Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Akui Sulit Menang Lawan Jokowi, Kubu Prabowo Usul Jabatan Presiden Cukup Satu Periode Saja

Redaksi oleh Redaksi
16 Juni 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Susahnya kubu Prabowo-Sandi untuk membuktikan kecurangan Pilpres yang ada, membuat kubu Prabowo-Sandi mengusulkan agar jabatan Presiden dijabat satu periode saja.

Upaya kubu Prabowo-Sandi untuk memenangkan gugatan sengketa Pilpres 2019 di MK adalah misi yang boleh dibilang sangat sulit. Kemungkinan menangnya begitu tipis. Hal tersebut menurut kubu Prabowo-Sandi karena begitu susahnya untuk membuktikan kecurangan-kecurangan yang terjadi selama perhelatan Pilpres.

Kecurangan-kecurangan tersebut oleh kubu Prabowo susah dibuktikan karena memang terstruktur, sistematis, dan masif, juga melibatkan instrumen-instrumen aparat, polisi, dan juga birokrasi.

“Kecurangan itu dilakukan bersama-sama dengan aparat kepolisian, aparat dan birokrasi,” terang Anggota Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno, Denny Indrayana. “Pemohon tidak memiliki kewenangan melakukan investigasi mencari alat bukti apalagi menghadirkan, memaksa orang hadir di persidangan karena itu sangat tidak fair beban pembuktian ditanggung oleh pemohon.”

Seperti diketahui, KPU menyatakan Prabowo kalah cukup telak dalam dalam penghitungan suara, yang mana kubu Prabowo-Sandi 44,5% suara, kalah jauh dibandingkan dengan Jokowi-Ma’ruf yang mendapatkan 55,5%. Kendati demikian, Tim IT Internal Prabowo-Sandi mengklaim bahwa perolehan suara Prabowo-Sandi seharusnya berada di angka 52%, dan Jokowi-Ma’ruf hanya 48%.

Perbedaan hasil penghitungan tersebut menurut kubu Prabowo-Sandi karena adanya penggerusan dan penggelembungan suara.

Namun sampai sidang di tingkat MK digelar, kubu Prabowo-Sandi tampaknya masih kesulitan untuk bisa membuktikan kecurangan-kecurangan yang mereka klaim dilakukan oleh kubu Jokowi.

Dalam kondisi yang demikian, muncul usulan unik dari kubu Prabowo-Sandi.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso merespons susahnya membuktikan kecurangan tersebut dengan mengusulkan agar jabatan presiden dijabat hanya satu periode saja.

Hal tersebut menurut Priyo bekaca dari Pilpres 2019 ini, yang mana menurutnya pihak petahana banyak melakukan penyalahgunaan wewenang.

“Ke depan apa perlu ya untuk petahana ini, cukup sekali tapi tujuh tahun, misalkan. Sebab kalau dua periode ini wah ini memang sehebat apapun lawan ya modar juga, artinya dia berat maksudnya,” ujarnya.

Priyo mengatakan bahwa melawan incumbent bukan hal yang mudah, sebab, sama seperti yang dikemukakan oleh Denny, petahana lebih punya akses untuk bisa mengontrol aparat dan birokrasi.

“Memang untuk head to head dengan incumbent ini ya bukan pekerjaan mudah. Kita ingin pemilu siapapun yang maju mestinya harus terjamin suasana yang jujur dan adil.”

Sungguh sebuah usul yang sangat dahsyat, yang akan menjadi jauh lebih dahsyat seandainya diusulkan sejak jaman Pak Harto.

Iklan

Wah, Pilpres 2019 ini benar-benar memunculkan banyak usul-usul unik, dari mulai pembubaran koalisi, sampai masa jabatan satu periode.

Entah usul unik apalagi yang nanti akan muncul. Tapi yang jelas, masyarakat harus tetap jernih. Biarlah para elit politik di atas saja yang unik, masyarakat jangan ikut-ikutan unik.

satu periode

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2019 oleh

Tags: presidensatu periode
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Doktor termuda di UGM, Jogja ingin jadi presiden. MOJOK.CO
Sosok

Doktor Termuda UGM Usia 25 Tahun Ingin Jadi Presiden RI, Meneruskan Sepak Terjang BJ Habibie di Bidang Eksakta

6 November 2025
Jokowi Bisa Ajukan Cuti ke Dirinya Sendiri, Kok Bisa?
Video

Jokowi Bisa Ajukan Cuti ke Dirinya Sendiri, Kok Bisa?

2 Februari 2024
Daniel Noboa, pengusaha pisang yang jadi Presiden Ekuador MOJOK.CO
Kotak Suara

Pengusaha Pisang Berusia 35 Tahun Ini Jadi Presiden Termuda

19 Oktober 2023
Sampaikan 5 Gagasan Jika Jadi Presiden, Anies Baswedan Bakal Reformasi Kepolisian MOJOK.CO
Kotak Suara

Sampaikan 5 Gagasan Jika Jadi Presiden, Anies Baswedan Bakal Reformasi Kepolisian

19 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026
gojek instant.MOJOK.CO

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.