Arsip Artikel: Feninda Rahmadiah
7 ArtikelFeninda Rahmadiah. Mahasiswa magang departemen liputan di Mojok.co. Sedang menempuh pendidikan akhir Sastra Indonesia di UNY. Mengambil konsentrasi linguistik dan sedang mempelajari jurnalisme. Tertarik dengan isu perempuan.
Mahasiswa Perempuan Asal Daerah Timur Sulit Cari Kos di Jogja, Ditolak meski Ada Kamar Kosong
Mahasiswa perempuan asal daerah Indonesia timur kesulitan mencari kos di Jogja karena stigma. Ditolak dan dituntut jadi feminin.
Hak Cuti Haid Dirampas Kantor Memaksa Perempuan Bekerja Sambil Kesakitan, Tak Masuk karena Nyeri Berarti Potong Gaji
Penderitaan perempuan kerja di kantor yang merampas hak cuti haid. Terpaksa kerja sambil kesakitan karena kalau izin tidak masuk kena potong gaji.
Dinamika 31 Tahun Buka Toko Buku Impor di Sebuah Gang di Kota Jogja dengan Pembeli WNA
Kisah suka duka seorang perempuan yang 31 tahun membuka toko buku impor di sebuah gang di Kota Jogja. Hadapi ragam dinamika dengan pembeli WNA.
Buku Wali Lingkungan: Ketika Kuntilanak dan Genderuwo Ikut Menjaga Lingkungan di Pegunungan Muria
Bahwa alam itu sebenarnya cuma titipan. Manusia yang mendapat mandat titipan tadi memiliki kewajiban untuk merawatnya. Tetapi, ilmu pengetahuan belum semaju sekarang sehingga Sunan Muria menyampaikannya lewat mitos,
Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Kerusakan Ekologi sebagai Tumbal Pesugihan Orde Baru
32 Tahun Menjarah Alam merupakan kelanjutan dari buku Mereka Hilang Tak Kembali. Kedua buku tersebut sama-sama menelusuri dampak kekuasaan Orde Baru. Jika buku sebelumnya membahas orang-orang yang menjadi korban kekuasaan, buku terbaru mereka menempatkan alam sebagai korban.
Saya Bersaksi Kota Medan Tak Ramah Perempuan: Pakai Tas Centel Lebih “Hina” dibanding Pelaku Kriminal
Menjadi perempuan di Kota Medan rasanya berat. Pakai tas centel saja sudah kecentilan, belum lagi rawan jadi korban kriminal.