Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Cerita Penjaga Kedai Kopi di Tugu Jogja yang Terkena Imbas Kericuhan Suporter

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
25 Juli 2022
A A
kedai kopi om man mojok.co

Kedai Kopi Om Man di kawasan Tugu yang tutup usai terjadi kericuhan suporter di wilayah tersebut. (Hammam Izzudin/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Senin (25/7) siang terjadi kericuhan di Kawasan Tugu Jogja oleh suporter Persis . Terdapat beberapa kerusakan karena peristiwa tersebut, salah satunya adalah Kedai Kopi Om Man yang lokasinya tak jauh dari Tugu.

Sekitar pukul 11.00, Syaikhu Anam (32) sedang menemui penjual gula aren langganannya saat keramaian terdengar dari arah timur Tugu Jogja. Rupanya, ratusan massa suporter Persis Solo yang mengendarai motor bergerak menuju tugu.

Sebagian suporter terus bergerak ke arah utara. Sebagian lagi berhenti di sekitar Tugu dan sisanya ada yang lurus menuju arah barat di Jalan Pangeran Dipenogoro.

Sekelompok kecil yang ke arah barat berhenti. Tiba-tiba saja masuk ke kedai kopi tempat Anam yang sedang berdua dengan rekannya. Motor bebek milik Anam yang terparkir di depan ditendang hingga roboh.

“Begitu masuk, salah satu dari mereka langsung nendang meja yang ada di teras,” ujarnya.

kedai kopi di tugu mojok.co
Kedai kopi Om Man di Tugu mengalami kerusakan. (Hammam Izzudin/Mojok.co)

Sembari mengucap beragam kata umpatan, sekelompok suporter itu merangsek masuk ke kedai. Anam mengaku dipegang oleh dua orang, lalu seorang lainnya berusaha memukulnya.

“Untung saya tangkis, saya tidak kena pukul, tapi didorong ke belakang,” ucapnya.

Menurut Anam, ada sekitar 10-15 massa yang masuk ke kedai kopi tersebut. Membanting meja dan memecahkan kaca yang ada di sana. Barang-barang yang ada di meja bartender berserakan. Grinder kopi jatuh dan biji-biji kopi bertebaran.

Sementara itu, nampak dari video yang beredar di media sosial, kelompok suporter yang berhenti di Tugu berteriak. Sebagian di antaranya menyalakan petasan.

“Jogja tembus, Jogja tembus,” ucap mereka.

Anam ditemui Mojok usai memberikan keterangan pada polisi di Polsek Jetis, Kota Yogyakarta. Selama dua jam, ia yang menjadi saksi mata keributan massa suporter di sekitar Tugu Jogja ditanya berbagai hal.

Soal kerugian, ia memperkirakan sampai jutaan rupiah. Kedai kopinya harus tutup dan tak beroperasi pada hari kejadian. Grinder kopi yang rusak menjadi barang bukti yang ia bawa ke kantor polisi.

kedai kopi om man mojok.co
Kedai Kopi Om Man tutup usai kericuhan suporter di Tugu. (Hammam Izzudin/Mojok.co)

Keributan pada Senin (25/7) ini terjadi di sejumlah titik di Sleman dan Jogja. Di Sleman, bentrok terjadi di Jalan Afandi, Gejayan. Menurut keterangan pihak kepolisian, ada tiga orang mengalami luka di lokasi tersebut.

Sempat tersebar juga kabar melalui pesan berantai bahwa ada dua suporter yang meninggal dalam kericuhan ini. Namun Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengonfirmasi bahwa kabar tersebut tidak benar. Ia mengaku sudah melakukan crosscheck ke sejumlah humas rumah sakit.

Iklan

“Tidak ada yang meninggal dunia. Saya mengimbau pada suporter baik yang dari Solo maupun yang dari Jogja untuk tidak merusak fasilitas-fasilitas umum. Serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar aturan hukum,” ungkapnya pada Senin sore.

Lebih lanjut, Yuliyanto berharap agar semua pihak berusaha menjaga situasi supaya pertandingan sepak bola berlangsung aman dan bisa dinikmati semua kalangan.

Menurut pemantauan Mojok di lapangan, Senin sore sejumlah suporter PSIM Yogyakarta nampak bersiaga di sekitar area Tugu Jogja hingga Pasar Kranggan. Belum diketahui, apakah suporter Persis Solo akan melakukan perjalanan pulang lewat Jogja kembali.

Persis Solo menjalani laga melawan Dewa United dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Madya Magelang. Diketahui ratusan suporter Persis mendatangi stadion melalui kawasan DIY.

Reporter: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Kericuhan Suporter di Jogja, Polda DIY Konfirmasi Tak Ada Korban Meninggal

Terakhir diperbarui pada 25 Juli 2022 oleh

Tags: kericuhankericuhan suporterpersis soloPSIM Jogja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

PSIM Jogja Aku Yakin dengan Kamu MOJOK.CO
Esai

PSIM Jogja: Aku Yakin dengan Kamu

18 Februari 2025
PSIM Utang Sewa Rp 350 Juta, Pemkot Jogja Akan Segel Wisma Soeratin. MOJOK.CO
Olah Raga

PSIM Utang Sewa Rp350 Juta, Pemkot Jogja Akan Segel Wisma Soeratin

11 Maret 2023
ricuh munas hipmi mojok.co
Hukum

Polisi Turun Tangan Atasi Ricuh Munas HIPMI

22 November 2022
pasoepati mojok.co
Kilas

Berangkat ke Jogja, Pasoepati Solo Berharap Perdamaian Terjadi Selamanya

5 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

bpjs kesehatan.MOJOK.CO

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
Dat, pemuda dengan 3 gelar universitas putuskan tinggalkan kota demi bangun bisnis budidaya jamur di perdesaan MOJOK.CO

Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

4 Februari 2026
Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif MOJOK.CO

BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

7 Februari 2026
Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
blok m jakarta selatan.mojok.co

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.