Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Akankah Susi Pudjiastuti Menjadi Cawapres Mendampingi Jokowi?

Redaksi oleh Redaksi
7 April 2018
A A
susi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dari seluruh menteri di kabinet kerja Jokowi, rasanya nama Susi Pudjiastuti menjadi nama yang paling menonjol. Susi mampu tampil sebagai menteri dengan kinerja yang cemerlang. Kebijakan-kebijakannya dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan bisa dibilang sukses besar. Gebrakan-gebrakan keren seperti penenggelaman kapal asing sampai program makan ikan menjadi gebrakan yang banyak dipuji masyarakat.

Dengan kinerjanya yang cemerlang ini, tak heran jika namanya banyak masuk dalam berbagai survei kandidat yang dianggap cocok mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

Yang terbaru, nama Susi menjadi salah satu dari 12 nama yang diusulkan oleh PSI sebagai sosok cawapres Jokowi di Pilpres 2019.

Lembaga survei Indonesia bahkan menempatkan Susi sebagai kandidat cawapres terkuat dari kalangan profesional dengan skor 60,6% mengalahkan profesional yang lain, mengalahkan Sri Mulyani (58,3%) dan Chairul Tanjung (35,2%).

Peluang Susi untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi agaknya semakin terbuka lebar, sebab beberapa partai pangusung Jokowi mulai menampakkan ketertarikannya pada Susi.

PDIP, sebagai partai utama pengusung Jokowi mengakui bahwa Susi masuk dalam daftar panjang cawapres Jokowi dari unsur non-partai.

“Namanya masuk long-list, daftar panjang. Artinya lolos kualifikasi umum. Apakah masuk short-list atau priority-list, saya tidak pantau lagi. Itu sudah wilayah wewenang ketua umum,” kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. “Susi tipe orang yang tegas, rasional, berani ambil risiko, dekat dengan siapa saja. Berani keluar dari zona nyaman atau status-quo. Kebijakannya sering kontroversial,” tambahnya.

Susi sendiri mengaku dirinya bersedia menjadi calon wakil presiden selama dirinya bisa tetap independen.

Walau peluangnya menjadi calon wakil presiden semakin besar, namun begitu, Susi punya satu masalah yang cukup besar, yaitu soal pendidikannya. Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, batasan minimal pendidikan bagi calon presiden maupun wakil presiden adalah SMA. Sedangkan Susi sendiri hanya lulusan SMP karena dulu ia tak meneruskan sekolahnya di SMA 1 Yogyakarta pada saat duduk di kelas 2.

Yah, kita lihat saja bagaimana perkembangannya. Tapi yang jelas, jika memang Susi akan maju sebagai cawapres, maka akan banyak bangsa darat dan bangsa laut yang mendukung.

Sebab kita semua tahu, selain Nyi Roro Kidul, tidak ada perempuan lain yang begitu dihormati di darat dan di laut seperti Susi Pudjiastuti.

susi pudjiatuti

Terakhir diperbarui pada 7 April 2018 oleh

Tags: cawapresjokowipilpressusi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG
Video

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penerima beasiswa LPDP prasejahtera asal Ngawi lolos S2 di UGM Jogja (Mojok.co/Ega Fansuri)

Pernah Hidup dari Belas Kasih Tetangga, Anak Muda Asal Ngawi Lolos Beasiswa S2 LPDP UGM padahal Merasa “Tidak Pantas”

23 Februari 2026
orang tua.MOJOK.CO

35 Tahun Bekerja Keras demi Anak, tapi Kesepian di Masa Tua karena Dianggap Tak Pernah Hadir untuk Keluarga

24 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Innova Reborn: Mobilnya “Orang Bodoh dan Pemalas”, Khususnya yang Nggak Paham Investasi

25 Februari 2026
Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan MOJOK.CO

Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan

18 Februari 2026
Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026
Omong kosong menua dengan bahagia di desa: menjadi orang tua di desa harus memikul beban berlipat dan bertubi-tubi tanpa henti MOJOK.CO

Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti

21 Februari 2026

Video Terbaru

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

19 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.