Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Google Pixel: Ponsel Android yang Paling Kafah

Dominico Zekhonya oleh Dominico Zekhonya
16 September 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tahun lalu boleh jadi tahun yang ramai bagi industri ponsel cerdas. Banyak jenama mengeluarkan produk-produk andalan mereka. Sebut saja Apple (iPhone 7), Samsung (Galaxy S7), LG (V 20), Xiaomi (Mi Mix), dan juga Google (Pixel). Semuanya mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Rasanya makin sulit menentukan pilihan terbaik saat memilih gajet.

Sebermula dari kebosanan memakai iPhone 5S yang mulai ketinggalan zaman seperti Si Doel, saya mulai berselancar mencari referensi gajet yang cocok untuk menggantikan iPhone 5S. Sempat tertarik kepada iPhone 7, tapi kok ya iPhone lagi iPhone lagi.

Bagaimana dengan Samsung? Wah, memangnya saya sebegitu putus asanya sampai mesti pakai ponsel Samsung? Samsung itu bagi saya hanya cocok buat kelas menengah yang gaptek. Apalagi waktu itu Samsung sedang goyah karena kasus ledakan baterai Note 7 yang memilukan sekaligus memalukan itu. Banyak pengguna kecewa dan berhati-hati membeli Note 7. Jadi jelas, Samsung otomatis saya coret dari opsi pengganti berikutnya.

Pilihan gajet saya akhirnya condong ke Google Pixel.

Saya kemudian lanjut mencari informasi seputar ponsel Google ini. Banyak review dari situs teknologi yang menyatakan bahwa Pixel adalah ponsel Android terbaik saat itu dengan harga sedikit lebih miring ketimbang iPhone (sekitar 10 jutaan). Tak salah lagi, saya akhirnya mantap memutuskan untuk membelinya.

Setelah menggunakan Pixel kurang lebih tujuh bulan, berikut ini adalah beberapa keunggulan si Pixel yang sudah saya rasakan dibandingkan dengan ponsel lain.

Kamera Terbaik

Resolusi kamera 12 MP (kamera utama) dan 8 MP (kamera depan) milik Pixel bisa dibilang kombinasi yang siap tempur. Namun, bukan semata karena piksel kameranya yang sudah mumpuni, tetapi fitur HDR+ yang membuatnya spesial.

HDR+ adalah peningkatan dari fitur HDR yang banyak dipakai pada gajet Android saat ini. Ia adalah sebuah mode high-dynamic range yang memungkinkan jepretan kamera yang sangat lebar dengan warna impresif. Bahkan dalam keadaan pencahayaan yang ekstrim. HDR+ diklaim Google sanggup menjepret gambar berbasis HDR dengan sangat cepat. Sehingga hasil foto yang diperoleh menjadi lebih spesial.

DxOMark—situsweb pemeringkat kualitas gambar pada hasil jepretan kamera, mengganjar Pixel dengan nilai 89, tertinggi ketika itu di jajaran kamera smartphone. Persis di bawahnya, yaitu skor 88 adalah Samsung Galaxy S7 Edge, HTC 10 dan Sony Xperia X Performance. Belakangan nilai 89 ini digeser oleh performa kamera HTC U11 (skor 90).

Kamera iPhone 7 (skor 86) yang dikenal bagus seperti tidak ada apa-apanya dibanding Pixel. Membandingkan keduanya seperti menjejerkan Agus Mulyadi dan Francesco Totti. Mau diajak foto dengan cahaya minim atau di dalam ruangan, berani. Di luar ruangan, apalagi. Ditambah fitur video stabilization bikin kamera ini adalah pilihan yang tidak buruk.

Perbandingan jepretan Pixel dengan beberapa kamera smarthone lain (sumber: theverge.com)
Perbandingan jepretan Pixel dengan beberapa kamera smarthone lain (sumber: theverge.com)

Perangkat Keras dan Lunak terbaik

Di dapur pacu, RAM 4GB di jeroan, Pixel cukup untuk mendukung performa edan Snapdragon 821. Alhasil performa lancar jaya bagai cicilan mobil bulan-bulan awal. Belum lagi dukungan sistem operasi Android murni yang bebas dari aplikasi-aplikasi kurang penting, semakin membikin saya menyayangi ponsel ini.

Teknologi Snapdragon 821 yang koheren dengan keandalan sistem operasi Nougat 7.1 bikin baterai lebih awet. Saya pernah pakai Pixel tanpa bawa pengisi daya sekitar 31 jam. Untuk pemakaian harian rata-rata kurang lebih di angka 20 jam. Ketika mengisi ulang daya pun, fitur fast charging-nya sangat membantu.

Satu lagi, teknologi pemindai sidik jarinya asoi banget. Secara ergonomis letaknya pas dengan telunjuk saya. Apalagi kalau dibandingkan Galaxy S8 yang letak pemindai sidik jarinya alay banget itu.

Spesifikasi perangkat keras Pixel (Sumber: zdnet.com_
Spesifikasi perangkat keras Si Google Pixel (Sumber: zdnet.com)

Jack 3.5mm

Ini adalah fitur “kuno” yang bikin Pixel punya pembeda dibandingkan iPhone 7. Bagaimanapun jack 3.5mm itu masih dibutuhkan buat yang suka mendengarkan musik atau nonton Youtube. Kebanyakan headset yang ada di pasaran sekarang juga masih menggunakan jack 3.5mm.

Iklan

Apple ketika itu beralasan membuang teknologi ini untuk memangkas ketebalan perangkat anyarnya. Biarpun belakangan lubang kenikmatan ini bakal dihilangkan di Pixel 2, pilihan menggunakan jack 3,5mm di Pixel sudah cukup menyudutkan iPhone 7.

