• 23
    Shares

MOJOK.CODengan banderol kurang dari empat juta rupiah, Redmi Note 7 siap meramaikan pasar smartphone kelas menengah di Indonesia. Sejumlah keunggulan seperti kamera 48 MP, chipset Snapdragon 660, dan Android Pie 9.0, menjadi daya tarik yang menggiurkan.

Jelang hari terakhir Consumer Electronic Show (CES) 2019 di Las Vegas, Amerika Serikat, Xiaomi mengenalkan perangkat terbarunya, Redmi Note 7. Helatan itu sekaligus mengenalkan sub-brand terbaru pabrikan asal China ini setelah Pocophone, yaitu Redmi. Dengan kata lain, Redmi secara resmi memisahkan diri dari bayang-bayang Xiaomi.

Praktis untuk lini smartphone, kini Xiaomi hanya memiliki seri Mi yang akan bertarung di kelas premium. Sementara untuk kelas smartphone yang mengedepankan performa, Xiaomi punya Pocophone. Dan Redmi ini ditujukan untuk menyasar segmen entry-level hingga mid-range.

Pemisahan sub-brand dari merek induknya telah terjadi sejak zaman ZTE yang membuat Nubia pada 2012. Huawei pun sudah memiliki Honor untuk sub-brand-nya. Oppo juga punya Realme. Dan apabila ditelisik, alasan masing-masing merek dalam membuat sub-brand adalah soal bagaimana memenangkan pertarungan di pasar. Setiap sub-brand diharapkan memenangi pasar mereka sendiri, sementara merek induknya menjaga diri agar tetap bercitarasa istimewa di mata konsumen loyalnya.

Pertanyaannya, mampukah Redmi Note 7 yang merupakan produk pertama dari Redmi itu memenangi pertarungan di segmen yang mereka sasar? Tanpa bermaksud mendahului kuasa Tuhan, sepertinya mereka mampu. Sebab melihat price-to-spec yang ditawarkan saat perkenalan itu, Redmi Note 7 cukup menjanjikan untuk diburu.

Dari sisi desain, Redmi Note 7 memakai desain kekinian dengan bodi glossy yang mengadopsi tren warna gradasi. Cuma warna gradasi ini tidak berlaku untuk versi warna hitam. Sementara itu, jika diperhatikan dengan seksama, Redmi Note 7 memiliki desain yang sama dengan Huawei Nova 3i Mi Play.

Di bodi belakang Redmi Note 7 ada pengaturan kamera ganda yang dipasang vertikal dengan sensor flash dibawahnya. Di bagian tengah bodi belakang ini ada fingerprint sensor yang berbentuk lingkaran yang dibawahnya ada tulisan “Redmi by Xiaomi”. Kalau dilihat sekilas memang mirip dengan Mi Play, tapi Redmi Note 7 lebih besar dan berat.

Bagian depan Redmi Note 7 dilengkapi oleh layar panel IPS LCD dengan lebar 6,3 inci, rasio 19,5:9, serta dilindungi oleh coating Gorilla Glass 5. Smartphone ini memiliki rasio screen-to-body sebesar 81,4 %.

Artinya, meski mempunyai bentang layar 6,3 inci, tak membuat smartphone ini jadi susah dimasukkan ke saku. Sebab, dengan persentase tersebut, smartphone ini memiliki dimensi panjang 15,92 cm, lebar 7,52 cm, dan tebal 0,81 cm. Memangnya ada mulut saku baju orang dewasa yang kurang dari 7,6 cm?

Rasio screen-to-body yang besar pada smartphone memang mengorbankan penempatan kamera depan dan proximity sensor. Alhasil demi tetap mempertahankan layar yang lebar dengan bodi tetap tidak gembrot, pabrikan sengaja membuat ‘cacat’ yang kerap disebut poni. Redmi Note 7 pun mengadopsi hal serupa. Smartphone ini memakai poni tetes air yang ditempati oleh kamera depan dan proximity sensor.

