Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gojek Ikuti jejak Grab Mem-PHK Ratusan Karyawannya Akibat Pandemi Covid-19

Redaksi oleh Redaksi
24 Juni 2020
A A
gojek
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gojek yang mengalami penurunan pemasukan selama masa pandemi akhirnya melakukan efisiensi dengan mem-PHK ratusan karyawannya. 

Badai pandemi Covid-19 memang keparat minta ampun. Bukan hanya bikin banyak orang kehilangan hiburan, namun juga bikin banyak orang kehilangan pekerjaan.

Selama masa pandemi, banyak perusahaan, baik besar maupun kecil yang terpaksa memutus hubungan kerja (PHK) para karyawannya sebagai bagian dari efisiensi dan penghematan seiring dengan manurunnya omset secara drastis akibat covid-19.

Dari sekian banyak perusahaan, Gojek menjadi salah satu perusahaan yang pada akhirnya harus ikut mem-PHK karyawannya.

Berdasarkan keterangan resmi yang dikirimkan ke email seluruh karyawannya, Gojek melalui Co-CEO-nya Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi mengumumkan telah mem-PHK tak kurang dari 430 karyawannya. Angka tersebut setara dengan 9 persen dari total seluruh karyawan Gojek di Indonesia.

“Kami telah melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan perusahaan supaya dapat terus tumbuh dan dapat memiliki dampak. Namun, kami sangat naif karena berpikir bahwa pertumbuhan akan terus terjadi. Kami tidak cukup mengantisipasi adanya penurunan yang tidak dapat dihindari, seperti pandemi yang terjadi saat ini,” terang Andre pada Selasa, 23 Juni 2020 lalu.

Melalui email yang sama pula, Gojek mengatakan akan memberikan pesangon kepada seluruh karyawan yang terkena PHK sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pemerintah. Karyawan yang terdampak juga diperbolehkan untuk memiliki laptop yang didapat saat pertama kali masuk kerja sebagai bekal untuk berkarya atau mencari pekerjaan baru.

Tak hanya mem-PHK ratusan karyawannya, Gojek juga berencana akan menghentikan layanan GoLife yang terdiri dari GoMassage dan GoClean serta GoFood Festival. Dua layanan ini akan mulai berhenti beroperasi per tanggal 28 Juli 2020 mendatang.

Kedua layanan ini memang mengalami penurunan yang sangat signifikan dalam beberapa bulan terakhir, utamanya di masa pandemi, mengingat keduanya merupakan layanan yang memerlukan interaksi jarak dekat.

Langkah efisiensi yang dilakukan oleh Gojek ini mengikuti langkah kompatriotnya Grab yang sudah lebih dulu mem-PHK besar-besar karyawannya pada pertengahan bulan kemarin. Grab mem-PHK setidaknya 360 karyawannya atau sekitar 5 persen dari seluruh karyawannya di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Agaknya benar apa kata tulisan yang terpampang di bokong truk langsiran Pantura itu: “Jaman saiki nggolek duit pancen angel banget, tuyul wae nganti sambat.” Jaman sekarang cari uang memang susah sekali, tuyul aja sampai ngeluh.

gojek

Terakhir diperbarui pada 24 Juni 2020 oleh

Tags: gojekgrabPHK
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

gojek instant.MOJOK.CO
Transportasi

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan.MOJOK.CO
Urban

GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan

12 Februari 2026
Dari Jogja ke Solo naik KRL pakai layanan Gotransit dari Gojek yang terintegrasi dengan GoCar. MOJOK.CO
Liputan

Sulitnya Tugas Seorang Influencer di Jogja Jika Harus “Ngonten” ke Solo, Terselamatkan karena Layanan Ojol

1 Desember 2025
Menjajal GoTransit yang Terintegrasi dengan GoCar, “Keluyuran” di Jogja dan Solo Jadi Lebih Mudah Mojok.co
Ragam

Menjajal GoTransit yang Terintegrasi dengan GoCar, “Keluyuran” di Jogja dan Solo Jadi Lebih Mudah

28 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak pulang ke rumah dari perantauan ditunggu, tapi justru sakiti dan beri duka karena sepelekan masakan ibu MOJOK.CO

Anak Pulang Justru Lukai Hati Ibu: Pilih Makan di Luar dan Sepelekan Masakan Ibu karena Lidah Sok Kota-Banyak Gaya

11 Maret 2026
mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja dihujat. MOJOK.CO

Sisi Lain Penerima KIP Kuliah yang Tak Dipahami Para Mahasiswa “Polisi Moral”, Dituntut Untuk Selalu Terlihat Miskin dan Menderita

12 Maret 2026
Dosa-dosa kecil yang kerap dilakukan hingga memicu masalah keuangan: uang atau gaji berapa pun terasa kurang MOJOK.CO

“Dosa Kecil” Pemicu Masalah Keuangan tapi Kerap Dilakukan, Bikin Uang atau Gaji Berapa pun Terasa Kurang

10 Maret 2026
lowongan kerja, kerja di kota, lebaran.MOJOK.CO

Mudik Lebaran Jadi Ajang Sepupu Minta Kerjaan, tapi Sadar Tak Semua Orang Layak Ditolong

10 Maret 2026
Derita anak punya warisan utang dari orang tua MOJOK.CO

Derita Anak Punya Warisan Banyak dari Ortu tapi Warisan Utang, Hidup Berantakan buat Melunasi

11 Maret 2026
Jogja macet saat mudik Lebaran

Sebagai Warlok, Saya Tidak Sedih karena Tak Bisa Mudik tapi Jengkel Satu Indonesia Pindah ke Jogja

9 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.