Heh, bagaimana rasanya kena gocek Tim Cook?

OK Google

Fitur asisten digital sebenarnya adalah jualan utamanya Pixel. Kamu cukup mengucapkan OK Google, maka asisten digital yang luar biasa pintar ini akan merespons. Kalau kamu pernah mencoba berinteraksi dengan Siri, Google Assistant akan memberikan sensasi berbeda sekaligus pengin menginjak Siri yang ada di iPhone-mu.

Siri begitu kental dengan kesan robotik dan miskin dialog. Google Assistant jauh lebih cerdas. Ibarat Google Assistant adalah lulusan S2, Siri masih berusaha kejar paket C, bro. Google Assistant sudah bisa diajak bermain gim—kadang mereka yang menawarkan, diminta mengirim pesan via Whatsapp atau Telegram ke daftar kontak yang ada di buku telepon, dan masih banyak yang lainnya.

Apple kayaknya punya pekerjaan rumah mahaberat untuk membuat Siri tidak tampak bodoh di depan Google Assistant. Bahkan, kalau kamu kurang kerjaan, Google Assistant bisa dimintai bantuan menerjemahkan lirik lagu Despacito, lho!

Penyimpanan Tak Terbatas

Google menyediakan dua pilihan kapasitas penyimpanan internal pada ponsel ini, yaitu 32GB dan 128GB. Menariknya, mereka memberikan fasilitas penyimpanan awan Google Drive tak terbatas bagi para pengguna untuk menyimpan foto dan video.

Dengan kamera resolusi tinggi, ukuran file foto dan video yang dihasilkan sudah pasti bakal memenuhi kapasitas memori. Apalagi Pixel mendukung format video UHD 4K (30 fps), memori internal habis adalah keniscayaan dan penyimpanan awan adalah kunci.

Android Terbaru

Pixel bukan produk Android pertama Google. Mereka sempat merilis label Nexus yang berkolaborasi dengan banyak vendor ponsel. Nexus dianggap gagal oleh Google, meskipun mendapat sambutan hangat di kalangan geek.

Setelah melalui perencanaan yang matang, Google merilis Pixel. Yang membuatnya berbeda adalah Google melabelinya sebagai ponsel Google, meskipun implementasinya mereka tetap menunjuk vendor tertentu untuk proses produksi. Di halaman situswebnya, Pixel percaya diri menggunakan slogan ‘Pixel, Phone by Google – Made By Google’.

Jika dulu Nexus selalu mendapat antrean awal dalam proses update, maka sekarang giliran Pixel yang mendapatkan privilese tersebut. Android Oreo yang diluncurkan 21 Agustus 2017 lalu, sekarang sudah bisa dinikmati pada Pixel kesayangan saya. Di Samsung-mu kapan, bro?

***

Biarpun Pixel tampak begitu superior, saya tetap merasakan ada beberapa kekurangan. Yang terkini adalah sulitnya mencari pelindung layar Pixel di Jakarta. Jikapun ada, ukurannya tidak pas.

Pixel sebenarnya juga tidak dijual secara resmi di Indonesia karena tidak memenuhi standar mengada-ada bernama TKDN-kerjaan-sahabat-buzzer-itu. Beruntung saya punya teman yang kaya dan hobinya bolak-balik Amerika-Indonesia, sehingga saya bisa nitip doi. Pertimbangan lain, jika di Indonesia ada yang menjual Pixel, selisih harganya bisa buat beli Beat seken yang biasa dipakai narik ojek online. Lumayan parah.

Kalau kamu punya intensi seperti saya, kelas menengah yang kafah dan selalu ingin tampil terdepan meski dikejar ketakutan bayar katering pernikahan dan KPR, monggo beralih ke Pixel dan buang ponselmu yang lama dan ora mbejajik itu.

Tapi, kalau cuma punya bajet terbatas, gaji gak lebih dari UMR, dan nihil proyek sampingan, ya sudah, smartphone merek Xiaomi sepertinya lebih pas untuk sampean. Nggak usah terlalu maksa. Hidup ini sebenarnya ringan, yang suka bikin berat itu gengsinya.

Terakhir diperbarui pada 16 September 2017 oleh

Tags: androidGalaxy S8Google PixeliPhone 7kameraSamsungXiaomi
Dominico Zekhonya

Dominico Zekhonya

Artikel Terkait

Xiaomi POCO ternyata lebih berguna ketimbang Samsung Galaxy. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kecewa dengan Penyakit “Kronis” Samsung Galaxy yang Habiskan Duit Berjuta-juta, Ternyata Merek “Murahan” Lebih Berguna

2 Maret 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO
Sehari-hari

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)
Catatan

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
Poco C75: Hape Entry Level Terbaik, Harganya Sejutaan Saja MOJOK.CO
Konter

Poco C75, Hape Sejutaan yang Kini Menyandang Status Terbaik di Kelas Entry Level

12 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Nasib Suram Pekerja Jakarta Rumah di Bekasi, Dituntut Bekerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

17 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
Alasan Kita Perlu Bersama Andrie Yunus di Tengah Pejabat Korup. MOJOK.CO

ICW: Usut Tuntas Kekerasan “Brutal” terhadap Andrie Yunus, Indikator Bahaya untuk Pemberantasan Korupsi

14 Maret 2026
Brio, Mobil Honda Paling Menderita Sepanjang Sejarah MOJOK.CO

Brio Adalah Mobil Honda Paling Menderita: Sering Dihina Murahan, tapi Sebetulnya Paling Ideal Menjadi Mobil Pertama Bagi Anak Muda yang Tidak Takut Cicilan

12 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.