Sisi Magis Jalanan Maliboro Jogja Era 1960-an Bisa Jadi Renungan bagi Komunitas Sastra Hari ini
Jalan Malioboro, Jogja, pada 1960-an memiliki sisi magis yang bisa menjadi renungan bagi komunitas sastra hari ini.
Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Jalan Malioboro, Jogja, pada 1960-an memiliki sisi magis yang bisa menjadi renungan bagi komunitas sastra hari ini.
Tak mau ikut-ikut karnaval sound horeg karena fokus kerja. Malah dilabrak, didenda, dan dikucilkan di desa.
Puluhan tahun tinggal di rumah reyot di Temanggung, kini penuh haru tiba-tiba rumah jadi baru meski tak pernah berani membayangkannya.
Sebanyak 15 rumah tak layak huni (RTLH) di Temanggung terima bantuan perbaikan dari PT Djarum. Dari rumah reyot jadi aman,...
Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 dengan tema Rampak mencoba membincangkan nasib sastrawan di era sekarang hingga lahirkan penulis baru.
Pagelaran Sabang Merauke—pertunjukan seni tari yang melibatkan ratusan penari dari berbagai penjuru negeri—kian dekat. Para penari terus digenjot dalam latihan....
Industri kereta api Indonesia punya peluang besar rebut pasar global. Apalagi sudah banyak inovasi yang dilakukan.
Punya motor Kawasaki Ninja SS awalnya dicap jamet. Terpaksa dijual karena malu, berujung menyesal karena ternyata bisa jadi aset mahal.
Cerita mahasiswa Malang yang kumpul kebo (tinggal bareng tanpa menikah). Dari latihan rumah tangga seperti salat bareng, hingga hidup layaknya...
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.