Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kantor Kemenkes Jadi Klaster Kantor Kementerian dengan Kasus Corona Terbanyak

Redaksi oleh Redaksi
18 September 2020
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kementerian Kesehatan ternyata menjadi kantor yang punya jumlah kasus terbanyak di antara kantor-kantor kementerian lainnya.

Virus corona tentu saja tak pernah pandang bulu. Ia menyerang siapa saja. Tak peduli PNS atau bukan. Mangkanya, bukan hanya pekerja kantor swasta yang bisa dihantam, kantor-kantor kementerian pun juga bisa jadi klaster corona.

Berdasarkan data dari situs resmi penanggulangan corona Provinsi DKI Jakarta, setidaknya ada 17 kantor kementerian yang menjadi klaster penyebaran corona.

Dari seluruh kantor kementerian di Jakarta yang menjadi klaster corona, Kementerian Kesehatan tercatat sebagai kantor kementerian dengan kasus corona terbanyak.

Dari data yang dimutakhirkan per 7 September 2020 lalu, setidaknya terdapat 139 kasus corona yang berasal dari klaster kantor Kemenkes

Jumlah 139 kasus ini unggul jauh dari peringkat kedua kantor kementerian dengan kasus terbanyak yang ditempati oleh Kementerian Perhubungan dengan 90 kasus.

Masuknya kantor Kemenkes sebagai klaster ini tentu saja memunculkan gelombang kritik yang cukup deras. Maklum saja, sebagai kementerian yang tentu saja bergiat dalam isu kesehatan, Kementerian Kesehatan seharusnya bisa punya lebih banyak instrumen dan sumber daya dalam upaya prevensi terhadap penanunggalangan penyebaran corona.

Banyak yang kemudian meragukan mekanisme protokol kesehatan di lingkungan kantor Kemenkes.

“Kenapa kok bisa tinggi? Pertanyaan saya protokol kesehatan dilaksanakan dengan sangat baik enggak di kantor yang membuat protokol itu,” kata epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono kepada CNN Indonesia. “Protokol tidak diterapkan dengan baik karena mungkin karyawannya tidak diajarkan edukasi. Jadi janganlah mentang-mentang karyawan di Kemenkes, otomatis tahu semua.”

Senada dengan Pandu, epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman pun juga meragukan hal yang sama.

“Klaster perkantoran saat ini banyak dari Kemenkes membuktikan ada sesuatu yang salah dalam penerapan protokol yang harus dievakuasi oleh Kemenkes sendiri,” terang Dicky.

Yah, memang dunia ini penuh dengan ironi. Urusan kesehatan tak selalu sehat. Kemenkes sudah membuktikan itu.

Wong obat nyamuk pun pada akhirnya tidak mengobati nyamuk, namun justru membunuhnya.

Kantor kemenkes

Iklan

BACA JUGA Nama Baik Menkes Terawan Memang Harus Dijaga karena Hanya Itu yang Blio Punya, Eh, Bisa atau artikel Kilas lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2021 oleh

Tags: coronakemenkes
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

bpjs kesehatan.MOJOK.CO
Aktual

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
Kemenkes dengan R-Permenkes Sengaja Matikan Industri Tembakau MOJOK.CO
Hukum

Hal-hal yang Tak Dipikirkan Kemenkes saat Bikin R-Permenkes, Terlampau Egois dan Naif

2 Oktober 2024
Kemenkes serampangan dalam susun R Permenkes yang di dalamnya ada aturan bungkus rokok polos MOJOK.CO
Hukum

Komunitas Kretek: Aturan Bungkus Rokok Polos oleh Kemenkes Lahir dari Pola Pikir Kacau dan Tak Hitung Risiko

24 September 2024
Pengalaman Beli HP "Spek Dewa" Rp900 Ribu di Shopee: Kepepet Berujung Konyol, tapi Beruntung Diselamatkan Kurir.MOJOK.CO
Kesehatan

3 Keunggulan Satu Sehat Mobile, Aplikasi Pengganti PeduliLindungi

28 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cerita Felix. Kuliah di universitas Australia berkat beasiswa LPDP usai diejek dan ditertawakan. Tolak tawaran kerja dewan demi ajar anak-anak di kampung pedalaman MOJOK.CO

Lulusan Beasiswa Australia Tolak Tawaran Karier Mentereng, Lebih Pilih Jadi Guru Kampung karena Terbayang Masa Lalu

10 Maret 2026
lolos snbp, biaya kuliah ptn.MOJOK.CO

Senyum Palsu Anak Pertama Saat Adik Lolos PTN Impiannya, Pura-Pura Bahagia Meski Aslinya Penuh Derita dan Pusing Mikir Biaya

10 Maret 2026
Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan yang Sama MOJOK.CO

Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan

9 Maret 2026
Makanan Khas Sunda dan Jogja Bikin Muak- Bau Busuk dan Manis (Wikimedia Commons)

Makanan Khas Sunda Bikin Menderita Orang Jogja, Sama Seperti Perantau Sunda Muak dengan Makanan Jogja yang Serba Manis

11 Maret 2026
Membenci tradisi tukar uang alias penukaran uang baru menjelang lebaran untuk bagi-bagi THR MOJOK.CO

Tak Ikut Tukar Uang Baru buat THR ke Saudara karena Tradisi Toxic: Pilih Jadi Pelit, Dibacotin tapi Bahagia karena Aman Finansial

9 Maret 2026
Innova Zenix Wujud Kebodohan Finansial- Terbaik Tetap Reborn MOJOK.CO

Mendewakan Innova Zenix Adalah Kesesatan Finansial, Wujud Kebodohan Struktural yang Sangat Hakiki karena Tetap Kalah Aura Dibanding Innova Reborn

10 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.