Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Ulasan Prejengan

Bocoran Tren Busana Lebaran 2017

Amanatia Junda oleh Amanatia Junda
20 Juni 2017
A A
Bocoran Tren Busana Lebaran 2017

Bocoran Tren Busana Lebaran 2017

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Lebaran tahun ini terasa berbeda karena dunia persilatan lidah nasional tengah susah dikondisikan. Terlebih sejak Syahrini tidak lagi menjadi trendsetter mode busana Lebaran. Meski semenjak umrah terakhir Incess sering mengenakan jilbab, pasar gombal Indonesia tidak meresponsnya sebagai fenomena yang patut direproduksi massal. Mungkin jika Jupe masih ada, dialah trendsetter Lebaran kali ini, kerpus model turban instan yang simpel dipadukan bersama kaftan glamor.

Bagaimanapun tren gombal Lebaran akan selalu bersemi di NKRI, dengan maupun tanpa tunjangan hari raya. Hanya saja, perkembangan busana muslim bagi laki-laki tetap akan selalu kalah jauh dibanding busana muslim untuk perempuan.

Kita jarang kan melihat iklan baju lelaki syar’i. Kalaupun ada, imajinasinya nggak jauh-jauh dari celana cingkrang dan gamis (yang kini diperkenalkan Gerai Hawa milik Sungkar corp. sebagai qomis). Padahal, saat ini pasar mode global mendukung sekali tren celana cingkrang yang dikombinasikan dengan sepatu kanvas dan kemeja lengan panjang digulung. Kesannya syar’i bin kasual bin kekinian.

Tumbuhkan jambang sedikit, tampilan Anda sudah setara Pangeran Arab. Atau minimal mirip Zayn Malik. Panjangkan rambut di atas bahu, cepol asal-asalan, maka level ketamvanan Anda sejajar dengan Ashraf Sinclair. Kesan berantakan cita rasa global ditimbulkan semudah itu.

Untuk lelaki, pilihan busana muslim memang terbatas. Sejak zaman Gaj Ahmada hingga Gajah Duduk, sarung tetap tidak punya variasi motif yang menggebrak. Sarung motif tribal mungkin ada, tapi sarung brokat? Yang benar saja … Siapa sih yang masih pede pakai sarung selain saat tarawih dan tadarus yang lebih cepat kelarnya ketimbang masa ta’aruf menuju khitbah?

Untuk perempuan, alhamdulillah, pilihan sangat beragam. Meski sekali lagi, Lebaran tahun ini tidak ada satu pun selebritas yang cukup kuat untuk menjadi maskot di pasar gombal. Analisis saya, absennya maskot busana Lebaran yang biasa merujuk pada satu nama disebabkan mayoritas artis kini heboh jualan kue oleh-oleh khas kongsi dagang selebritas.

Tapi jangan cemas, pasar nasional punya mekanismenya sendiri. Pada Lebaran 2017, invisible hands menabok para dedek-dedek, ciwi-ciwi, ukhti-ukhti, hijabers, mamah muda, sampai Mamah Dede untuk fokus pada kaftan kerut, gamis floral, outer dan tunik Harajuku, blus ruffle, khimar pastel, dan jilbab turki.

Kaftan beberapa tahun belakangan masih mampu bertahan sebagai opsi wajib busana Lebaran. Namun, sudah cukup untuk kaftan bersayap kelelawar penuh batu-batuan imitasi dan payet bling-bling. Kali ini teknik kerutan di pinggang maupun perut dipilih untuk menyamarkan lipatan lemak. Permainan simpul pun menjadi aksen yang merajalela di gerai-gerai gombal.

Berbicara soal gamis, kita harus kembali ke filosofi dasar gamis, yakni estetika kesederhanaan nan syar’i. Karena mustahil menciptakan gamis dengan ornamen yang berat di bagian dada, maka akal-akalan bakul gombal adalah mendesain berbagai motif floral untuk gamis. Analisis saya, gamis floral laris mengikuti tren desain interior bernuansa shabby chic. Warna-warna pastel lembut dan bunga-bunga bermekaran menjadi fokus utama tren gamis belakangan.

Mengenai Harajuku, jangan dibayangkan model cosplay yang seksi-seksi. Konsep guntingan asimetris yang dimiliki Harajuku style diadaptasi dengan percaya diri oleh pasar gombal Indonesia.

Kalian akan mudah menemui busana dengan bagian belakang bermotif batik, tapi bagian depan motif garis-garis. Belahan samping digunting sepanjang lutut hingga dada. Depan sepaha, belakang menjuntai sebetis. Kiri pendek, kanan panjang (mencerminkan kecenderungan ideologi yang dianut). Celana dengan layer berupa setengah rok juga banyak beredar, biasanya kulot yang dimodifikasi macam pemain silat. Yang saya pikirkan saat model ini merebak di pasaran adalah … ini ujian untuk buruh konveksi.

