Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Corak Cipox

Ancaman Akibat Main Serong

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
29 Oktober 2017
A A
Cipox Mojok

Cipox Mojok

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rambat memang lelaki yang kebangetan. Betapa tidak, walaupun ia sudah punya istri yang cantik lagi semok, ia masih saja suka main serong dengan istri orang lain.

“Kamu ini goblok apa gimana, sih, Mbat? Lha kamu ini sudah punya istri secantik Dewi, tapi kok ya masih saja main serong sama istri orang,” tanya Yanto, sahabat karib Rambat, saat mereka berdua nongkrong berdua di warung kopi.

“Logikanya begini, To. Orang yang setiap hari makan ikan asin pasti suatu ketika akan pengin juga sesekali makan piza. Tapi begitu juga sebaliknya, orang yang tiap hari makan piza, sesekali juga pasti pengin makan ikan asin,” jawab Rambat selengekan.

“Wooo, edaaan!” timpal Yanto.

Kegilaan Rambat serong sama istri orang ternyata diimbangi dengan kemampuan Rambat dalam melindungi diri dari istrinya. Maklum, Rambat terbiasa bermain cantik. Soal main serong, Ia pandai kucing-kucingan.

Setiap kali main serong, Rambat selalu meminta ijin pada istrinya untuk mengecek bufet dan lemari di tempat orang. Maklum, selain bekerja sebagai petugas di salah satu perusahaan jasa ekspedisi, Rambat juga nyambi bisnis jual beli mebel bekas.

Namun, dasar namanya karma. Tak perlu ditantang, ia akan selalu menang.

Rambat boleh jadi memang bisa bermain cantik, tapi tidak demikian dengan selingkuhannya.

Tanpa disengaja, suami selingkuhan Rambat melihat istrinya saat sedang check-in di salah satu hotel. Hal tersebut kemudian menjadi awal terbongkarnya perselingkuhan Rambat.

Si suami yang istrinya ada main dengan Rambat ternyata adik seorang polisi, sehingga tak butuh waktu baginya untuk mengetahui identitas lengkap Rambat.

Hal tersebut kemudian berbuah sebuah surat ancaman yang ditujukan langsung kepada Rambat. Isi suratnya tak main-main dan sukses membuat Rambat panas-dingin.

“Bung, saya tahu siapa Anda, dan saya juga tahu Anda selingkuh dengan istri saya. Saya bisa saja langsung mengambil tindakan. Motong Anda punya terong. Tapi, saya masih berbaik hati kepada Anda, lebih tepatnya kepada anak dan istri Anda. Karenanya, saya ingin memberikan peringatan terlebih dahulu sebelum saya harus mengambil tindakan yang lebih lanjut.

“Jauhi istri saya, dan berhenti menghubunginya atau saya tak akan segan-segan menggorok leher Anda dengan parang yang paling tajam.”

Demi membaca surat ancaman tersebut, Rambat langsung tumbang. Ia sampai terbaring lemas dua hari karena panas. Ia tak kepikiran perbuatannya main serong bisa ketahuan.

Iklan

Begitu pulih, ia segera menemui Yanto sahabatnya di warung kopi langganan mereka berdua dan menceritakan ancaman yang ia dapat.

“Wah, aku takut setengah mati. Beberapa waktu yang lalu aku mendapat ancaman dari suami selingkuhanku, katanya leherku mau digorok kalau aku masih berani mendekati istrinya,” bisik Rambat pada Yanto setelah tengok kiri kanan mencoba memastikan kondisi aman.

Rambat tampak bergetar. Yanto ikut bergidik. “Wah, kalau risikonya sengeri itu, ya sudah, berhenti kencan sama istrinya,” sahut Yanto, “aku nggak bisa membayangkan gundulmu itu pisah sama tubuhmu.”

“Iya, aku penginnya juga begitu, tapi ….”

“Tapi apa?”

“Nggak segampang itu.”

“Jadi kamu lebih sayang sama istri orang ketimbang sama nyawamu sendiri?”

“Bukan begitu,” sahut Rambat, “masalahnya, yang nulis surat nggak nyantumin nama atau identitas lainnya.”

Terakhir diperbarui pada 29 Oktober 2017 oleh

Tags: ceritamain serongrambatselingkuh
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Jadi LO sertifikasi kerja rawan bujukan wanita simpanan
Ragam

Jadi LO Sertifikasi Kerja di Jogja, Kena Modus “Eksplor Jogja” Berujung Bujukan Jadi Wanita Simpanan

12 Februari 2026
Kantin FBSB UNY, Saksi Perubahan Gaya Hidup Mahasiswa: Dulu Mirip Suzuran, Kini Isinya Mahasiswa Sopan
Kampus

Kantin FBSB UNY, Saksi Perubahan Gaya Hidup Mahasiswa: Dulu Mirip Suzuran, Kini Isinya Mahasiswa Sopan

5 Juni 2024
pilot selingkuh.MOJOK.CO
Ragam

Memilih Selingkuh dengan Orang yang Lebih “Jelek” dari Pasangan Aslinya, Penyebabnya Impulsif hingga Butuh Variasi

8 Januari 2024
Refleksi Akhir Tahun: Kisah-kisah Move On Karena Cinta yang Kandas MOJOK.CO
Ragam

Refleksi Akhir Tahun: Kisah-kisah Move On dari Cinta yang Kandas

26 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang

8 April 2026
Gen Z mana bisa slow living, harus side hustle

Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

8 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026
Pengunjung Candi Pramabanan di Jogja selama Lebaran 2026. (sumber: InJourney)

InJourney Sukses Dapat Untung selama Arus Mudik dan Lebaran 2026 dengan Tata Kelola yang Optimal

2 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.