Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Ahok Bebas Bersyarat, tapi Lebih Pilih Bebas Murni

Redaksi oleh Redaksi
11 Juli 2018
A A
ahok tidak ajukan bebas bersyarat

ahok tidak ajukan bebas bersyarat

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dijadwalkan bebas bersyarat, Ahok menolak dan lebih pilih bebas murni. Memangnya, apa sih bedanya bebas bersyarat dan bebas murni? Lalu, kapan kiranya Ahok bebas secara murni?

Berita mengenai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dinyatakan bebas bersyarat tengah merajai berbagai media Indonesia. Tak sedikit orang yang keheranan mendengar kabar Ahok bebas, mengingat ia dituntut 2 tahun penjara sejak Mei 2017 lalu.

Ahok sendiri dijadwalkan mendapat Pembebasan Bersyarat pada bulan Agustus mendatang, sebagaimana dinyatakan oleh Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami. Namun mengejutkannya, Ahok menolak bebas bersyarat dan lebih menginginkan bebas murni, meski itu berarti ia harus menempuh waktu lebih lama untuk keluar dari bui.

Keinginan Ahok bebas murni ini tidak dibuat asal-asalan. Menurut Sekretaris DPW NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino, kemungkinan besar Ahok mempertimbangkan agar kebebasannya jauh dari kontroversi. Ahok disebut lebih memilih menerima hukuman penuh daripada harus membuat masyarakat terpolarisasi atas kasus yang dialaminya.

Keputusan ini mengundang reaksi dari beberapa tokoh politik, tak terkecuali PDIP. Bagi mereka, hal ini menunjukkan kejantanan Ahok menghadapi hukuman, terlepas dari kontroversi putusan hakim pada kasus penistaan agama yang menimpanya selepas Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu.

Namun demikian, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Pembebasan Bersyarat yang digadang-gadang bakal didapat Ahok? Apa yang membuatnya berbeda dengan bebas murni?

Menurut Pasal 12 huruf k dalam UU Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, Pembebasan Bersyarat adalah bebasnya narapidana setelah menjalani sekurang-kurangnya dua per tiga masa pidana, di mana dua per tiga masa pidana tersebut tidak kurang dari 9 bulan.

Pada beberapa kasus, Pembebasan Bersyarat ini wajib diikuti dengan pembinaan dan pengawasan dari Balai Pemasyarakatan. Narapidana terkait pun harus secara teratur melapor pada waktu-waktu yang ditentukan.

Jika ia kembali melakukan tindak pidana selama masa Pembebasan Bersyarat berlangsung, ia harus dihukum kembali dengan ditambahkan masa sisa pidana yang belum dijalani.

Lantas, kapan sekiranya keinginan Ahok bebas murni terwujud jika kini ia menolak mengambil peluang bebas bersyarat?

Kakak angkat Ahok, Andi Analta, telah melakukan penghitungan tanggal bersama keluarga dan mendapati tanggal 4 Januari 2019 sebagai perkiraan tanggal Ahok bebas murni.

Dilansir dari Detik.com, angka ini didapat dengan mempertimbangkan seluruh perjalanan Ahok sebagai narapidana, sebagai berikut:

1. Ahok dijatuhi vonis penjara selama 2 tahun dan langsung masuk sel pada 9 Mei 2017.

2. Ahok mendapatkan remisi Natal 15 hari, sehingga diperkirakan bebas 24 April 2019.

Iklan

3. Remisi yang berikutnya didapatkan Ahok adalah remisi umum di tanggal 17 Agustus 2017. Alhasil, tanggal perkiraan bebas adalah 23 Februari 2019.

4. Tahun depan, Ahok bakal menerima remisi tambahan sebesar sepertiga remisi umum di tahun yang sama. Jika remisi ini didapat pada tanggal 17 Agustus 2018 mendatang, remisinya adalah sebesar 20 hari. Maka, tanggal perkiraan Ahok bebas adalah 3 Februari 2019.

5. Ahok akan menerima remisi Natal tahun ini sebesar 1 bulan (karena sudah menjalani 12 bulan masa tahanan). Dengan demikian, perkiraan tanggal Ahok bebas kembali maju, yaitu tanggal 4 Januari 2019. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2018 oleh

Tags: Ahok bebasBasuki TBasuki Tjahaja Purnamabebas murnipembebasan bersyaratpenistaan agamapilgub DKI 2017
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

23 narapidana korupsi dapat pembebasan bersyarat mojok.co
Hukum

Tak Sepatutnya Diberi Perlakuan Khusus, 23 Narapidana Korupsi Malah Dibebaskan Bersyarat

8 September 2022
holywings jogja mojok.co
Hukum

Holywings Jogja Ditutup Satpol PP, Buntut Kasus di Jakarta

29 Juni 2022
Surat Balasan untuk Surat Terbuka Irjen Napoleon Bonaparte yang Aniaya Muhammad Kece MOJOK.CO
Pojokan

Surat Balasan untuk Surat Terbuka Irjen Napoleon Bonaparte yang Aniaya Muhammad Kece

20 September 2021
Pojokan

Menertawai Silogisme Absurd Muhammad Kece yang Sebut Nabi Pengikut Jin

25 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.