Captain Jack: Antara Debu, Air Mata, dan Anthem Masa Muda
Captain Jack lebih dari sebuah band. Lagu-lagunya merupakan anthem masa muda: pencarian jati diri, pemberontakan, dan perlawanan.
Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
Captain Jack lebih dari sebuah band. Lagu-lagunya merupakan anthem masa muda: pencarian jati diri, pemberontakan, dan perlawanan.
Intoleransi di Indonesia berada di titik yang memprihatinkan. Pemda dan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan menjadi aktor kuncinya.
Keracunan massal MBG bukan lagi masalah teknis, melainkan sistemik. Sayangnya, ia dianggap sepele oleh BGN.
MBG jadi skandal besar. Banyak siswa keracunan, potensi korupsi juga terbuka. Maka dari itu, program ini harus dihentikan dan dievaluasi.
Kuliah modal beasiswa malah bikin anak di Gunungkidul lupa dengan orang tua. Jangankan pulang, memberi kabar saja sangat jarang.
Rumah, konon, menjadi tempat terbaik untuk pulang. Namun, bagaimana kalau kau malah merasa asing saat pulang ke rumah?
Pengadaan Smart TV ke sekolah-sekolah itu nggak penting, buang-buang anggaran, dan rawan korupsi. Ada hal lain yang lebih mendesak.
Ada rahasia tersembunyi di balik prestasi atlet PB Djarum: dapur asrama. Tempat di mana suara wajan lebih nyaring daripada peluit...
Audisi Umum PB Djarum 2025 selalu menyimpan cerita tak biasa. Misalnya Maritha, yang berhasil berprestasi raket murah pemberian simbah.
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.