Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Teruntuk Para Pria yang Menyebut Tupperware “Cuma Wadah Plastik”

Amanda Putri oleh Amanda Putri
7 Oktober 2017
A A
Tupperware "Cuma Wadah Plastik"
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dalam hubungan, kadang munculnya konflik bukan dari hal yang rumit. Kadang soal yang bikin berantemnya pasangan bisa sesederhana … Tupperware yang ketinggalan.

Kepada para pria yang tak paham mengapa kami bisa cemberut hanya karena botol minum ketinggalan di kantor sementara “Ini kan cuma Tupperware“, ini pesan saya: Bang, Bro, Mas, kalian seharusnya waspada karena Tupperware itu barang berharga. Sama berharganya dengan cincin nikah kalian atau ingatan soal tanggal jadian. Kalau sampai hilang, bakalan berabe.

Begini, saya orang yang selalu membekalkan diri dengan produk Tupperware. Tolong dicatat ya, Tupperware adalah Tupperware, bukan wadah plastik. Bedakan. Saya punya berbagai variannya. Mulai dari kotak makan, botol minum, toples, bahkan tempat untuk menaruh saos ada. Tupperware bukan adalah sebab saya membawa bekal dari rumah, tapi merupakan bentuk eksistensi diri seorang perempuan.

Saya sering bingung sama orang yang suka ketinggalan Tupperware. Masa sih kalian suka ketinggalan bawa pulang barang berharga? Tupperware ketinggalan sama saja kalian mempertaruhkan keharmonisan hubungan demi sifat pelupa. Makanya kalau jadi cowok, peka dikit dong!

Ketinggalan Tupperware memang tidak sesederhana itu.

Bagi saya, membeli Tupperware itu tidak rugi. Soalnya, selain desainnya menarik dan materialnya bagus, kualitas Tupperware bolehlah dibandingkan dengan merek-merek lain yang kalian sebut “wadah plastik”. Tupperware juga bisa dijual lagi sebagai barang seken, kayak sepatu mahalmu itu lo, Mas, Bang, Bro.

Karena bisa dijual lagi sebagai barang seken, makanya Tupperware bergaransi seumur hidup. Ya kalau kamu pakainya nggak bener macam makan bekal di dekat kompor, nggak bakal bisa diklaim sih. Apalagi yang namanya hilang. Itu mana bisa diklaim, Bang, Mas, Bro.

Tenang kok. Ini bukan iklan. Saya memang pelanggan setia Tupperware yang puas. Ini sekadar testimoni.

Sekali Tupperware, tetap Tupperware. Ya memang kenyataannya nggak ada yang lebih bagus dari Tupperware. Dari segi desainnya aja lucu-lucu. Cocok banget untuk pak-bapak yang suka dibekalkan makanan sama istrinya atau nak-anak yang juga dibekalkan makanan untuk ke sekolah. Tujuannya adalah satu: bersama Tupperware, kita bisa makan teratur! Kalau kena maag, yang repot siapa? Istrinya kan, pacarnya kan, ibunya kan.

Untuk segi harga mah, Tupperware bisa terbilang worth it-lah. Beli sekali untuk seumur hidup. Makanya perlu distok supaya anak cucu juga bisa pakai. Namanya juga garansi seumur hidup, keuntungan macam ini nggak boleh dilewatkan. Jadi harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Toh juga kamu mampu beli sepatu muahalmu itu kok!

Sebenarnya proses buat beli Tupperware itu nggak ribet kok. Kalau nggak punya teman yang memang agen Tupperware, kita juga bisa jadi agennya. Nanti bisa kejar target buat jualan Tupperware supaya kalau belanja Tupperware, dapat diskon tambahan yang lebih besar. Beli sama teman saja dapat diskon 30%, gimana kalau naik pangkat di atas agen, ya kan?

Bukannya kalian mau istri hemat ya? Ini dapat diskon lo kalau beli Tupperware. Kan diskon 30% sisanya lumayan buat beli pulsa. Ya kan? YA KAN?

Karena semua kelebihan Tupperware itu dan posisinya sebagai barang berharga, gimana nggak panik kalau itu barang sampai ketinggalan. Paniknya itu takut kalau sampai ada yang mencuri. Kamu kan nggak tahu kalau ada yang mengintai Tupperware milik istri atau pacarmu karena bentuknya lucu nan menawan.

Iklan

Jadi, sudah jelas to sekarang kenapa kami-kami ini bisa rempong banget soal “wadah plastik” satu ini? Sudah paham? Kalau belum paham, nggak usah maksa. Ikutin aja aturan mainnya, soalnya situ toh nggak paham. Lagi pula, ada dua peraturan tak tertulis untuk kepemilikan Tupperware: (1) istri atau pacar selalu benar soal Tupperware, (2) kalau istri atau pacar salah soal Tupperware, lihat peraturan nomor (1).

Dan kalau kalian mau memberi hadiah seperangkat Tupperware edisi khusus kepada kami, itu pasti jadi hadiah yang sangat istimewa. Apalagi kalau ditambah dengan uang tunai. YA KAN, BU-IBU?

Dengan rendahnya kesadaran kamu soal keberadaan Tupperware, emangnya kamu mau bayar pajak lebih tiap tahunnya untuk barang yang tidak kamu peduliin?

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2019 oleh

Tags: istrimakanpacarsuamitupperwarewadah plastik
Amanda Putri

Amanda Putri

Artikel Terkait

bapak-bapak nongkrong.MOJOK.CO
Sehari-hari

Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

11 Mei 2026
Istri Super Jadi Budak Suami Pengangguran Kelas Premium MOJOK.CO
Esai

Derita Istri Jadi “Budak” Kasta Tertinggi Suami Pengangguran yang Lebih Mementingkan Burung Peliharaan ketimbang Anak dan Istri

28 Oktober 2025
Tupperware berharga. MOJOK.CO
Ragam

Pesan Terakhir dari Tupperware, Saat Harta yang Paling Berharga di Atas Keluarga Kini Sudah “Tak Ada” Lagi

16 April 2025
Toples Tupperware bikin nelangsa usai ibu tiada dan rasa iri karena kemiskinan keluarga MOJOK.CO
Kabar

Toples Tupperware Beri “Kesedihan Abadi” usai Ibu Tiada dan Rasa Iri pada Keluarga Teman Sendiri

15 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule.MOJOK.CO

Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule

4 Juni 2026
Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026
Event lari Merbabu Skyrace makin diminati banyak orang lintas negara, jadi potensi sport tourisme di Jawa Tengah dengan daya tarik lari lintas alam di Gunung Merbabu MOJOK.CO

Merbabu Skyrace: Event Lari Melintasi Keindahan Gunung Merbabu, Sport Tourism yang Bikin Sebuah Dusun Mendunia

6 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.