Kafir yang Baik dan Benar
Jadi manusia saja dulu, baru kemudian sok-sokan agamis. Jadi manusia saja susahnya minta ampun, boro-boro jadi ahli agama.
Baca selengkapnyaDetailsJadi manusia saja dulu, baru kemudian sok-sokan agamis. Jadi manusia saja susahnya minta ampun, boro-boro jadi ahli agama.
Baca selengkapnyaDetailsKetika mulai muncul tulisan-tulisan tentang sufi dengan permainan kata yang indah, saya bergumam, inilah Candra Malik yang asli.
Baca selengkapnyaDetailsYang menarik soal pemblokiran adalah respons netizen yang maha agung dan mewakili ratusan juta rakyat Indonesia.
Baca selengkapnyaDetailsBeberapa dampak buruk dari pemblikiran situs-situs yang dianggap radikal.
Baca selengkapnyaDetailsBeberapa hal yang patut kamu sesali kalau belum pernah ke Malang.
Baca selengkapnyaDetailsCatatan Mojok tidak ada apa-apanya dengan Catatan Minggir.
Baca selengkapnyaDetailsMungkin, pekok adalah koentji untuk membuka hati bangsa ini yang kian dipenuhi iri, dengki, benci dan caci-maki.
Baca selengkapnyaDetailsMenu apa yang biasa dihidangkan sebagai penutup pada jamuan makan di Indonesia? Tidak lain, tidak bukan adalah T-E-M-A-N!
Baca selengkapnyaDetailsApa yang perlu dilakukan agar bermanfaat bagi orang lain? Arman Dhani barangkali bisa dijadikan suri teladan.
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.