Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Toko Buku dan Cara Pelan-Pelan Orang Jatuh Cinta Lagi pada Bacaan

Redaksi oleh Redaksi
28 Desember 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kebanyakan orang saat ini datang ke toko buku bukan karena ingin membeli buku, ada yang sekedar ingin foto-foto, ada pula yang cuma ingin duduk menghabiskan sore atau ikut arus FOMO yang lewat di sosial media.

Apakah ini aneh? Tidak juga. Justru dari situ, sering kali ketertarikan pada buku tumbuh perlahan dan tanpa paksaan.

Ruang yang Tidak Menuntut Apa-Apa

Logikanya sederhana, orang tidak bisa dipaksa mencintai buku. Ketertarikan selaku lahir dari penasaran. Karena itu, membiarkan orang datang ke toko buku hanya untuk melihat dan memotret bukanlah masalah. Kadang dari niat iseng muncul obrolan kecil: tanya buku apa yang sedang dicari. Persis seperti obrolan di warung—pelan, cair dan tanpa tekanan.

Cara semacam ini juga yang membuat toko buku tetap relevan sebagai ruang sosial, bukan sekedar tempat jual beli, tapi juga menjadi halaman yang selalu menemani setiap hari.

Di Mojok Store, misalnya sore hari sering kali dipenuhi keluarga dan para gen Z. Mereka duduk di halaman rumput, menggelar tikar, membaca buku, atau sekedar hanya menemani anak bermain.

Buku tidak selalu dibuka dengan niat serius. Kadang ia hadir sebagai pintu masuk obrolan yang menciptakan relasi dengan baik. Soal FOMO dan foto-foto, tak ada yang perlu dipersoalkan. Tidak semua orang harus datang dengan tujuan intelektual.

Selama tidak membuat onar, toko buku adalah ruang bebas. Ia terbuka bagi siapa pun yang ingin membaca, nongkrong atau sekedar singgah.

Keramaian Toko Buku Bukan Alasan untuk Menjauh

Hal yang sama juga terasa di Warung Sastra. Keramaian bukan sesuatu yang layak ditakuti. Kadang orang justru menunda datang karena melihat suasana ramai. Padahal, masuk saja tidak apa-apa, selalu ada sudut untuk menyendiri.

Di ruang-ruang semacam ini, literasi tidak selalu hadir dalam bentuk sunyi. Ia juga hidup lewat diskusi dan tanya jawab, bahkan lewat kegiatan yang sekilas tampak jauh dari buku.

Karena sejatinya buku di sini tidak berdiri sendiri sebagai pusat, melainkan teman. Ia menemani proses, bukan menggurui. Bahkan orang yang awalnya hanya ikut karena penasaran, akhirnya menemukan makna di tengah kegiatan yang tampak sederhana.

Mungkin itulah yang sering dilupakan. Toko buku buka tempat yang menakutkan. Ia bukan ruang eksklusif untuk orang-orang yang sudah tahu ingin membaca apa, melainkan tempat yang ramah bagi mereka yang datang dengan kebingungan atau sekedar ingin menghabiskan waktu.

Kalaupun tidak membeli buku, tidak ada yang salah. Bisa saja ada hal lain yang bisa dibawa pulang mulai dari ide, kenalan baru atau sekedar rasa tenang. Karena literasi tidak selalu tumbuh dari keheningan. Kadang, ia justru lahir dari keramaian, obrolan, dan sore yang tidak direncanakan.

Tags: fesmo 2025mojok storetoko buku jogjawarung sastra

Terpopuler Sepekan

bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Film "Surat untuk Masa Mudaku" tayang di Netflix. MOJOK.CO

Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

5 Februari 2026
Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
bpjs kesehatan.MOJOK.CO

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.