MOJOK.COInilah 5 alasan Ibu Sitty Hikmawatty jangan dipecat. Kita justru harus berterima kasih kepada Ibu Sitty karena sudah diingatkan. Terima kasih, Bu.

Per Senin, 24 Februari, Ibu Sitty Hikmawatty sudah minta maaf. Minta maafnya, sih, di dalam “grup” Komisioner KPAI. Nggak minta maaf ke publik secara langsung karena sudah bikin gaduh. Nggak cuma gaduh, tapi bahkan bisa dikategorikan sebagai hoaks.

Tapi nggak papa. Yang paling utama adalah nama baik KPAI. Kegaduhan di publik itu seperti gelembung-gelembung yang muncul kalau kita kentut di kolam renang saja. Nggak signifikan. Blupuk, blupuk. Hilang. Sudah. Kalau terjadi keributan karena saling tuduh siapa yang kentut di kolam renang ya biar rakyat yang gelut sendiri. KPAI berdiri teguh. Sudah bijaksana itu.

Sayangnya, netizen memang nggak gampang lupa sama jejak-jejak basah di internet. Akhir pekan yang lalu, tagar pecat Sitty Hikmawatty membanjir. Kayak kolam renang yang diisi kebanyakan. Luber. Namun, saudara-saudara sekalian, alangkah baiknya kalau kita memaafkan Ibu Sitty Hikmawatty. Jangan seperti beliau yang suka bikin gaduh. kita lebih baik dari beliau.

Saya sih punya 5 alasan kenapa Ibu Sitty Hikmawatty jangan sampai dipecat. Saya mengajak kamu semua untuk merenungkan pernyataan dan sikap beliau. Masak, sih, orang dengan gelar begitu mewah, Komisioner KPAI lagi, buruhnya pemerintah, bisa bikin blunder. Saya yakin, pernyataan Ibu Sitty Hikmawatty itu dibuat secara sengaja. Ada pesan tersirat di balik kegaduhan.

Alasan 1 sudah saya sebutkan di atas. Ibu Sitty Hikmawatty, selalu Komisioner KPAI sudah minta maaf. Meskipun nggak minta maaf secara langsung, face to face dengan publik dan pengusaha kolam renang yang bisa saja dirugikan. Kasih maaf saja dan jangan dipecat. Biar cepet. Kan kamu tahu sendiri repotnya ngadepin boomers kacau di pemerintahan.

Baca juga:  Kekhawatiran yang Terlambat, KPAI Anggap PB Djarum Eksploitasi Anak

Alasan 2: Ibu Sitty Hikmawatty adalah “orang tua” yang baik

Orang tua yang baik adalah mereka yang tidak lelah mengingatkan generasi muda untuk rajin belajar. Ibu Sitty Hikmawatty sudah memberi bukti lewat pernyataan “sperma super” tempo hari.

Kamu harus memikirkan ini secara jernih. Saya yakin kalau Ibu Sitty Hikmawatty cuma ingin mengingatkan kamu akan pentingnya pelajaran biologi. Coba tanya ke diri kamu sendiri. Kapan kali terakhir kamu mengingat pelajaran bilologi, wabil khusus soal reproduksi? Jangan seneng nonton bokep saja, tapi pelajari juga semua hal yang berkaitan dengan reproduksi.

Saya juga yakin kalau Ibu Sitty paham betul kalau generasi sekarang itu sulit banget dinasehati. Makanya, sama beliau dibikin gaduh sekalian. Lha buktinya, Kaesang Pangarep bisa bersyukur dulu belajar biologi dengan baik. Makasih Pak Jokowi sudah menyekolahkan Mas Kaesang.

Alasan 3: Ibu Sitty Hikmawatty prihatin dengan sex education

Kamu pasti tahu kalau ada yang mengingatkan kita soal sex education malah dituduh yang nggak-nggak. Malah dianggap mau ngajak sex bebas. Ada yang sok suci dengan bilang itu tabu untuk dibicarakan. Hasilnya, banyak anak muda yang nggak memahami perubahan-perubahan yang terjadi di dirinya sendiri. Apalagi soal alat kelamin masing-masing.

Pendidikan seks itu penting banget dan Ibu Sitty Hikmawatty memahaminya. Saya yakin beliau sadar kalau dirinya bakal terancam kalau secara terang-terangan bilang sex education itu penting. Oleh sebab itu, Ibu Sitty menggunakan semacam analogi kalau cewek bisa hamil kalau renang sama cowok.

Baca juga:  KPAI Sudah Berbuat Dosa kepada Bangsa Ini

Secara reflek kita akan browsing. Didorong rasa ingin tahu, kita bertanya kepada orang yang lebih tahu. Inilah proses belajar yang baik. Diawali dengan keberanian untuk bertanya. Apalagi ini masalah yang masih dianggap tabu di Indonesia. Terima kasih Ibu Sitty.

Alasan 4: peringatan akan kebersihan kolam renang

Saya yakin Ibu Sitty nggak punya niat jahat. Pernyataan cewek bakal hamil kalau renang sama cowok itu langsung dibantah. Kira-kira, sperma vs kaporit menang mana? Ya tentu saja kaporit. Nah, padahal, kolam renang umum, biasanya pakai kaporit. Bahkan ada yang pakai terlalu banyak.

Sudah begitu kebersihan kurang diperhatikan. Lewat pernyataan itu, Ibu Sitty Hikmawatty ingin mengingatkan para pengusaha kolam renang tentang kebersihan kolam. Ingat, kebersihan adalah sebagian dari iman. Terima kasih, Ibu.

Alasan 5: nggak bisa renang

Kalau ini asumsi saya saja, sih. Jangan-jangan Ibu Sitty Hikmawatty nggak bisa renang. Kalau ngomong langsung kan malu. Makanya beliau bikin gaduh. Nanti kan ada yang nanyak: “Ibu bisa renang, nggak?”

Nah, kesempatan itu bisa dimanfaatkan Ibu Sitty Hikmawatty untuk bilang: “Wah, belum bisa. Saya bisa les renang di mana, ya?” Cerdik sekali. Sebuah cara pintar mencari celah.

Nah, itulah 5 alasan Ibu Sitty Hikmawatty jangan dipecat. Kita justru harus berterima kasih kepada Ibu Sitty karena sudah diingatkan.

Oya, Bu Sitty, kalau mau belajar renang, bisa ke Primagama atau Neutron. Maksudnya, Ibu bisa tanya ke satpam di sana, di mana bisa belajar renang. Gitu.

BACA JUGA Dukung Kontroversi Sperma Bisa Renang Kayak Michael Phelps ala Komisioner KPAI atau tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.