Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Kenaikan Harga Tiket Candi Borobudur Ditunda Setelah Ganjar-Luhut Bertemu

Shinta Sigit Agustina oleh Shinta Sigit Agustina
8 Juni 2022
A A
candi borobudur mojok.co

Candi Borobudur. (Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sempat menuai pro dan kontra, kenaikan tiket Candi Borobudur resmi ditunda. Penundaan tersebut dilakukan atas kesepakatan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

“Kita postpone dulu. Tadi Pak Menteri (Luhut Binsar Pandjaitan) sudah menyampaikan, ‘Pak Gub itu kita postpone dulu, biar tidak terjadi cerita yang ke mana-mana’,” kata Ganjar usai bertemu dengan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan di Rumah Dinas Gubernur Jateng, Semarang, Selasa (7/6/2022) seperti dilansir dari Antara.

Sebelumnya, usulan kenaikan tiket Candi Borobudur menuai ragam pendapat karena dinilai terlalu mahal. Harga tiket untuk wisatawan lokal hendak dibanderol sebesar Rp750.000 per orang.

Kenaikan ini dinilai tidak sebanding dengan pendapatan wisatawan lokal yang ingin berlibur ke Candi Borobudur. Kekhawatiran juga terjadi pada aspek penurunan jumlah wisatawan yang berdampak pada turunnya ekonomi penduduk sekitar.

Rencana harga baru tersebut jauh lebih tinggi dari pada harga resmi yang tertera di situs borobudurpark.com. Saat ini, pengunjung lokal di atas 10 tahun dikenakan biaya Rp50.000. Sedangkan pengunjung berusia 3-10 tahun dan rombongan minimal 20 pelajar/mahasiswa dikenakan harga sebesar Rp25.000 per orang.

Harga tiket untuk wisatawan mancanegara juga mengalami kenaikan. Rencananya harga tiket Candi Borobudur akan dibanderol sebesar 100 dollar AS per orang. Nominal ini jauh lebih tinggi daripada tarif sebelumnya yang hanya 25 dollar AS atau Rp350.000 untuk wisatawan mancanegara dewasa dan 15 dollar AS atau Rp210.000 untuk anak-anak.

Menurut Ganjar, kenaikan tiket Candi Borobudur perlu dikaji bersama Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur dan Balai Konservasi Borobudur. Ganjar juga menambahkan bahwa pihak-pihak terkait tengah mencari skema terbaik agar wisatawan dapat tetap menikmati wisata Candi Borobudur dengan tenang.

Beberapa usulan yang sudah dikemukakan antara lain pembatasan kuota hingga perbedaan harga tiket masuk dan harga naik ke area stupa. Skema inilah yang mulanya dipilih dan kini sedang dalam tahap pematangan.

Sebelum isu kenaikan harga tiket ramai bergulir, perbedaan tarif wisatawan hanya dikenakan untuk pengunjung yang hendak menaiki area stupa Candi Borobudur. Jika hanya sampai kawasan pelataran candi, tiket masuk masih dibandrol Rp50.000, sama seperti saat ini.

Selain itu, tiket untuk wisatawan pelajar juga akan diturunkan menjadi Rp5.000 per orang. Menurut Ganjar, hal ini dikarenakan pelajar membutuhkan edukasi ilmu pengetahuan mengenai situs warisan budaya Nusantara tersebut.

“Masuk ke kawasan dan naik ke candi. Dua hal ini perlu disampaikan ke publik, agar bisa tahu kenapa ada pembatasan orang naik ke candi,” kata Ganjar beberapa waktu lalu.

Skema kuota pembatasan juga diusulkan mengingat kondisi batuan Candi Borobudur yang mengalami keausan dan kerusakan. Salah satu penyebabnya adalah over capacity pengunjung. Oleh sebab itu, pihak-pihak terkait berencana akan membatasi pengunjung yang menaiki area stupa hanya berkisar 1.200 orang per hari.

Penulis: Shinta Sigit Agustian
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Cegah Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, Kementan Batasi Distribusi Hewan Ternak dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 12 Februari 2026 oleh

Shinta Sigit Agustina

Shinta Sigit Agustina

Kontributor

Artikel Terkait

Skripsi Jurusan Antropologi Unair susah. MOJOK.CO
Edumojok

Kecintaan Mengerjakan Skripsi di Jurusan Antropologi Unair, Malah Jadi “Donatur Tetap” dan Tersadar karena Nasihat Timothy Ronald

14 April 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO
Sehari-hari

Pasang WiFi di Rumah Desa Boncos: Password Dipalak-Dicolong Tetangga, Masih Dicap Egois kalau Mati Disuruh Gali Kubur Sendiri

14 April 2026
Orang Jakarta pilih bayar iPhone dengan cicilan
Urban

Tren “Aneh” Orang Jakarta: Nyicil iPhone Bukan karena Butuh, Alasannya Susah Dipahami Orang Miskin

14 April 2026
Supra X 125, Motor Misterius Paling Kuat Hidup Menderita MOJOK.CO
Otomojok

Supra X 125: Motor Penuh Misteri dan Rezeki, Bagian dari Keluarga yang Paling Kuat Diajak Hidup Menderita

14 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tukang parkir coffe shop di Jogja, parkir liar, desa.MOJOK.CO

Tukang Parkir di Desa Lebih Amanah Ketimbang Jukir di Kota, Tak Ada Drama Getok Harga apalagi Makan Gaji Buta

14 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan MOJOK.CO

Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi

8 April 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO

Pasang WiFi di Rumah Desa Boncos: Password Dipalak-Dicolong Tetangga, Masih Dicap Egois kalau Mati Disuruh Gali Kubur Sendiri

14 April 2026
Lolos seleksi CPNS dalam sekali coba tanpa bimbel. Setelah jadi PNS ASN malah tersandera stigma MOJOK.CO

Lolos Seleksi CPNS dalam Sekali Coba, Aman Finansial tapi Hidup “Tersandera” karena Leha-leha Dapat Gaji Buta

13 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.