Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Hendro Pleret, Kakek 3 Cucu yang Naik Kuda Saat Wisuda S2 di UGM

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
10 Mei 2023
A A
Hendro Pleret, Kakek 3 Cucu yang Naik Kuda Saat Wisuda S2 di UGM. MOJOK.CO

Endra Harsaya atau Hendro Pleret, lulusan S2 Strategi Marketing di MM FEB UGM menaiki kuda saat wisuda di UGM, Rabu (10/05/2023). (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Endra Harsaya atau orang mengenalnya dengan Hendro Pleret (60), membuktikan belajar tidak mengenal umur. Sosok yang dikenal sebagai penyiar, master ceremony, ini ikut wisuda S2 setelah menyelesaikan studi di Jurusan Strategi Marketing di Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM di UGM, Rabu (10/05/2023). Uniknya ayah dua anak dan tiga cucu ini naik kuda untuk mengikuti wisuda.

Hendro Pleret ini bahkan berkeliling kampus menaiki kuda putih. Dengan masih mengenakan toga wisuda dan kacamata hitam, Hendro berkeliling sembari menyapa para wisudawan lain. Bukan tanpa sebab Hendro melakukan hal itu.

“Iya, ini salah satu nazar saya karena saya dari Desa Pleret, Bantul. Saya kalau lulus pengen naik kuda,” ujar Hendro di UGM.

Bagi Hendro Pleret, dia tak begitu ambil pusing dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,3 yang ia raih kali ini. Bagi Hendro lebih antusias menunggangi kuda. Sebab menurutnya naik kuda saat wisuda menyimbolkan sesuatu yang lebih merakyat. 

Dia juga ingin menyentil isu flexing yang tengah marak terjadi. Dengan naik kuda, dia merasa lebih perkasa dibandingkan mobil-mobil mahal yang banyak para pejabat pamerkan. 

“Ya saya naik kuda itu merakyat karena saya enggak punya Rubicon kayak orang-orang kaya. Saya mendingan naik kuda yang perkasa dan ini lebih klasik lebih vintage,” tandasnya.

Pemilihan kuda berwarna putih pun, lanjut juga memiliki filosofi tersendiri. Sebagai kaum terpelajar, dia harus berjiwa putih bersih.

“Dan warna putihnya kenapa karena lulusan UGM itu harus berjiwa putih dan suci dan harus mempunyai diawali perjuangan yang putih dan suci,” jelasnya.

Hendro Pleret ingin kembangkan digital marketing

Hendro menambahkan, meski bukan hal mudah di usianya untuk kembali berkuliah, dia bersyukur bisa menyelesaikan studi S2 tepat waktu selama dua tahun. Sebelum melanjutkan studi di UGM, Hendro lulus Sarjana (S1) di di Fakultas Seni Pertunjukan Jurusan Teater di ISI Yogyakarta. 

Memilih Jurusan Strategi Marketing di UGM buat Hendro juga bukan tanpa alasan. Hal itu sesuai visinya untuk terus menjadi pedagang. 

Setelah lulus ini, ia mengaku akan mengembangkan lagi usahanya sembari terus belajar tentang digital marketing. Dia juga ingin membantu masyarakat bawah, terutama para bakul pasar untuk mengembangkan usaha melalui konsep digital marketing.

“Ke depan saya hanya akan meningkatkan dan kita coba konversikan dengan digital marketing itu bagaimana dan kita mengajak masyarakat pelaku bisnis terutama bakul di pasar atau siapapun itu mari tetap mau tidak mau harus sinergi dengan marketing yang modern. Baik melalui marketplace atau dengan cara apapun,” tandasnya. 

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Guru Besar UGM: Ikan Wader Rentan Punah, Kok Bisa?  dan tulisan menarik lainnya di kanal Kilas.

Terakhir diperbarui pada 10 Mei 2023 oleh

Tags: hendro pleretkudaUGMwisuda
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO
Edumojok

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Anselmus Way, lulusan FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) pilih usaha keripik singkong hingga ayam geprek, tapi sukses MOJOK.CO
Edumojok

Lulusan FISIPOL UGM Jualan Keripik dan Ayam Geprek, Tapi Jadi Penopang Ekonomi Keluarga usai Nyaris Putus Asa

7 Maret 2026
Anak Akuntansi UGM burnout. MOJOK.CO
Edumojok

Anak dari Pulau Bangka Bela-belain Kuliah di UGM Sampai Jadi Wisudawan Terbaik, bikin Orang Tua Bangga dengan Gelar Sarjana Akuntansi

6 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.