Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gencar dikembangkan, Bayar Parkir di Jogja Bisa Pakai QRIS

Kenia Intan oleh Kenia Intan
5 September 2022
A A
Bayar Parkir Pakai Qris Mojok.co

Dokumentasi - Petugas Dinas Perhubungan Kota Surabaya saat sosialisasi pembayaran retribusi parkir dengan fitur Qris kepada pengendara motor di Balai Kota Surabaya beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya) (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sejumlah titik parkir di Yogyakarta mulai melayani pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Akan tetapi, alternatif pembayaran ini belum banyak diakses oleh pengguna jasa. 

Pembayaran parkir secara non-tunai menggunakan QRIS tengah diuji coba di dua lokasi parkir di Yogyakarta. Dua lokasi itu adalah parkir tepi jalan umum di Jalan Prof. Yohannes dan di Tempat Khusus Parkir (TKP) Limaran. QRIS disediakan bagi pengguna jasa yang mungkin tidak memiliki pecahan kecil. Mereka bisa memindai QRIS. 

Walau sudah diujicobakan sejak Maret 2022, Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Imanudin Aziz mengungkapkan, pembayaran parkir melalui QRIS itu belum banyak dimanfaatkan oleh pengguna jasa. 

Pada awalnya Aziz berharap akan ada banyak pengguna jasa parkir di Jalan Prof. Yohannes yang mengakses pembayaran QRIS. Mengingat, sebagian besar pengguna jasa adalah generasi muda, mahasiswa, dan pelajar yang datang berkunjung ke Galeria Mal. Harapannya, mahasiswa atau pelajar yang lebih familiar dengan penggunaan QRIS dapat memanfaatkannya. Ternyata tidak demikian. Hal serupa terjadi di TKP Limaran yang sebagian besar pengguna jasa parkir adalah pedagang atau pelaku usaha di seputar kawasan tersebut. 

Meskipun demikian, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta tetap memberikan alternatif pembayaran parkir secara non-tunai dan meminta juru parkir di dua tempat parkir tersebut untuk terus mensosialisasikannya.

“Nantinya, akan ada seragam khusus untuk juru parkir di dua lokasi parkir yang sudah menerapkan pembayaran QRIS tersebut. Juru parkir juga akan dilengkapi dengan ID-card untuk memudahkan transaksi pembayaran serta banner QRIS,” katanya.

Ia pun meyakini, juru parkir tidak akan keberatan dengan sistem pembayaran non tunai tersebut meskipun tidak bisa menerima uang secara langsung dari pengguna jasa. Ia juga mengapresiasi juru parkir yang mensosialisasikan pembayaran dengan QRIS. 

QRIS gencar dikembangkan

Pemerintah memang tengah gencar mengembangkan pembayaran non-tunai yang satu ini. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan, Indonesia mendapatkan komitmen dari empat negara ASEAN yakni Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina untuk mengkoneksikan sistem pembayaran.

“QR, fast payment, currency, ini kami akan sambungkan. Hari ini mulai dengan implementasi penuh dengan Thailand. QR Indonesia dengan QR Thailand sudah kami uji cobakan dan mulai hari ini implementasi penuh. Sehingga untuk transaksi pariwisata, perdagangan UMKM sudah bisa menyambungkan QR,” kata Perry, Senin (29/8/2022).

Sistem pembayaran ini juga diujicobakan dengan Malaysia sejak Januari 2022. Sementara proses finalisasi tengah dilakukan dengan Singapura. 

“Dalam waktu dekat 5 negara kita bisa melakukan digitalisasi sistem pembayaran, cross border, QR, fast payment dengan pembayaran mata uang lokal yang sekaligus mendukung pariwisata, mendukung UMKM, dan juga mendukung ekonomi keuangan digital secara nasional,” imbuh Perry.

Menurut data BI, nilai transaksi QRIS dalam satu tahun mampu bertumbuh 305,49% ke Rp4,52 triliun pada Februari 2022. Sementara volume transaksinya juga meningkat 268,64% secara tahunan (year on year) ke 54,91 juta pada Februari 2022. Pertumbuhan ini sejalan dengan tren adopsi pembayaran non-tunai yang terus menguat di kalangan pedagang (merchants). Adapun pandemi Covid-19 ditengarai mempercepat adopsi teknologi pembayaran digital ini. 

Sumber: Antara
Penulis: Kenia Intan 

BACA JUGA QRIS Adalah Game Changer dan Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia

Terakhir diperbarui pada 5 September 2022 oleh

Tags: parkirQRISYogyakarta
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Kos di Jogja
Catatan

Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari

19 Februari 2026
Jumanah pedagang jamu parem kendil di pasar jangkang Yogyakarta. MOJOK.CO
Sehari-hari

“Ngopag” ala Lansia: Menikmati Jamu Parem Kendil yang Sudah Berdiri Sejak Tiga Generasi di Pasar Jangkang Yogyakarta

17 Februari 2026
Mahashivaratri, festival tahunan yang dirayakan umat Hindu untuk menghormati Dewa Siwa di Candi Prambanan. MOJOK.CO
Kilas

Hari Suci Terpenting Umat Hindu, Mahashivaratri Perdana Digelar di Candi Prambanan dengan 1008 Dipa Menyala

14 Februari 2026
Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO
Jagat

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
Blok M dan Jakarta Selatan (Jaksel) dilebih-lebihkan, padahal banyak jamet MOJOK.CO

Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina

14 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.