Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Gubernur Bali Terus Endorse Arak Bali agar Jadi Minuman Ketujuh Spirit Dunia

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
6 Agustus 2022
A A
arak bali

Gubernur Bali Wayan Koster bersama stakeholder akan terus mengendors arak bali pada duta besar. Dok baliprov.go.id.

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gubernur Bali I Wayan Koster bernjanji akan terus mengendorse arak Bali kepada duta besar, menteri, dan tamu-tamu penting yang bertemu dengannya. Syaratnya, kemasan produk menyematkan aksara Bali. Targetnya, minuman tradisional Bali ini jadi minuman ketujuh spirit dunia.

“Bikinlah kemasan yang keren. Apalagi saya terus mengendorse produk arak bali ini ke setiap duta besar, menteri, hingga tamu kehormatan gubernur Bali. Saya berikan souvenir berupa produk arak. Lalu saya ajak foto bersama, hingga saya jamu dengan kopi tanpa gula campur arak,” kata Koster saat bertatap muka dengan asosiasi dan stakeholder arak Bali, 2 Agustus lalu. 

Wayan Koster mengatakan, butuh kekuatan kolektif untuk mewujudkan arak Bali sebagai minuman ketujuh spirit dunia. Saat ini dunia mengakui enam minuman spirit atau alkohol di dunia yaitu whiskey, rum, gin, tequila, vodka, dan brandy. 

I Wayan Koster bahkan membuat  Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali sebagai bentuk perlindungan dan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan berbasis budaya. 

Wayan Koster meminta agar, semua produk arak dikemas dengan menempatkan aksara Bali sebagai satu kesatuan yang harmonis ke dalam merk produk arak yang diproduksi. Kemudian membranding tampilan produk dengan simpel, fokus, memiliki kombinasi warna yang hidup. 

Terdapat cetakan label yang lebih berkualitas, hingga menampilkan desain berciri khas Bali. Atau keseluruhan kemasanya menunjukkan ‘taste’ Bali, dan botol minumannya harus produk lokal bukan impor.

Gubernur Bali, Wayan Koster mengajak asosiasi dan seluruh stakeholder arak Bali menggunakan aksara Bali ke dalam kemasan produk ada alasannya. Ini sesuai dengan pelaksanaan Pergub Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali Serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali.

“Dengan penggunaan aksara Bali, maka produk arak Bali akan memiliki ciri khas Bali dan produknya tidak bisa ditiru oleh orang lain atau terlihat lebih elegan serta spesifik,” katanya seperti dikutip dari baliprov.go.id. 

Aksara Bali jadikan arak naik kelas

Menurut Wayak Koster, dengan penggunaan aksara Bali, arak akan semakin naik kelas. “Jadi jangan anggap remeh aksara Bali ini, tandingannya adalah aksara Jepang, China, hingga Korea. Harus gunakan aksara Bali, kalau tidak, tidak akan aaya endorse,” tegasnya. 

Wayan Koster akan meminta agar seluruh hotel dan restoran di Bali menggunakan produk arak dan minuman tradisional lokal Bali minimum 50 persen. “Jadi semuanya harus punya niat untuk meningkatkan kualitas produk arak.

termasuk kemasannya. Agar saya punya kekuatan untuk meng-endorse ini lagi. Saya akan buka aksesnya, hotel, restoran, supermarket, bandara dan lainnya,” jelasnya. 

Wayan Koster mengatakan Pemda Bali akan memfasilitasi untuk meningkatkan produksi arak. Caranya dengan terus melakukan peremajaan mulai dari menanam sumber bahan bakunya, seperti kelapa, enau, hingga lontar. 

Sumber: Baliprov.go.id

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Lika Liku Rancunya Lapen dan Oplosan

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2022 oleh

Tags: Alkoholarakarak bali
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Benni Aguscandra ditemui usai menghadiri seminar ekonomi bisnis di Jakarta, Selasa (28/6/2022). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ekonomi

Penyimpangan Izin Holywings Buat Usaha Lain Cemburu

28 Juni 2022
bahasa inggris, orang indonesia, debat, twitter, juice wrld, jouska, alkohol, parah hati mojok.co
Pojokan

Kalo Debat Jadi Lancar Ngetwit Bahasa Inggris dan 5 Momen ‘Tiba-tiba’ ala Orang Indonesia

12 Juni 2020
Homeschooling Sering Diremehkan, Padahal Bisa Bikin Anak Berpikir Kritis dan Mendapatkan "Kemewahan" yang Tak Diberikan Sekolah Formal.MOJOK.CO
Kolom

Kolom: Deterjen Lebih Efektif Membunuh Virus daripada Alkohol

12 April 2020
apotek senopati orang mabuk etika tips mabuk dugem bar jakarta selatan anggur merah orang tua mojok.co
Pojokan

Cuma Pemabuk Caper yang Nekat Mabuk Berat Padahal Nyetir Sendiri

30 Desember 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kuliah di jurusan sepi peminat.mojok.co

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

6 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon” MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Penyesalan Penumpang Kereta Eksekutif: Bayar Mahal untuk Layanan Mewah, Malah Lebih Nyaman Pakai Kereta Gaya Lama

31 Maret 2026
Pengunjung Candi Pramabanan di Jogja selama Lebaran 2026. (sumber: InJourney)

InJourney Sukses Dapat Untung selama Arus Mudik dan Lebaran 2026 dengan Tata Kelola yang Optimal

2 April 2026

Video Terbaru

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026
Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

31 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.