Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Tahun Baru 2019 dan Kaleidoskop Hedon 2018 di Media Sosial Indonesia

Haris Firmansyah oleh Haris Firmansyah
31 Desember 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dari Hotman Paris sampai kabar Bambang Hartono si atlet Asian Games yang supertajir. Inilah kaleidoskop hedon 2018 di media sosial Indonesia sambut tahun baru 2019.

Gaya hidup Hotman Paris yang terpampang nyata di Instagram pribadinya, mencuri perhatian awak internet sejak awal tahun 2018. Koleksi Lamborghini, asisten pribadi, liburan ke Bali hampir tiap hari dan dikelilingi wanita seksi.

Iklan

Namun, Bang Hotman tak melulu pamer kekayaan, dia tekankan juga pentingnya motivasi dan kerja keras sejak pagi buta untuk meraih segala pencapaian. Salam tiga subuh—sampai tahun baru menjelang! Gaaas, Baaaang~

Soal tongkrongan, pengacara blink-blink ini pilih Kopi Johny, sebuah kedai pinggir jalan yang menjajakan kopi dan bakpao. Sederhana, merakyat, dan terjangkau.

Berbeda dengan kebanyakan kelas menengah ke bawah yang nekat ke Starbucks untuk disiksa secara finansial. Padahal sebagian orang sudah wanti-wanti: ngopi di Starbucks bisa bikin masuk neraka. Neraka dunia sudah pasti—buat yang belum mampu—apalagi cuma gaya-gayaan buat pesta tahun baru.

Di dunia ini ada dua tipe orang kaya; yang show off dan yang sembunyi-sembunyi. Seorang atlet Asian Games 2018 cabang Bridge adalah salah satu orang superkaya yang tidak ingin diketahui orang sampai hampir tahun baru 2019. Pliswelkom, beliau adalah Michael Bambang Hartono.

Woy, memangnya Djarum sama BCA ini punya mbahmu apa?

Bambang Hartono: Hehehe~

Yak betul, Pak Bambang Hartono ini sekarang memang tercatat sebagai empunya perusahaan PT. Djarum dan pemilik saham BCA.

Namun, biar kaya-raya begitu, ternyata beliau orangnya humble. Nggak mau jadi sorotan dan dikenal banyak orang. Soalnya kalau udah terkenal, beliau nggak bisa makan pecel lele pinggir jalan dengan nyaman seperti dulu.

Sampai sini, saya bangga, setidaknya saya punya satu kesamaan dengan salah satu orang terkaya di Indonesia: sama-sama suka makan di pinggir jalan. Soalnya kalau di tengah jalan, bisa ketabrak.

Akan tetapi kekayaan Bambang Hartono ternyata cuma fenomena gunung es. Selain beliau, masih banyak orang kaya di sekitar kita yang selama ini tak kasat mata sepanjang tahun 2018 sampai mendekati tahun baru 2019 ini. Mungkin film Crazy Rich Asians terasa seperti dongeng karena latar tempatnya jauh nun di Singapura sana, sudah begitu fiksi pula.

Namun, seorang sobat Twitter memberikan pandangan baru tentang #CrazyRichSurabayans. Orang-orang kaya yang tersembunyi di Ibukota Jawa Timur.

Sepak-terjang Crazy Rich Surabayans ini mengemuka melalui selentingan-selentingan di dunia maya. Isu itu juga berawal dari nguping alias overheard. Bukan yang bersangkutan yang menampilkan kemewahan di social media atawa mengaku sendiri ketika wawancara dengan Mbak Nana di Catatan Najwa.

Iklan

Konon, Lenmarc Mall di Surabaya adalah sebuah kado dari orang tua sugih minta ampun kepada kedua anaknya, yakni Lenny dan Marcia. Alasannya, ketimbang anaknya main ke mall setiap hari, mending bikin sendiri dong. Savage!

Crazy Rich Surabayan kembali menjadi sorotan ketika melangsungkan pernikahan. Disebutkan pestanya menghabiskan dana 10 miliar. Sudah gitu, nanggap Michael Learns to Rock (MLTR), Callum Scott, dan Ashanty untuk menggoyang panggung hajatan. Tak ketinggalan Choky Sitohang memandu acara sebagai MC. Mungkin seusai resepsi, lanjut Take Me Out untuk para undangan yang jomblo.

Namun, tak hanya pernikahan mewah yang bikin internet pecah. Pernikahan sederhana ala Youtuber Suhay Salim dan suami juga bikin warganet kaget. Dasar, warganet emang kagetan.

Mendekati tahun baru 2019, beauty vlogger ini menikah di KUA dengan pakaian supersantai. Jelaslah, hal ini menginspirasi banyak orang untuk tidak sungkan menyederhanakan pernikahan dan masuk ke dalam Anti Ribet-Ribet Club. Pasangan muda yang ogah nabung tapi pengen rabi, bakalan memandang itu sebagai solusi, atau resolusi kalau mau tahun depan.

