Arsip Artikel: Ahmad Effendi
1,521 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
Kala Sang Garuda Diburu, Dimasukkan Paralon, Dijual Demi Investasi dan Klenik
Elang Jawa adalah satwa langka yang masih menjadi target perburuan ilegal. Motivasinya karena sebagai alat investasi dan kebutuhan klenik.
Rp9,9 Triliun “Dana Kreatif” UGM: Antara Ambisi Korporasi dan Jaring Pengaman Mahasiswa
UGM memiliki “Dana Kreatif” sebesar Rp9,9 triliun. Dari mana asalnya, dan untuk program apa saja dana besar ini?
Melacak Gerak Sayap Predator Terlangka di Jawa Lewat Genggaman Ponsel
Pelacakan Elang Jawa menggunakan teknologi GPS-GSM mulai digunakan. Cara ini dipandang lebih presisi dan efektif dalam memantau setiap gerak-gerik predator terlangka itu. Terobosoan besar dalam konservasi.
Upaya “Mengadopsi” Sarang-Sarang Sang Garuda di Hutan Pulau Jawa
Skema “adopsi sarang” lahir sebagai inovasi pendanaan dalam sistem konservasi Elang Jawa. Dalam program ini, individu atau pihak swasta dapat “mengadopsi” sarang Elang Jawa; bukan untuk dimiliki, melainkan untuk dijaga.
Ketika Rumah Tak Lagi Ramah dan Orang Tua Hilang “Ditelan Layar HP”, Lahir Generasi Cemas
Pakar UGM menyebut penyebab lahirnya generasi cemas. Salah satunya karena “phubbing”, fenomena di mana orang tua hilang “ditelan layar HP”.
UGM Dorong Kewirausahaan dan Riset Kehalalan Produk, Jadikan Kemandirian sebagai Pilar
UGM menegaskan arah strategis menghadapi tantangan Indonesia ke depan. Kemandirian menjadi salah satu pilar penting UGM.
Balada Berburu Si Elang Jawa, Predator Udara Terganas dan Terlangka
Elang Jawa adalah predator top yang punya teknik berburu mumpuni. Sayangnya, ia mengalami ancaman karena mangsanya tercemar dan alam rusak.
UGM Berikan Keringanan UKT bagi Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatra, Juga Pemulihan Psikologis bagi Korban
Wujud komitmen sebagai kampus berdampak, Universitas Gadjah Mada (UGM) hadir merespons bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra. Mulai dari pemberian keringanan UKT bagi mahasiswa terdampak, pendampingan pemulihan psikologis bagi korban, hingga pengembangan teknologi terapan untuk menjawab kebutuhan mendesak di lapangan.