Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

3 Sosok Pengganti Megawati Sukarnoputri

Redaksi oleh Redaksi
7 Agustus 2019
A A
3 Sosok Pengganti Megawati Sukarnoputri
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kongres PDIP dianggap tidak menarik karena regenerasi yang sudah digaungkan sejak lama belum juga kelihatan. Lantas, sebetulnya, siapakah yang cocok menggantikan Megawati?

Regenerasi itu keniscayaan. Dunia politik pun sudah merasakannya berkali-kali, kecuali PDIP. Adalah kongres ke-V PDIP yang akan digelar di Bali pada 8-10 Agustus 2019 sudah punya agenda pengukuhan kembali Megawati Sukarnoputri sebagai Ketua Umum. Sejumlah pimpinan media besar bahkan memandang kongres PDIP ini “tak menarik”.

“Jadi tidak menarik. Sejak kongres lima tahun, sudah ada wacana regenerasi, namun sampai sekarang ketua umumnya tetap Ibu Megawati,” ujar Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Marcellus Hernowo seperti dilansir tempo.co.

Ricky Handayani, Pemimpin Redaksi Harian Rakyat Merdeka, mengamini pendapat Marcellus Hernowo soal suksesor Megawati. Ricky menyebutnya sebagai “…agenda konsolidasi politik partai yang paling tidak menarik untuk media.”

Nah, di tengah agenda yang nampaknya sudah disetujui oleh semua elemen PDIP, kabar soal suksesi kepemimpinan muncul. Setidaknya ada 3 sosok yang dianggap ideal untuk menggantikan Megawati memimpin PDIP. Mereka adalah:

1. Puan Maharani

Ideologi Bung Karno sangat kuat terasa dari tubuh PDIP. Oleh sebab itu, Ricky memprediksi trah Sukarno yang akan naik menjadi Ketua Umum. Calon pengganti Megawati bisa tercermin dari struktur Ketua Harian atau Wakil Ketua Umum yang diwacanakan akan dibentuk. “Ketua harian atau Waketum bisa jadi co-pilot yang dipersiapkan untuk menggantikan jika Bu Mega lengser,” kata Ricky.

2. Prananda Prabowo

Aria Bima, politikus senior PDIP pernah mengungkapkan kalau calon suksesor yang ideal bagi Megawati adalah Puan Maharani dan Prananda Prabowo. “Kepempinan level pusat yang pasti antara Mas Prananda dan Mbak Puan, mana yang akan ditugaskan Ibu Megawati,” ungkap Aria Bima.

Prananda Prabowo bukan orang baru. Saat ini, Prananda memegang jabatan Ketua Bidang Ekonomi Kreatif PDIP periode 2015-2020. Selain dinilai pantas duduk di kursi ketum PDIP, Prananda juga dinilai memiliki potensi menjadi Ketua Harian dan kelak menggantikan Megawati.

3. Jokowi

Nama Jokowi, sebetulnya, tidak ada dalam hitungan calon yang ideal untuk menggantikan Megawati. Aria Bima memandang Jokowi lebih tertarik dengan jabatan publik ketimbang ketua sebuah partai. “Pak Jokowi kan juga tidak terlalu tertarik di partai. Saya tidak melihat semacam minat Pak Jokowi untuk menjadi pemimpin partai,” kata Aria Bima.

Jadi, siapakah yang akan menjadi Ketua Umum PDIP menggantikan politikus senior yang bagi banyak kader akan selalu menjadi “Mbak Mega” di dalam hatinya?

(yms)

Infografik 3 Sosok Pengganti Megawati Sukarnoputri

Terakhir diperbarui pada 7 Agustus 2019 oleh

Tags: jokowiMegawatipdipprananda prabowoPuan Maharani
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Pakar UGM nilai, ikap Megawati atas retret: menjaga kewibawaan PDIP MOJOK.CO
Aktual

Ketundukan Kepala Daerah pada Megawati: Marwah PDIP hingga Efek Retret yang Belum Tampak Hasilnya

22 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.