Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Kesabaran Itu Menular dan Menjalar Seperti Api

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
13 Mei 2019
A A
kesabaran
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di bulan ramadan, kesabaran menjadi sebuah komoditi berharga yang dipertandingkan. Ada banyak orang yang sanggup konsisten menjadi pribadi yang sabar, pun tak sedikit yang tumbang karena tak kuat berjalan di lintasan kesabaran yang alurnya memang berliku kerap tak terduga.

Kesabaran, pada titik tertentu, ia seperti air di dalam telinga. Untuk mengeluarkannya, perlu air yang lain. Ia seperti butuh pancingan agar mau keluar.

Pada titik yang lain, kesabaran itu juga seperti api di ujung obor. Ia menular dan menyambar, tapi tidak berkurang walau dibagi berkali-kali.

Sebuah kejadian yang saya alami pada maghrib kemarin saya yakini sebagai sebuah pertunjukkan di mana kesabaran tampil menjadi api di ujung obor dan air di dalam telinga.

Sore kemarin, di sebuah rumah makan di bilangan Jalan Kaliurang atas, saya dan juga beberapa orang tampak gusar dan gelisah karena makanan yang kami pesan belum datang juga. Padahal azan maghrib sudah berlalu lebih dari lima belas menit yang lalu. Maklum, pesanan serentak menjelang maghrib di rumah makan sederhana ini membuat pesanan makanan harus antre.

Satu per satu, makanan dikeluarkan, tapi bukan untuk saya, melainkan untuk para pengunjung yang lain. Jatah saya dan beberapa orang mungkin masih akan sangat panjang.

Ketika akhirnya seorang pelayan datang ke meja saya, ia ternyata hanya membawa segelas es jeruk pesanan saya. Tapi tidak dengan nasi dan ayam panggang yang juga saya pesan. Antrean masih lama.

Untuk menghalau kegusaran, saya menyibukkan diri dengan bermain ponsel. Sekrol-sekrol temlen sambil berharap ada isu atau gosip menarik yang bisa mengalihkan rasa lapar saya. Beberapa kali sekrol, saya tak menemukan satu pun isu atau gosip yang menarik.

Ah, bahkan temlen pun tak mau meringankan rasa lapar saya.

Di meja samping kanan, tak jauh dari meja saya, seorang lelaki muda yang makanannya belum datang memanggil pelayan untuk datang ke mejanya.

Ia berkata pelan pada pelayan, “Mas, tolong antrean saya dilewati saja dulu, dahulukan meja yg pojok sana saja,” ujarnya sembari menunjuk meja yang dimaksud. “Kasihan, itu anak-anaknya sudah tampak sangat lapar. Saya belakangan saja.”

Saya melirik sebentar. Kemudian kembali sibuk bermain ponsel. Saya tersenyum. Penantian saya sekarang menjadi jauh lebih ringan. Tiada gusar.

Kesabaran benar-benar menular dan bisa memancing kemunculan kesabaran-kesabaran lainnya.

Terakhir diperbarui pada 16 Mei 2019 oleh

Tags: buka puasakesabaran
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Takjil bingka dari Kalimantan
Catatan

Seloyang Bingka di Jogja: Takjil dari Kalimantan yang Menahan Saya agar Tetap “Hidup” di Perantauan

23 Februari 2026
Bukber, ASN, kantor.MOJOK.CO
Sehari-hari

Ikut Bukber Kantor di Acara ASN Itu Bikin Muak: Isinya Orang Cringe dan Seksis yang Bikin Risih, tapi “Haram” Buat Ditolak

22 Februari 2026
Kapok dan muak buka bersama (bukber) di restoran atau tempat makan bareng orang kaya. Cerita pelayan iga bakar Jogja jadi korban arogansi MOJOK.CO
Sehari-hari

Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

20 Februari 2026
Buka puasa di Blok M saat bulan Ramadan
Ragam

Blok M Jadi Tempat Buka Puasa yang Dianggap Keren, tapi Terancam Gagal Puasa Keesokan Hari

16 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.