Arsip Artikel: Ahmad Effendi
1,521 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
Lulusan S2 di Jogja Memilih Jadi “Kicau Mania” karena Susah Dapat Kerja, Memelihara Burung Obat Stres Terbaik Saat Nganggur
Karena susah dapat kerja, lulusan S2 di Jogja memilih jadi kicau mania. Memelihara burung, bagi dia, ampuh sebagai obat stres kala nganggur
Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
Musisi suami-istri Ruzan dan Vita merilis video klip “Rayuanmu” dengan nuansa khas anak SMA. Klip ini akan dirilis spesial di Hari Valentine.
Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
Bagi perantau, nasi bekal ibu adalah makanan paling enak sekaligus menyedihkan. Ia harus dimakan, bahkan ketika kondisinya sudah tak layak.
“Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
Kasus ortu memukuli guru sekolah di Madura adalah alarm darurat pendidikan Indonesia. Negara harus hadir, menjamin guru aman dan siswa nyawan.
Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
Alasan mengapa sewa apartemen jauh lebih baik daripada ambil KPR karena bunga KPR sangat besar, sudah bisa untuk membeli satu rumah baru.
Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
Tan Malaka seperti hidup lagi. Karya-karyanya kini mulai digemari oleh anak muda, dari yang suka ngopi hingga yang turun aksi.
Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
Upaya Kemensos buat “bersih-bersih data” malah bikin nyawa puluhan pasien cuci darah terancam. Banyak pasien tak bisa berobat lantaran status PBI BPJS mereka mendadak non-aktif.
Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
Lulusan sarjana terpaksa menjadi pangasuh anak karena susah dapat kerja. Tapi kini menikmati hasil karena digaji Rp450 ribu per jam.