Fenomena Indonesia Tanpa Resepsi jauh lebih berbahaya ketimbang Indonesia Tanpa Pacaran yang viral sepanjang tahun. Walaupun keduanya sama-sama mengusung visi menikah muda(h), pernikahan tanpa resepsi bakalan jadi ancaman bagi pengusaha MUA, dekorasi pernikahan, dan organ tunggal pengiring hajatan. Jangan lupa, usaha catering juga bisa sepi order.

Halo, halo, Chilli Pari? Orderan tetep aman kan ya Mas Gibran?

Selama ini pemain Instagram sudah terkenal dengan hedonisme dan visualisasi kehidupan serba aesthetic. Sepertinya pelakon Youtube mulai melancarkan perlawanan dengan melakukan sebaliknya: kesederhanaan.

Memang sih masih ada Youtuber hedon macam Atta Halilintar the King of YouTube yang riya’ dengan koleksi mobil mahal dan segala kekayaannya. Sampai-sampai banyak anak zaman now yang ter-influence oleh Bang Atta, lantas menjadikan punya mobil sport sebagai goals dalam kehidupan ini. Materialistis betul.

Huhuhu, masih adakah anak saleh yang cita-citanya memberi kejutan tahun baru ke kedua orang tuanya dengan mendaftarkan haji?

Setelah Suhay Salim viral dengan pernikahan selow, Raditya Dika masuk ke kolom trending membawa ide senada. Youtuber senior ini mengenalkan konsep hidup minimalis kepada para penonton. Radit menjual semua koleksi jam tangan mahalnya, lalu membeli satu jam tangan saja yang akan dikenakannya seumur hidup.

Namun, jangan salah, harga satu jam tangan itu setara dengan hasil penjualan semua koleksi jam tangannya yang segambreng. Poin pentingnya, gaya hidup minimalis mengharuskan penganutnya menjual barang-barang yang tak terpakai dan hanya memakai barang yang benar-benar punya kegunaan berarti.

Selama ini, Raditya Dika biasa tampil kasual dengan kaos polos dan celana pendek yang nggak sah kalau dipakai salat. Saya pikir alasannya memakai kaos polos karena membuka peluang untuk calon-calon brand sponsorship memasang iklan di sana. Semacam papan reklame bertuliskan space available milik Pemda di pinggir jalan. Ternyata itu bagian permulaan dari gaya hidup minimalis yang diterapkannya. Hal yang sama juga dilakukan Mark Zuckerberg.

Sekilas konsep hidup minimalis ini mirip dengan cara Orang Rimba memandang benda-benda di sekitarnya. Falsafah hidup tersebut pernah dijabarkan dalam sebuah esai di Mojok. Bahwa banyak barang cuma membikin orang tambah repot. Itu baru di dunia. Di akhirat, kebanyakan harta benda duniawi bikin perhitungan lama sewaktu Yaumul Hisab.

Yang jelas, menutup tahun 2018 sembari menyambut tahun baru sebentar lagi, media sosial Indonesia nggak bakal bisa melupakan viralnya gaya hidup hedon operasi plastik Ratna Sarumpaet dan pamer make up ala Young Lex karena sebab yang sama.

Sama-sama akting habis dikeroyok orang, sama-sama pura-pura dipukuli, sampai akhirnya sama-sama ngaku sebar hoax pada akhirnya. Bedanya, yang pertama, nangis-nangis sampai akhirnya kena pidana, yang satunya malah ketawa-tawa.

Terakhir diperbarui pada 31 Desember 2018 oleh

Tags: #CrazyRichSurabayans2019atta halilintarBambang Hartonohotman parisratna sarumpaetTahun Baru
Haris Firmansyah

Haris Firmansyah

Pegawai Bank Ibukota. Selain suka ngitung uang juga suka ngitung kata.

Artikel Terkait

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO
Tajuk

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
Barongsai di bandara saat imlek. MOJOK.CO
Hiburan

Semangat Tahun Kuda Api bikin Trafik Penumpang Milik InJourney Melambung 10 Persen Saat Imlek 2026

19 Februari 2026
Imlek 2026 di Candi Prambanan dan Candi Borobudur. MOJOK.CO
Kilas

Tahun Kuda Api Imlek 2026: Mencari Hoki Lewat Kartu Tarot di Antara Kemegahan Prambanan dan Borobudur

15 Februari 2026
Dari Jogja ke Solo naik KRL pakai layanan Gotransit dari Gojek yang terintegrasi dengan GoCar. MOJOK.CO
Liputan

Sulitnya Tugas Seorang Influencer di Jogja Jika Harus “Ngonten” ke Solo, Terselamatkan karena Layanan Ojol

1 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.