Ada pula blus ruffle alias model layer bertumpuk. Biasanya fokus rimpel ada di bagian perut dan lengan yang menyerupai terompet atau lonceng. Potongan seperti ini dijamin membuat tubuh terlihat lebih mekar. Bahan kain yang sedang tren dijahit model blus ruffle adalah denim. Pasangannya? Kulot potongan lebar.

Selain beberapa gaya busana di atas, ada pula gaya cape yang sedang membahana di kalangan sosialita pecinta kondangan. Cape identik dengan sepotong pakaian tanpa lengan yang populer di Eropa pada abad ke-19. Cape lantas populer di tengah dinamika busana muslimah karena berfungsi sebagai kain penutup dada dan memberi kesan aura ibu pejabat yang elegan. Saya menduga, meledaknya film Frozen dan Beauty and the Beast menginspirasi pasar gombal dalam menyerap model ini.

Tren hijab juga lebih sederhana sekarang. Model hijab berurai, kerlap-kerlip, dan seperti tumpukan kubis mulai ditinggalkan. Pashmina berujung lancip, hijab instan, dan jilbab Turki (alias scarf motif surealis) lebih diminati, mulai dari bahan kain yang licin hingga keset.

Iklan

Demikian pembahasan seputar gombal menyambut hari raya. Anda boleh bersitegang berada dalam kubu A atau B atau C, atau dengan bangga tidak terpengaruh kubu mana pun, tapi Anda tak akan bisa mengelak pada jebakan pusat perbelanjaan. Saya bicara mengenai yang offline maupun online. Hari-hari terakhir Ramadan, di waktu yang konon Lailatul Qadar turun, adalah hari-hari di mana pusat perbelanjaan menurunkan diskon besar-besaran dan menggelar midnight sale mulai pukul 22.00 hingga 24.00. Catat: baik offline maupun online.

Anda boleh merasa bahagia mendapat THR minggu ini, tapi percayalah, kenaikan harga gombal menyambut lebaran adalah sesuatu yang HQQ. Sepotong outer 200 ribu adalah kelaziman. Selembar hijab 100 ribu adalah keniscayaan. Gamis dibanderol setengah juta adalah sebuah kebutuhan untuk kembali fitrah.

Jadi, apa pun kontribusi bacot Anda di dunia persilatan, jangan lupakan omelan Meryl Streep saat mendengar Anne Hathaway menertawakan keseriusan para perancang mode dan tren busana ketika memilih warna sabuk dalam film Devils Wears Prada.

“Aku mengerti, kau menganggap ini tidak ada hubungannya denganmu. Kau membuka lemarimu dan memilih sweater biru kental itu … karena kau ingin tunjukkan pada dunia bahwa kau orang yang sangat serius mengurusi hal-hal yang sudah kau kerjakan …. Dan lucu sekali bagaimana kau mengira kau membuat pilihan yang membebaskanmu dari industri fesyen padahal sebenarnya kau mengenakan sweater yang dipilih untukmu oleh orang-orang di ruangan ini dari tumpukan barang.”

Ganas, sodara!

Terakhir diperbarui pada 27 November 2018 oleh

Tags: capefashionharajukujilbab turkikaftanlebaran 2017muslimahouterpashminatren busana
Amanatia Junda

Amanatia Junda

Amanatia Junda redaktur tamu Kanal Pemilu 2024 Suara Politik Perempuan.

Artikel Terkait

ilustrasi Thrift Shop: Awul-awul Fancy yang Sok Ramah Lingkungan dan baju bekas Ilegal mojok.co
Pojokan

Thrift Shop: Awul-awul Fancy yang Sok Ramah Lingkungan dan Ilegal

20 Desember 2021
ilustrasi Pakai Baju Itu-itu Saja Nggak Dosa. Ngapain Merasa Bersalah mojok.co
Pojokan

Pakai Baju Itu-itu Saja Nggak Dosa. Ngapain Merasa Bersalah

14 Desember 2021
ilustrasi Model Baju yang Cuma Bagus Dipakai Kaum Good Looking mojok.co
Pojokan

Model Baju yang Cuma Bagus Dipakai Kaum Good Looking

9 Desember 2021
ilustrasi 5 Kesalahan Pakai Baju yang Konon Bakal Diketawain Ahli Fashion Design mojok.co
Pojokan

5 Kesalahan Pakai Baju yang Konon Bakal Diketawain Ahli Fashion Design

6 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.