Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Airlangga Beri Penghargaan ke Sinetron Ikatan Cinta, Jokowi Buka Munas Kadin, Netizen: Tidak Peka

Redaksi oleh Redaksi
2 Juli 2021
A A
Airlangga Beri Penghargaan ke Sinetron Ikatan Cinta, Jokowi Buka Munas Kadin, Netizen: Tidak Peka mojok.co

Airlangga Beri Penghargaan ke Sinetron Ikatan Cinta, Jokowi Buka Munas Kadin, Netizen: Tidak Peka mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kehadiran Airlangga Hartarto dalam acara pemberian penghargaan kepada sinetron Ikatan Cinta, dan kehadiran Jokowi membuka Munas Kadin dianggap sebagai bentuk krisis kepekaan di masa pandemi. 

Pemerintah secara resmi akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) untuk wilayah Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021 mendatang sebagai upaya untuk menurunkan angka kasus Covid-19 yang memang kini semakin mengkhawatirkan.

“Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali,” tegas Jokowi dalam keterangan pers di Istana Merdeka pada 1 Juli 2021 lalu.

Kebijakan tersebut akan membuat pembatasan yang sangat besar terhadap berbagai aktivitas masyarakat. PPKM Darurat akan membuat aktivitas di perkantoran dikurangi dan digantikan dengan WFH, yakni 50 persen untuk kantor sektor esensial dan 100 persen untuk kantor sektor nonesensial. Adapun kantor yang boleh beroperasi secara full hanya sektor kritikal seperti kesehatan, keamanan, logistik, transportasi, makanan, serta sektor-sektor vital lainnya.

Selain itu, mal, tempat perbelanjaan, pusat perdagangan, juga akan dibatasi. Sekolah, tempat ibadah, lokasi seni dan budaya, taman wisata, dan yang lainnya wajib ditutup. Sementara warung makan hanya boleh melayani pemesanan take away.

Transportasi umum akan dikurangi kapasitasnya. Syarat untuk bepergian ke luar kota juga akan diperketat, termasuk dengan menunjukkan surat vaksin dosis 1 serta tes PCR atau antigen.

Keputusan tersebut tentu saja menimbulkan banyak respons dari masyarakat di media sosial. Maklum saja, PPKM Darurat ini dianggap tak jauh beda dengan PSBB dan aneka pengetatan lain dengan aneka istilah itu. Ini menjadi langkah yang kesekian kalinya yang diambil oleh pemerintahan Jokowi dalam mengatasi pandemi.

Banyak yang mendukung kebijakan tersebut, pun tak sedikit yang menanggapi buruk. Apalagi, ada beberapa pejabat tinggi yang dianggap tidak konsekuen dengan kebijakan pengetatan tersebut.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, misalnya, sempat dikritik keras karena datang secara langsung memberikan penghargaan kepada Sinetron Ikatan Cinta sebagai Program TV yang paling banyak ditonton dan menghibur masyarakat selama pandemi.

Penghargaan tersebut diserahkan Airlangga kepada Managing Director MNC Pictures pada 1 Juli 2021 lalu. Tak hanya Airlangga, hadir pula dalam acara yang sama, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Hadirnya dua menteri tersebut tentu menimbulkan riak tak sedap, sebab memang hal itu dianggap tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam mengurangi aktivitas yang tidak terlalu penting, utamanya aktivitas-aktivitas yang sifatnya seremonial.

Hal yang sama juga berlaku pada kegiatan Presiden Jokowi yang sebelumnya mendapatkan kritikan keras dari masyarakat atas kegiatannya yang hadir untuk membuka Munas VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Rabu, 30 Juni 2021 lalu.

Maklum saja, banyak Munas dari berbagai lembaga urung digelar karena masa pandemi, bahkan termasuk Munas dua organisasi keagamaan dan kemasyarakatan terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah. Namun, justru Jokowi terkesan mendukung pelaksanaan Munas Kadin dengan ikut memberikan sambutan pembukaan.

Maka, ketika dokumentasi kegiatan Jokowi saat membuka Munas Kadin itu diunggah oleh akun resmi Sekretaris Kabinet, ratusan komentar negatif pun langsung berhamburan.

Iklan

Presiden @jokowi saat menyampaikan sambutan pada Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/06/2021) sore.#KabarKabinet

© BPMI Setpres pic.twitter.com/LTHchjMh3w

— Sekretariat Kabinet (@setkabgoid) June 30, 2021

Kehadiran Jokowi dalam Munas Kadin tersebut membuat Jokowi dianggap tidak peka terhadap krisis.

Ah, tampaknya negara kita ini bukan hanya sedang mengalami krisis kesehatan dan krisis ekonomi, namun juga kriris kepekaan.


BACA JUGA 4 Alasan Kenapa Sinetron Ikatan Cinta Laku Keras dan artikel KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2021 oleh

Tags: airlangga hartartoCOVID-19jokowikadinkendaripandemi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Z sarjana ekonomi di Undip. MOJOK.CO
Kampus

Apesnya Punya Nama Aneh “Z”: Takut Ditodong Tiba-tiba Saat Kuliah, Kini Malah Jadi Anak Emas Dosen di Undip

27 November 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik Lebaran dengan travel mobil

Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri

12 Maret 2026
Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Mendambakan seperti suami Sheila Dara, Vidi Aldiano. Cara hidup dan perginya bikin iri banyak orang MOJOK.CO

Mendambakan Menjadi Seperti Vidi Aldiano, Cara Hidup dan Pergi bikin “Iri” Banyak Orang

9 Maret 2026
Kuliner Sunda yang tidak ada di Jogja, seblak buat perantau ingin mudik Lebaran

Alasan Orang Sunda Ingin Mudik Bukan Hanya Keluarga, tapi Tak Tahan Siksaan Makanan Jogja yang Rasanya “Hambar”

10 Maret 2026
Karjimut di Jogja yang merantau pilih tidak mudik Lebaran. MOJOK.CO

“Bohong” ke Keluarga Saat Mudik Lebaran: Rela Habiskan Uang Berjuta-juta agar Dicap Sukses padahal Cuma Karjimut di Jogja

9 Maret 2026
Bus patas Haryanto rute Jogja - Kudus beri suasana batin muram dan sendu gara-gara lagu-lagu 2000-an yang ingatkan masa lalu MOJOK.CO

Naik Bus Haryanto Jogja – Kudus Campur Aduk, Batin Seketika Muram dan Sendu karena Suasana dalam Bus Sepanjang Jalan

9 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.