Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jokowi Menjadi Pejabat Negara yang Paling Banyak Melaporkan Penerimaan Gratifikasi

Redaksi oleh Redaksi
5 Juni 2018
A A
gratifikasi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Selalu ada kabar gembira untuk mereka yang senantiasa setia mendukung para kontestan politik menjelang Pilpres 2019. Setelah beberapa hari yang lalu kelompok #2019GantiPresiden merasa bahagia karena rencana terbentuknya Koalisi Keummatan semakin nyata, kini, giliran kelompok #2019TetapJokowi yang mendapat suntikan tenaga besar berupa kabar bahwa Jokowi terpilih menjadi pejabat yang paling banyak kembalikan gratifikasi ke KPK.

Kabar membahagiakan ini datang langsung dari Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono yang memberikan pers rilis di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin 4 Juni lalu.

Iklan

Dalam pers rilis tersebut dikatakan bahwa Presiden Jokowi memimpin dalam daftar teratas dalam urusan pengembalian hadiah yang pernah diterimanya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tak tanggung-tanggung, sampai saat ini, Jokowi sudah mengembalikan hadiah senilai 58 miliar.

“Total nilai gratifikasi milik negara terbesar dari pengembalian Presiden Jokowi Rp58 miliar,” kata Giri Suprapdiono.

Selama ini, Jokowi memang beberapa kali diketahui melaporkan dan menyerahkan hadiah-hadiah yang pernah ia dapat kepada KPK. Hal tersebut bahkan sudah rutin ia lakukan sejak ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Pertengahan tahun 2013, misalnya, Jokowi melaporkan dan menyerahkan kepada negara bass pemberian dari Roberto Trujilo, bassist Metallica yang saat itu memang sedang mengadakan konser di Jakarta.

Kemudian di awal tahun 2014, Jokowi menyerahkan kacamata bermerek Hawker pemberian dari pembalap Moto GP Jorge Lorenzo.

Lalu Jokowi pernah juga menyerahkan hadiah berupa tea set pemberian dari perusahaan minyak Rusia, Rosneft Oil Company.

Yang cukup heboh adalah tahun lalu, di mana Jokowi menyerahkan kepada KPK dua ekor kuda seharga Rp170 juta yang merupakan pemberian dari warga Nusa Tenggara Timur.

Hampir semua hadiah yang didapat oleh Jokowi dilaporkan kepada KPK. Tak heran jika kemudian hadiah-hadiah yang dikembalikan oleh Jokowi nilainya fantastis.

Kabar soal ditetapkannya Jokowi sebagai pejabat negara yang paling banyak melaporkan penerimaan gratifikasi ini tentu saja menjadi hal yang baik bagi iklim pemerintahan. Sebab ia menjadi contoh yang nyata sikap jujur di kalangan pejabat.

Bagi kelompok #2019TetapJokowi, kabar ini merupakan amunisi yang cantik untuk terus mendukung Jokowi utamanya di Pilpres mendatang, sedangkan bagi kelompok #2019GantiPresiden, kabar ini mungkin cukup membuat perut mual.

Yah, memang begitulah politik.

gratifikasi

Terakhir diperbarui pada 5 Juni 2018 oleh

Tags: gratifikasijokowiKPK
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat MOJOK.CO
Esai

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat 

11 Mei 2026
Bupati dan Walikota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan MOJOK.CO
Tajuk

Bupati dan Wali Kota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan

13 April 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Refleksi untuk orang tua di Jawa Tengah (Jateng): punya peran penting awasi anak agar tidak sibuk main gadget MOJOK.CO

Refleksi untuk Orang Tua di Jateng agar Gadget Tak Kuasai Rumah hingga Anak Lebih Sibuk Tenggelam dalam Layar

29 Juni 2026
Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai MOJOK.CO

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai 

26 Juni 2026
Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026
Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Merengkuh Gelar Pemain Terbaik MLSC All Stars hingga Tembus Skuad Elite ke Singapura.MOJOK.CO

Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura

30 Juni 2026
Nasib desainer grafis di desa kabupaten: jasa desain logi dianggap gratisan, pindah Jakarta kaget ternyata cuannya menjanjikan MOJOK.CO

Jasa Desain Logo di Desa Kabupaten Dianggap Sepele hingga Jadi Gratisan, Pindah Jakarta Kaget 1 Logo Cuannya Menjanjikan

23 Juni 2026
Derita memelihara dan menyayangi kucing sepenuh hati di desa. Anabul dianggap hewan goblok MOJOK.CO

Sulitnya Memelihara dan Menyayangi Kucing di Desa: Dianggap Aneh dan Nggak Guna, Anabul Hadapi Hinaan dan Racun Tetangga

24 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.