Kamera depan Redmi Note 7 memiliki resolusi 13 MP. Namun sektor kamera depan ini bukan menjadi bahan jualan Redmi, sebab jualannya ada pada sektor kamera belakang yang memiliki resolusi 48 MP. Sebagai penegasan, di bawah setup kamera ganda di bodi belakang tertulis “48 MP AI Dual Camera”.

Kamera beresolusi monster ini memiliki bukaan f/1.8. Dengan sensor kamera Isocell GM1 buatan Samsung, kamera ini mampu menghasilkan jepretan dengan resolusi tinggi. Redmi pun menjamin kalau sensor ini ciamik dalam menghasilkan foto meski dalam kondisi cahaya yang kurang bagus. Sementara itu kamera belakang kedua dengan resolusi 5 MP berfungsi membuat efek bokeh terasa lebih nyata.

Andalan lain dari Redmi Note 7 tentu dapur pacunya. Smartphone ini mengandalkan chipset Snapdragon 660 dengan fabrikasi 14nm. Penggunaan Snapdragon 660 pada perangkat ini menjadi angina segar bagi penggandrung seri Redmi Note. Dua seri Note sebelumnya, yaitu Redmi Note 5 Pro dan Redmi Note 6 Pro sama-sama masih menggunakan Snapdragon 636.

Sementara itu urusan grafis Redmi Note 7 diserahkan pada Adreno 512. Untuk RAM yang ditawarkan ada tiga pilihan, yakni 3 GB, 4 GB, dan 6 GB. Sementara memori internalnya hanya ada dua opsi, yakni 32 GB dan 64 GB. Pada sisi perangkat lunak, Redmi Note 7 akan memakai mulai memakai Android 9 Pie dengan kustomisasi MIUI 10.

Untuk menyuplai dapur pacu tadi, Redmi Note 7 ditenagai oleh baterai tanam Li-Po sebesar 4.000 mAh. Kapasitas baterai ini masih sama seperti yang digunakan pada versi Redmi Note sebelumnya alias belum ada peningkatan. Menurut petunjuk spesifikasinya dan keberadaan port USB Type-C, smartphone ini mendukung fitur Fast Charging 4 dari Qualcomm.

Namun kabarnya, agar bisa menikmati fitur pengisian cepat ini, konsumen harus membeli charger-nya secara terpisah atau charger khusus fast charging yang tersedia banyak di pasaran. Ya, belilah, masak minjem, Rudolfo?

Meski baru dikenalkan, akun media sosial Xiaomi Indonesia sudah gencar meramaikan Redmi Note 7 ini. Hal ini menjadi tanda kalau Redmi Note 7 bakal masuk ke Indonesia secara resmi. Dengan ketersediaan beberapa varian spesifikasi dan warna, belum diketahui mana saja yang bakal dibawa Redmi ke tanah air.

Spesifikasi Redmi Note 7

Soal harga banderol sendiri, Redmi membanderol Redmi Note 7 mulai dari 999 Yuan atau setara Rp 2,1 juta hingga versi tertingginya dibanderol 1,399 Yuan atau sekitar Rp 2,9 jutaan. Mengingat harga resmi Redmi Note 6 Pro di pasaran yang masih ada pada harga Rp 3,3 jutaan, harga Redmi Note 7 untuk opsi spesifikasi tertinggi sepertinya bakal lebih mahal dari Rp 3,3 juta.

Bagaimana, tergiur dengan penawaran Xiaomi, eh maaf, Redmi ini, bosque? Tapi jangan dulu tergiur dengan barang bergaransi distributor, tunggu saja tanggal perilisannya di Indonesia. Pantau terus jaringan Mi Store yang tersebar di banyak kota di Indonesia.

Redmi menargetkan akan menjual habis sebanyak satu juta unit Redmi Note 7 pada bulan pertama setelah rilis di China. Yang penting, siapkan tabungan dan berdoa saja agar Redmi Note 7 ini tak jadi barang gaib dan tak cepat habis di pasaran.

 

  • 23
    Shares


Tirto.ID
Loading...

No more articles