Toyota Corolla KE20, Mobil Goblok tapi Irit dan Fleksibel MOJOK.CO
Toyota Corolla KE20, Mobil Goblok tapi Irit dan Fleksibel MOJOK.CO

Toyota Corolla KE20, Mobil Goblok tapi Irit dan Fleksibel

MOJOK.COJadi, kalau Anda sekalian memang berminat, tunggu apalagi? Beli Toyota Corolla KE20 di tukang loak terdekat sekarang juga!

Coba kalian searching di Google tentang Toyota Corolla KE20. Bakal keluar ratusan ribu gambar mobil yang bentuknya kayak Ford Mustang tapi gagal tumbuh, alias kurang gizi dan agak lebih bulat. Itulah dia, Toyota Corolla generasi ke-2 yang sangat legendaris dan warbyasah!

Sedikit sejarah tentang Toyota Corolla. Pada 1966, mobil ini awalnya diproduksi Toyota untuk mengikuti keinginan pasar. Brojol, deh, Corolla generasi pertama dengan kode bodi E10, yang beberapa bulan kemudian disambut oleh Subaru 1000 dan Datsun 1000 dengan kubikasi mesin “nanggung banget”, 1077cc. Toyota berhasil mendominasi pasar Jepang kala itu. Bahkan sampai mengeluarkan edisi lain yang disebut “Toyota Sprinter”.

Corolla kali pertama masuk Indonesia pada 1971 dengan kode bodi E20. Inilah dia Toyota Corolla KE20.


Bentar, kenapa akhirnya jadi Corolla KE20 dan bukan E20?

Toyota Corolla KE20 di sini pakai mesin dengan kode “K”. Jadinya, biar gampang (katanya Toyota), jadiin ajalah kode mobil ini KE20. Ditemenin sama transmisi manual empat kecepatan, Toyota mendominasi pasar Indonesia. Mulai taksi, mobil operasional pemerintahan, sampai mobil ngecengnya anak muda, semua pake Corolla KE20!

Toyota Corolla KE20 ini bener-bener simpel, basic, standar, spartan, apa pun itulah. Ketika membeli mobil ini, kalian cuma dapet body, kaca, mesin, jok, sama setir. Udah gitu aja. Nggak ada power window, power steering, power ranger atau apa pun itu. AC juga nggak ada. Yang ada cuma head unit radio. Itu saja kalau dulu ngambilnya trim paling tinggi. Tapi entah kenapa tetap saja mobil ini paling sering jadi “mobil goyang” pada zamannya.

Yang sangat dibanggakan dari Corolla KE20 ini ya mesinnya yang SUPER BADAK. Bro, bahkan sampai sekarang di tahun 2020 ini, penulis masih punya KE20 tahun 1973 dengan mesin orisinal yang nggak terlalu terawat tapi masih sanggup jalan 100 km per jam. Udah gitu irit banget pula. Pada amannya, satu liter bensin untuk 15 kilometer itu udah irit banget.

Nggak lama kemudian, pemerintah super mantap Indonesia tercinta ini menjalin kerja sama dalam sektor otomotif bersama Toyota. Mengambil basis mesin K yang terkenal irit dan badak, dipadukan dengan sasis ladder-frame ala Toyota Hilux, dengan sedikit tuning sana sini supaya torsinya naik. Jadilah Toyota Kijang generasi pertama yang dipanggil Kijang Buaya. Sampe sekarang penulis nggak tahu kenapa dipanggilnya Buaya dan bukan Pakaya. Hehe hehe hehe….

Bergerak ke zaman sekarang, Toyota Corolla KE20 agak miris nasibnya. Anak muda zaman sekarang nggak begitu suka KE20 karena nggak punya gengsi dan sparepart yang slow-moving sudah mulai susah. Belum lagi harga pasaran buat mobil ini sekarang jatuh banget. KE20 juga kalah peminatnya sama KE30 dan KE70 (Corolla DX).

Okelah, anggap kalian semua nggak peduli sama begituan dan pengin banget beli mobil gemes ini, jarang banget yang kondisi mint. Karat pasti sudah menggurita dan bikin dinasti politik di mana-mana. Interior minimal sudah hancur dan terkelupas.

Mau restorasi? Ya bisa, sih. Tapi ya biayanya empat lipat harga beli mobilnya. Beli Rp10 juta, dandan Rp50 juta, kan, bikin males. Kaum mendang-mending pasti bilang “Mending beli BMW atau Mercedes, dong!”

Padahal, harusnya, mobil ini punya potensi. Interior yang sederhana bikin mobil ini gampang dimodifikasi sesuai selera. Mesin yang badak dan bisa disubstitusi dengan part Kijang juga seharusnya bisa jadi mobil yang long lasting.

Keiritannya pun masih bisa bersaing dengan LCGC kaleng krupuk. Apalagi dengan bentuknya yang masih mengadopsi bentuk “botol cola” kayak mobil 60an. Bener-bener timeless classic! Cocok buat kalian pecinta jam vintage dan kamera analog. Apalagi kalo pacar idaman kalian juga anak gigs yang mendewakan weirdness. Autonempel pasti.

Tapi nggak apa-apa, lah. Semakin sedikit pasar untuk mobil ini, semakin langka nantinya. Tahun depan, mobil ini akan menginjak umur 50 tahun. Apa artinya? Toyota K20 bakalan jadi mobil klasik yang harganya meroket! Jadi, kalau Anda sekalian memang berminat, tunggu apalagi? Beli Toyota Corolla KE20 di tukang loak terdekat!

BACA JUGA Rahasia di Balik Tangguhnya Mobil Toyota Avanza Mertua dan ulasan mobil klasik lainnya di rubrik OTOMOJOK.