Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Bobo Junior yang (Terpaksa) Berhenti Sebelum Jadi Senior

Bobo Junior telah menjadi kawan bermain sekaligus belajar bagi anak-anak berusia 3 hingga 7 tahun sejak 2002 lalu.

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
21 Desember 2022
A A
majalah bobo junior berhenti terbit mojok.co

Ilustrasi Bobo Junior (Ega Fanshuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte secara resmi telah meminta maaf atas keterlibatan negaranya dalam perbudakan selama 250 tahun. Pemintaan maaf atas aksi yang ia sebut sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan” itu diucapkan setelah hampir 150 tahun berakhirnya perbudakan di sejumlah negara, seperti Suriname, Karibia, hingga Indonesia.

Reaksi negara-negara tersebut kepada Belanda beragam. Ada yang menerima, ada yang nggak. Sebagai warga dunia, jelas, dong, kita mengutuk segala bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk apa yang sudah terjadi ratusan tahun silam. Saya rasa, para pelaku aksi tersebut akan merasa malu bukan main saat mengetahui kenyataan bahwa bertahun-tahun kemudian, negara tempat mereka berasal mampu menjalin hubungan positif dengan pihak-pihak yang mereka jajah.

Iklan

Secara sederhana, para penjajah Belanda—saya yakin—bakal malu banget sama Bobo.

Bobo adalah nama majalah asli Belanda yang terbit pertama kali pada tahun 1968. Dengan karakter utama bernama sama dengan judul, Bobo menggambarkan kehidupan tokohnya yang masih anak-anak, berusia sepuluh tahun, dan berwujud kelinci. Di Indonesia, Bobo diadaptasi sejak tahun 1973.

Edisi Indonesia mengalami beberapa penyesuaian yang dilakukan oleh tim redaksi, termasuk pada cerita-cerita bergambar lain yang ada di dalam majalah, seperti Bona dan Rong Rong. Namun, ada pula versi saduran asli dari Belanda, yaitu majalah yang terbit setiap dua pekan dengan nama Bobo Junior.

Bobo Junior telah menjadi kawan bermain sekaligus belajar bagi anak-anak berusia 3 hingga 7 tahun sejak 2002 lalu. Namun, sepertinya waktu bermain sudah habis. Kini, Bobo Junior hanya berfokus mengajak pembaca belajar. Bukan belajar membuat prakarya atau menggambar seperti yang selama ini ia lakukan, Bobo Junior rupanya berniat mengajari pembaca untuk belajar merelakan.

Ya, Bobo Junior telah mengabarkan berhenti terbit. Edisi terakhirnya akan terbit hari ini, tanggal 21 Desember 2022. Kabar ini seperti yang diinfokan oleh Kompas Gramedia (KG Media) yang suratnya sudah beredar di sosial media.

Tahun yang baru akan datang, begitu pula dengan kehidupan Bobo Junior. Bobo Junior pamit dengan alasan yang masih belum kita pahami secara detail. Mungkin—ini hanya mungkin—Bobo Junior ingin bobo lebih awal daripada Bobo senior. Saya rasa, kita bisa pastikan Bobo Junior juga tidak akan kembali dalam dua hari kemudian. Pasalnya, kalau sampai begitu, namanya bukan Bobo Junior, melainkan Ria Ricis sewaktu pamit dari YouTube.

Ini pasti menjadi momen yang berat bagi para pembaca Bobo Junior yang memang masih junior. Bayangkan, anak-anak sekecil itu harus mengalami fase sedih karena berjumpa pada titik bernama perpisahan! Kita aja sulit move on, gimana anak-anak?!

Perpisahan, apa pun wujudnya, tentu tak mudah, termasuk dengan bacaan favorit. Nggak perlu jauh-jauh. Contohnya bisa kita ingat saat situs web Mojok dikabarkan tutup. Tagar #MojokBubar menjadi tren di Twitter dan banyak orang menyayangkan perpisahan yang mendadak itu…

…sebelum akhirnya Mojok comeback dan sekarang kamu bisa membaca esai ini—esai yang mengabarkan sumber bacaan lain berhenti tayang.

Selain Bobo Junior, ada majalah anak lain yang berhenti terbit, yaitu Mombi dan Mombi Junior SD. Lucunya, Mombi dulunya bernama Bobo Kecil. Saya jadi bertanya-tanya terhadap fakta ini. Apakah Bobo memang tidak ditakdirkan menjadi anak kecil atau junior sehingga harus dihentikan? Apakah usia minimal seorang kelinci untuk menjadi tokoh utama dalam majalah anak-anak Indonesia adalah sepuluh tahun—tidak kurang?

Bersama dengan Bobo Junior, tabloid Nova juga dikabarkan akan berhenti terbit. Edisi terakhirnya direncanakan rilis sehari setelah “hari akhir” bagi Bobo Junior, yaitu pada 22 Desember 2022. Bahkan, edisi terakhir tersebut merupakan edisi bundling dari dua nomor sekaligus. Ini malah mengesankan perpisahan yang terburu-buru dan kian menyayat hati, bukan?

Saya yakin, bukan hanya saya yang dulu membayangkan kehidupan berjalan bersama tabloid. Jika masa kecil kita ditemani oleh tabloid Fantasi, masa dewasa pun akan ditemani oleh tabloid Nova. Namun, coba lihat sekarang: Tabloid mana lagi yang bisa kita andalkan?

Iklan

Berakhirnya masa-masa Bobo Junior, Mombi, Mombi Junior SD, hingga tabloid Nova seolah menjadi pengingat bagi kita bahwa, pada akhirnya, perpisahan itu sungguhan ada. Momen-momen ketika pengantar majalah dan tabloid langganan datang mengantar edisi terbaru pun mungkin lama-kelamaan akan berganti dengan momen-momen lain dalam hidup. Sampai saat itu tiba—bahkan untuk masa-masa yang akan datang kemudian—saya yakin para pembaca majalah dan tabloid tersebut akan mengingat dengan baik jasa tim redaksi yang telah setia menyuguhkan bahan bacaan secara rutin dan teratur.

Terima kasih, Bobo Junior dan seluruh majalah serta tabloid yang berhenti “bertugas”. Sebagai penikmat majalah zaman dulu sekaligus K-Poper generasi dua, pesan saya cuma satu: Setelah Bobo Junior bubar, Super Junior jangan ikutan pamit. Saya masih ingin nonton konsernya!

Penulis: Aprilia Kumala
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Bobo, Majalah Literasi Anak buat Anak yang Pertama Saya Kenal

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2022 oleh

Tags: berhenti terbitbobo juniormajalahmajalah bobo
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

List

5 Tafsir Alternatif Logo Asian Games 2018: Kenapa Harus Warna-Warni?

5 Agustus 2018
Teori Hilangnya Rong Rong dari Cerita Bona Gajah Kecil Berbelalai Panjang MOJOK.CO
Pojokan

Teori Hilangnya Rong Rong dari Cerita Bona Gajah Kecil Berbelalai Panjang

12 Januari 2018
Kilas

Hugh Hefner, Si Legenda Seksualitas Itu Akhirnya Tiada

29 September 2017
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.