini juga diprediksi berasal dari kasus impor dari pelaku perjalanan luar negeri. Varian tersebut meliputi Covid-19 BA.4 dan BA.5. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

“Sudah ada 8 kasus di Indonesia, 3 di antaranya imported case. Kedatangan luar negeri dari Mauritus, Amerika Serikat, dan Brasil yang datang pada saat acara Global Platform for Disaster Risk Reduction (23-28 Mei 2022) di Bali,” kata Budi dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/6) dilansir dari Antara.

Dari delapan kasus tersebut, tujuh pasien dinyatakan sudah menerima vaksin dosis ketiga atau booster. Ketujuh pasien ini merasakan gejala ringan. Sedangkan satu orang yang belum mendapatkan vaksin dilaporkan bergejala sedang.

Budi mengungkapkan bahwa pemerintah mendorong masyarakat agar melakukan vaksinasi lengkap. Selain itu, protokol kesehatan juga masih perlu diterapkan. Meskipun demikian, tidak ada kekhawatiran yang berarti pada kenaikan kasus Covid-19 kali ini.

Virus Covid-19 varian BA.4 dan BA.5 sendiri diperkirakan tidak lebih berbahaya dari varian delta maupun omicron. Tingkat kematian, tingkat hospitalisasi, maupun tingkat penyebaran juga tidak seekstrem varian pendahulunya.

“Kami juga amati khususnya di Afrika Selatan, di mana varian BA.4 dan BA.5 ini pertama kali teridentifikasi, dan hasil pengamatan kami puncak dari penularan BA.4 dan BA.5 ini sekitar sepertiga dari puncak Delta dan Omicron. Kasus hospitalisasinya juga sepertiga dari kasus Delta dan Omicron, sedangkan kasus kematiannya sepersepuluh dari Delta dan Omicron,” kata Budi.

Penulis: Shinta Sigit Agustiani
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA PKB Umumkan 6 Bakal Cawapres Pendamping Cak Imin dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2022 oleh

Tags: covidCOVID-19kemenkesvarian baru
Shinta Sigit Agustina

Shinta Sigit Agustina

Kontributor

Artikel Terkait

bpjs kesehatan.MOJOK.CO
Aktual

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
Z sarjana ekonomi di Undip. MOJOK.CO
Kampus

Apesnya Punya Nama Aneh “Z”: Takut Ditodong Tiba-tiba Saat Kuliah, Kini Malah Jadi Anak Emas Dosen di Undip

27 November 2025
nelangsa korban PHK Michelin dan Blibli. MOJOK.CO
Ragam

Ekonomi Masyarakat Belum Pulih Sejak Pandemi Covid, Kini Makin Menderita karena PHK di “Negeri Konoha”

5 November 2025
Kemenkes dengan R-Permenkes Sengaja Matikan Industri Tembakau MOJOK.CO
Hukum

Hal-hal yang Tak Dipikirkan Kemenkes saat Bikin R-Permenkes, Terlampau Egois dan Naif

2 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

5 Penginapan di Lasem: Dari Megahnya Bangunan Tionghoa hingga Sunyinya Pengunjung

3 Februari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
Dat, pemuda dengan 3 gelar universitas putuskan tinggalkan kota demi bangun bisnis budidaya jamur di perdesaan MOJOK.CO

Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

4 Februari 2026
Jogja City Mall, Sleman bikin orang nyasar. MOJOK.CO

Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya

3 Februari 2026
self reward.mojok.co

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.