Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

5 Fakta Terbaru Jatuhnya Lion Air JT610

Redaksi oleh Redaksi
30 Oktober 2018
A A
Lion Air JT610 jatuh MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sepanjang Senin hingga Selasa (30/10), diketemukan beberapa fakta terkait jatunya pesawat Lion Air JT610 di rute Jakarta–Pangkalpinang.

Senin (29/10), pesawat Lion Air JT610 jatuh di rute Jakarta–Pangkalpinang. Haryo Satmiko, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), menyampaikan kronologis hilangnya kontak dan jatuhnya pesawat tersebut yang terjadi tidak lama setelah take off dari Bandara Soekarno–Hatta menuju Bandara Depati Amie Pangkalpinang.

Pukul 06.20, Lion Air JT610 terbang dari Jakarta dan diperkirakan sampai di Pangkalpinang pada puku. 07.20 WIB. Dua menit kemudian (06.22), pilot menghubungi Jakarta Control untuk menyampaikan permasalahan di flight control ketika terbang di ketinggian 1.700 feet. Setelah itu, pilot meminta izin menaikkan ketinggian ke 5.000 feet. Jakarta Control memberi izin.

Pukul 06.32, Jakarta Control kehilangan kontak dengan pesawar bernomor registrasi PK-LQP tersebut. Sepanjang Senin hingga Selasa (30/10), diketemukan beberapa fakta terkait pesawat Lion Air JT610.

1. Lion Air JT610 sudah bermasalah sejak terbang dari Denpasar, Bali.

Salah satu penumpang bernama Conchita Caroline menceritakan lewat InstaStories pribadinya bahwa sejak terbang dari Denpasar, Bali, Lion Air JT610 sudah bermasalah. Hal ini pun diakui oleh pihak Lion Air sendiri.

“Mesin beberapa kali mati, AC pun mati. Penumpang mengeluh, ada anak-anak yang muntah juga.” Beberapa saat setelah penumpang protes, awak kabin baru mengizinkan sebagian penumpang keluar. Petugas yang ada tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi.

“Setelah cukup lama, tiba-tiba aja para penumpang dipaksa masuk karena katanya mau engine checking, trial, percobaan. Sejak take off, bunyi pesawat di sebelah kanan kayak lebih ketekan. Bukan hanya saya yang sadar, banyak juga yang menyadari. Lantai pesawat suhunya panas. Selama naik pesawat, nggak pernah seperti itu,” tulis Conchita.

2. Pilot Lion Air JT610 adalah pilot senior dengan catatan terbang tanpa cacat.

Lion Air JT610 yang bertipe Boeing 727 Max 8 tersebut dipiloti oleh Kapten Bhavye Suneja. Pilot dari India ini sudah bergabung besama Lion Air sejak 2011. Pilot yang masih berusia 31 tahun tersebut mendapatkan lisensi Bel Air International sejak 2009. Selama empat tahun, ia tergabung sebagai trainee pilot di maskapai Emirates.

Suneja punya catatan penerbangan tanpa cacat ketika membawa Boeing 737. Jam terbang yang sudah ia kantongi sudah mencapai 6.000 jam terbang. Sebuah catatan yang membuat dirinya menjadi salah satu pilot senior di maskapai tersebut. Lion Air JT610 sendiri baru menempuh 800 jam terbang.

3. Masih banyak penumpang Lion Air JT610 yang masih terjebak di badan pesawat.

Brigjen Bambang Suryo Aji, Direktur Operasi SAR Nasional mengungkapkan bahwa penumpang Lion Air JT610 masih banyak yang terperangkap di badan pesawat. “(Para penumpang), Prediksi saya masih terjebak di dalam kapal. Kalau tidak terjebak, pasti dalam satu atau dua hari akan mengapung.”

4. Selasa (30/10) akan diterjunkan 100 penyelam untuk mencari penumpang Lion Air JT610.

Prose pencarian pesawat Lion Air JT610, Senin lalu dihentikan pada pukul 17.00 karena masalah jarak pandang. Arus yang cukup kuat, naiknya lumpur, dan tumpahan avtur menjadi penghalang para penyelam.

Deden Ridwansyah, Kepala SAR Bandung mengungkapkan bahwa pencarian pada kedalama 30 hingga 35 meter masih sangat dilakukan. Oleh sebab itu, Selasa (30/10) akan diterjunkan 100 penyelam untuk mencari serpihan pesawat dan penumpang Lion Air JT610.

5. Berpikirlah sebelum mengunggah berita jatuhnya Lion Air.

Tahan dirimu. Jangan mengunggah foto-foto pesawat dan penumpang. Jangan menebarkan rasa takut dan kecemasan di tengah keluarga dan masyarakat. Terlebih kepada pada jurnalis yang menulis dan mengabarkan pemberitaan.

Masih banyak media yang mengeksploitasi kesedihan keluarga korban. Pertanyaan-pertanyaan dengan narasi “Apa perasaan bapak/ibu setelah ditinggal oleh…”, “Apakah sebelumnya punya firasat dari keluarga yang meninggalkan…”, “Kontak terakhir dengan penumpang seperti apa…”. Bekerjalah untuk menumbuhkan rasa optimisme, bukan menularkan rasa pesimis. (yms)

Iklan

Lion Air JT610 jatuh MOJOK.CO

Terakhir diperbarui pada 30 Oktober 2018 oleh

Tags: Boeing 737kecelakaan pesawatLion Air JatuhLion Air JT610
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Film Tukar Takdir Nggak Sekadar Adegan Mesra Nicholas Saputra dan Adhisty Zara dalam Mobil! Mojok.co
Pojokan

Film Tukar Takdir Nggak Sekadar Adegan Mesra Nicholas Saputra dan Adhisty Zara!

8 Oktober 2025
kecelekaan sriwijaya air mojok.co
Kilas

KNKT Rilis Hasil Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air, Ini Gambaran Detik-detik Sebelum Pesawat Jatuh

13 November 2022
act
Hukum

Polisi Selidiki Dugaan ACT Selewengkan Dana Korban Kecelakaan Lion Air JT-610

9 Juli 2022
penerbangan
Pojokan

Move On dari Rasa Takut Naik Pesawat Seperti Sembuh dari Patah Hati

8 November 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
Gagal seleksi CPNS (PNS ASN) pilih nikmati hidup dengan mancing MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang

9 April 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.