Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Kondisi Terkini Jogja buat yang Kangen dengan Kota Penuh Kerinduan Ini

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
29 Mei 2020
A A
kondisi terkini jogja istimewa tugu jogja malioboro sepi titk nol pariwisata jogja kopi klothok buka lagi tutup kuliner jogja mojok.co

kondisi terkini jogja istimewa tugu jogja malioboro sepi titk nol pariwisata jogja kopi klothok buka lagi tutup kuliner jogja mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Buat kalian yang suka kangen dan menyimpan banyak kenangan di Jogja, jangan khawatir. Kami akan melaporkan kondisi terkini Jogja biar kalian bisa tidur nyenyak.

Kebijakan PSBB mungkin telah bikin banyak orang patah hati. Nggak bisa mudik ke rumah orang tua, nggak bisa kencan dan mengunjungi pacar yang selama ini LDR, hingga nggak bisa piknikan sata libur lebaran.

Jogja biasanya jadi destinasi favorit orang-orang yang ingin sekadar chill di titik nol, atau belanja baju tidur di Pasar Beringharjo. Kalau sudah lapar, tinggal sedikit pergi ke arah utara buat menyantap gudeg Yu Djum atau gudeg Bromo. Suasana Jogja memang nggak terbeli. Kalau buat sekadar menghamburkan uang THR, Jogja adalah pilihan nomor wahid.

Sayangnya, Mylov, kalian yang kangen Jogja harus menahannya sedikit lebih lama. Dalam waktu dekat, jangan buru-buru ingin pergi ke Jogja karena kalian sama aja nggak menemukan apa-apa selain kenangan yang hampa.

Kondisi terkini Jogja terpantau aman, walau cukup ramai. Terhitung ramai untuk sebuah kota yang penduduknya sedang berjuang melawan pandemi. Pasar Colombo masih dipenuhi dengan truk bongkar muat. Beberapa penjual gorengan dan angkringan pagi mungkin masih buka, tapi rasanya tak tega buat sekadar duduk-duduk dan menambah kekhawatiran orang-orang di sana.

Jika kalian memaksakan pergi ke jogja dengan kondisi yang seperti ini, kalian justru bakal bingung. Beberapa mal seperti amplaz memang buka, tapi masih sepi dengan sebagian gerai saja yang buka. Lalu kamu belanja apa, Lur?

Mau bertolak ke utara dan menikmati kopi klothok beserta pisang goreng? Maaf, Mylov, hingga hari ini masih belum buka. Mungkin kalau pun buka, pengunjung bakal dibatasi. Nggak segayeng dulu lagi.

Jangan khawatir soal Jalan Malioboro dan beberapa delman di sana. Mereka baik-baik saja. Jalanan Malioboro sudah ramai lancar. Tapi kalau kalian berlibur ke sini, kalian hanya akan menemukan deretan toko yang ditutup rapat-rapat. Jangan pula berharap keriaan bakal muncul di trotoar dengan iringan musik angklung. Mereka tengah jaga jarak demi kesehatan bersama. Kondisi terkini jogja baik-baik saja, namun belum siap untuk diramaikan.

Buat yang Kangen Jogja Kalian masih bisa Piknik Virtual dengan menonton CCTV terkini Jogja dari aplikasi “Jogja Istimewa” bikinannya @kominfodiy

Tersedia di Apps Store dan Play Store kok tenaaang..!!#kangenjogja pic.twitter.com/j5f5q99ILl

— Beranda Jogja (@BerandaJogja) April 1, 2020

Langit Jogja jadi agak biru. Nggak seperti biasanya, polusi sepertinya sudah lama pergi sejak orang-orang memutuskan berdiam diri di rumah. Kami menyebutnya fase recovery, di mana Jogja sedang benar-benar diatur ulang dan diremajakan.

Percayalah, kami yang tinggal di Jogja juga merindukan kehadiran kalian. Tapi kondisi Jogja terkini tampak belum memungkinkan. Kami juga kangen orang-orang berkumpul di Tugu Jogja untuk berfoto bareng Valak dan Pocong. Kami kangen sama gerombolan bocil yang meniup gelembung sabun di titik nol. Kalau ini sudah usai, kami tunggu kalian untuk bersepeda keliling Alun-alun Kidul dan menyantap wedang ronde setelahnya. Tidak lupa membeli oleh-oleh kaus Jogja dan bakpia rasa kacang hijau.

Bisnis dan perekonomian di Jogja berusaha dipertahankan, walau orang yang berlalu-lalang masih belum tentu jumlahnya. Beberapa tempat nongkrong kini hanya menerima pesanan takeaway dan online. Tanpa bisa kita salahkan, yang mereka lakukan juga demi mematuhi protokol kesehatan.

Bertahanlah sebentar lagi. Sabar. Jogja nggak akan kemana-mana. Kondisi Jogja terkini adalah kabar untuk kalian yang rindu dan belum bisa bersua. Sementara ini yang terpenting adalah menjaga kesehatan. Kalau nggak sehat, bagaimana mungkin kalian piknikan ke kota yng penuh kerinduan ini setiap tahun nanti?

BACA JUGA Rekomendasi Tempat Wisata dan Kuliner Jogja Dari Warga Setempat atau artikel lainnya di POJOKAN. 

Terakhir diperbarui pada 29 Mei 2020 oleh

Tags: Jogja IstimewaPSBB Jogjawisata jogja
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO
Kilas

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan Mojok.co
Pojokan

4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan

25 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO
Urban

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Jogja macet saat mudik Lebaran
Urban

Sebagai Warlok, Saya Tidak Sedih karena Tak Bisa Mudik tapi Jengkel Satu Indonesia Pindah ke Jogja

9 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Kaya dari Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

7 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.