Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Dendam sang Senior di Balik Perampokan Rumah Wali Kota Blitar

Kenia Intan oleh Kenia Intan
4 Februari 2023
A A
wali kota blitar mojok.co

Ilustrasi perampokan (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Polisi menetapkan Samanhudi Anwar sebagai tersangka perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar yang terjadi pada Senin (12/12/2022) dini hari. Samanhudi adalah mantan Wali Kota Blitar yang sebelumnya dikenal dekat dengan Wali Kota Blitar yang menjabat saat ini, Santoso. 

Samanhudi dinyatakan terlibat dalam perampokan yang dilakukan oleh NT (53), ASN (53), AJ (57) dan dua pelaku lain yang masih buron. Ia berperan memberikan informasi kepada gerombolan perampok itu.

Informasi yang dibagikan adalah Wali Kota Blitar menyimpan uang ratusan juta setiap akhir tahun, jumlahnya bahkan mencapai Rp800 juta hingga Rp1 miliar. Lokasi tempat penyimpanan uang dan barang berharga pun turut dibocorkan. Ia juga membeberkan informasi jumlah petugas yang berjaga serta kebiasaan mereka.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardhono mengungkapkan, pelaku saling kenal saat sama-sama mendekam di Lapas kelas II A Sragen. Adapun Samanhudi membocorkan informasi itu karena alasan pribadi.

“Tersangka menceritakan rasa sakit hati dan dendam pribadinya,” kata Lintar di Mapolda Jatim, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Senin (30/1/2023).

Informasi dari Samanhudi dipakai pelaku untuk memuluskan aksi perampokan. Tidak hanya merampok, pelaku juga menyekap Santoso dan istri, serta tiga penjaga rumah yang merupakan Satpol PP. Uang sekitar Rp400 juta dan sejumlah perhiasan raib dalam aksi perampokan itu. Kendati begitu, Samanhudi disebut tidak menikmati hasil rampokan itu.

Motif balas dendam

Kabar yang beredar, Samanhudi memang memiliki dendam pribadi dengan Santoso. Sudah bukan rahasia Samanhudi banyak berjasa pada karir Santoso di pemerintahan. Samanhudi memang memiliki kekuasaan cukup kuat di Blitar. Ia pernah menjadi Ketua DPRD Kota Blitar sampai menjadi Wali Kota Blitar dua periode. Ia juga memiliki memiliki massa militan di bawah bayangan PDIP.

Santoso sempat menjadi Wakil Wali Kota Blitar mendampingi Samanhudi pada periode 2015-2019. Santoso kemudian naik menjadi Wali Kota Blitar ketika Samanhudi terjerat OTT KPK pada 2018.

Samanhudi masih ingin kekuasaannya di Blitar dilanjutkan oleh putranya yang memang sudah disiapkan untuk terjun ke politik. Oleh karenanya, terjadi perjanjian Santoso tidak akan maju sebagai bakal calon wali kota ataupun bakal calon wakil wali kota apabila tidak dipasangkan dengan putra Samanhudi.

Namun rencana tidak berjalan mulus. PDIP tidak merekomendasikan putra Samanhudi. Partai berlogo banteng moncong putih itu justru menyarankan Tjujuk Sunariyo, kader dari Gerindra, karena secara hitungan politik lebih kuat. Benar saja, pasangan itu menang mutlak.

Langkah Santoso membuatnya kecewa. Namun Samanhudi masih memiliki rencana lain dengan menjadikan putranya sebagai Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Kota Blitar. Ia berharap Santoso memiliki cukup pengaruh untuk mewujudkan keinginannya. Sayangnya, yang terjadi tidaklah demikian. Bermula dari situlah rasa dendam Samanhudi tumbuh.

Ketika dimintai keterangan tentang dendam Samanhudi terhadap dirinya, Santoso bilang hubungannya baik-baik saja dan ia tidak ingin ada polemik dengan seniornya itu.

“Oh baik. Jadi, saya selama ini apapun bentuknya saya tetap menghargai beliau,” jelas dia seperti dikutip dari detik.com.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 3 Video Klip Selain Bintang di Surga yang Bertema Perampokan

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2023 oleh

Tags: blitarperampokanwali kota blitar
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Guru PPPK Ceraikan Suami karena Merasa Sudah Beda Kelas MOJOK.CO
Esai

“Udah Ditemenin dari Nol, eh Minta Cerai”: Fenomena Guru PPPK Blitar Menceraikan Suaminya karena Merasa Sudah Naik Kelas

31 Juli 2025
Menikmati Sound Horeg di Blitar MOJOK.CO
Ragam

Karnaval Sound Horeg Dicap Mengganggu karena Bising, Tapi di Blitar Jadi Sarana Bantu Anak Yatim

12 Agustus 2024
jokowi mojok.co
Kilas

Peternak Diciduk Hanya karena Sampaikan Aspirasi ke Presiden Jokowi. Kasus Antikritik Apalagi Ini?

8 September 2021
Balbalan

Piala Indonesia 2018: Arema FC Bakal Lanjutkan Tren Buruknya

9 Mei 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal

6 Februari 2026
bpjs kesehatan.MOJOK.CO

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
karet tengsin, jakarta. MOJOK.CO

Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

3 Februari 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.