Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Imbau KPU Hati-Hati Pilih Moderator Debat, TKN Jokowi: Prabowo Suka Berprasangka Negatif

Redaksi oleh Redaksi
29 Desember 2018
A A
Prabowo Jokowi debat capres MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kubu Prabowo mengimbau KPU untuk hati-hati memilih moderator debat capres dan cawapres. Kubu Jokowi heran kubu oposisi gemar berprasangka negatif.

Salah satu acara yang paling ditunggu di tengah kontestasi politik adalah debat capres dan cawapres. Lewat debat ini, publik bisa menilai sejauh mana kesiapan masing-masing calon. Publik bisa menilai calon mana yang punya ide lebih matang. Debat capres dan cawapres ini juga penting karena bisa menjadi patokan bagi swing voter yang belum menentukan pilihan.

Perlu kamu ketahui, salah satu sifat kaum milenial di tengah kontestasi politik adalah menentukan pilihan di detik-detik terakhir. Oleh sebab itu, debat capres dan cawapres yang dijadwalkan dilakukan lima kali punya posisi yang penting. Hukumnya bisa menjadi wajib untuk dimenangkan.

Mempertimbangkan pentingnya pengaruh hasil debat capres dan cawapres, kubu BPN Prabowo dan Sandiaga Uno mewanti-wanti KPU supaya lebih hati-hati ketika menetapkan moderator debat. Bagi kubu oposisi, posisi moderator bisa menjadi kunci. Moderator debat bisa saja tidak netral, dan memojokkan kubu oposisi.

Andre Rosiade, Juru Bicara BPN Prabowo dan Sandiaga Uno menegaskan hal itu. “Kami, BPN Prabowo-Sandi, meminta KPU agar hati-hati memilih moderator debat. Pihak-pihak yang diindikasikan berpihak pada 2014 lebih baik di-skip sebagai moderator.”

Politisi Partai Gerindra itu juga mengingatkan KPU bahwa ada salah satu calon moderator debat yang pernah bekerja di sebuah stasiun TV swasta yang mendukung Jokowi di Pilpres 2014. Sayangnya, ia enggan menyebut nama. “Ada beberapa nama yang pada 2014 pernah bekerja di salah satu TV swasta, di mana TV swasta itu sangat jelas berpihak kepada Pak Jokowi.”

KPU sendiri menyodorkan 6 nama calon moderator debat. Mereka adalah Najwa Shihab, Ira Koesno, Bayu Sutiyono, Tomi Cokro, Alfito Deannova, dan Prabu Revolusi. Untuk debat capres dan cawapres pertama tanggal 17 Januaro 2019 sudah disepakati akan dikawal oleh Ira Koesno dan Imam Priyono.

Sementara itu, Wakil Ketua TKN Jokowi dan Ma’uf Amin, Asrul Sani mengaku heran dengan sikap dan cara pandang kubu Prabowo yang selalu negatif.

“Kami ini heran dengan cara pandang BPN Prabowo-Sandiaga. Banyak hal, banyak orang diprasangkai dengan negatif. Seolah-olah semuanya kelompok profesi atau keahlian yang mereka ingatkan itu pasti mendukung paslon 01,” kata Asrul Sani yang juga menjabat sebagai Sekjen PPP itu.

Asrul Sani juga bertanya-tanya, apakah sikap berprasangka kubu Prabowo kepada Jokowi itu merupakan manifestasi pesimisme dalam menghadapi Pilpres 2019.

Ouch!

(yms)

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2018 oleh

Tags: debat capresjokowimoderator debat capresPilpres 2019prabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

7 Februari 2026
Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
4 jenis orang/pengendara yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya dan dipersulit bikin SIM. Biang kecelakaan lalu lintas MOJOK.CO

4 Jenis Orang yang Harus Dilarang Nyetir Motor di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan, Biang Nyawa Melayang

2 Februari 2026
blok m jakarta selatan.mojok.co

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026
DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF MOJOK.CO

DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF

31 Januari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.