Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Parkir Liar di Samsat Jogja, Ironi Daerah Istimewa ketika Aktivitas Ilegal Terjadi di Dekat Polisi Bekerja

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
11 Januari 2024
A A
Parkir Liar di Samsat Jogja, Ironi Lainnya dari Daerah Istimewa MOJOK.CO

Ilustrasi Parkir Liar di Samsat Jogja, Ironi Lainnya dari Daerah Istimewa. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kudu lapor ke siapa?

Pada 23 Mei 2021, ada seseorang membuat laporan via E-Lapor DIY. Dia melaporkan bahwa terjadi penetapan parkir liar di minimarket Jogja, yaitu Alfamart dan Indomaret. Jadi, “jukir dadakan” memalak Rp3 ribu sebagai tarif parkir. Padahal, Alfamart dan Indomaret tidak pernah menetapkan parkir berbayar di gerai mereka.

Adalah Dinas Perhubungan DIY merespons laporan tersebut. Mereka bilang gini:

“Dari pihak minimarketnya sudah memasang plang gratis parkir, maka sebenernya anda bisa saja menolak hanya saja mungkin pengelola/karyawan minimarketnya juga tidak kuasa menolak jika ada oknum masyarakat yang ingin “cari nafkah” seperti itu. saran kami: untuk berikutnya bisa saja anda pilih minimarket lain yang free parkir jadi anda lebih nyaman, namun aduan anda tetap kami sampaikan ke pihak pemda Bantul mengingat perihal parkir merupakan kewenangan pemda kabupaten/kota. terima kasih.”

Ada beberapa hal lucu dari jawaban tersebut. Pertama, Dishub berasumsi bahwa pengelola minimarket tidak kuasa menolak jika ada oknum warga cari nafkah seperti itu. Jika mampu berasumsi seperti itu, artinya Dishub Jogja tahu salah 1 penyebab munculnya parkir liar. Kalau Dishub saja tahu, masak polisi tidak.

Kedua, saran Dishub adalah cari minimarket lain yang “free parkir”. Iya, kamu nggak salah baca. Sudah pakai diksi “free parkir” yang salah banget penulisannya, malah warga yang kudu repot cari minimarket lain. Gimana kalau pilihan terdekat bagi warga memang minimarket tersebut? Kepikiran sampai sana apa nggak ya?

Ketiga, perihal parkir itu kewenangan Pemkab dan Pemkot. Kalau masalah parkir liar di Jogja masih menjamur sampai kini, mengingat laporan di atas sudah berusia 2 tahun, lalu apakah Pemkab dan Pemkot sudah beneran bekerja?

Lalu, kita kudu lapor ke siapa supaya masalah ini lekas selesai?

Duit parkir itu memang menggiurkan

Saya pikir, salah 1 sebab munculnya profesi parkir liar di jogja karena faktor ekonomi. Pemasukan dari parkir itu tidak pernah main-main. Pada 2018, mantan Bupati Sleman, Sri Purnomo, pernah menyampaikan bahwa pemasukan dari parkir di lokasi wisata berkontribusi kepada meningkatnya kas daerah. 

Kalau sampai bisa “berkontribusi kepada meningkatnya kas daerah” kamu bisa membayangkan sendiri besarnya nilai parkir. Itu 2018, bagaimana dengan 2023?

Radar Jogja mengangkat berita bahwa pada 2023, PAD Retribusi Parkir Sleman melampaui target. Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran melampaui target. Duit masuk dari retribusi parkir Tepi Jalan Umum (TJU) mencapai Rp1,993 miliar.

Wahyu Slamet, Kepala UPTD Pengelolaan Perparkiran Dinas Perhubungan Sleman, mengungkapkan bahwa angka di atas sudah melampaui target. Targetnya sendiri senilai Rp1,922 miliar. Jadi, silakan bayangkan jumlah pemasukan ini yang “cuma” di Sleman. Bagaimana dengan Kota Jogja, Bantul, dan Gunung Kidul yang menjadi jujugan wisata di paruh akhir Desember 2023 lalu?

Sudah membayangkan? Sekarang kamu bisa membayangkan juga besaran duit dari parkir liar dengan nominal jauh di atas tarif resmi. Wisatawan, begitu sampai di lokasi wisata, tentu nggak punya pilihan selain menerima keadaan. Palingan mereka curhat di medsos dan jadi ramai. Sudah, begitu saja.

Kalau sudah begitu, nggak heran parkir liar tetap semringah bekerja di Jogja. Dilema antara “kebutuhan akamsi” dan kenyamanan warga secara keseluruhan memang perdebatan yang tidak akan usai. Oleh sebab itu, hanya hukum dan penegakannya yang bisa menjadi penengah serta solusi. Apakah kita boleh berharap?

Penulis: Moddie Alvianto W.

Iklan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut dan analisis menarik lainnya di rubrik ESAI.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2024 oleh

Tags: BantulJogjamalioboroparkir di Jogjaparkir liarparkir liar di indomaretparkir liar di jogjaparkir liar di samsat jogjaparkir liar di slemanparkir nuthuk malioborosamsat
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di RKI. Tinggal di Yogyakarta.

Artikel Terkait

Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO
Sosial

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026
Pembangunan Masif Rusak Hutan Papua, Belasan Spesies Satwa Terancam Punah.MOJOK.CO

Pembangunan Masif Rusak Hutan Papua, Belasan Spesies Satwa Terancam Punah

3 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.