Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Redaksi oleh Redaksi
4 Februari 2026
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tanaman lokal Indonesia sering berhenti di satu titik. Ia kerap hanya jadi pajangan, koleksi pribadi, atau sekadar objek estetik di sudut rumah.

Ia jarang dipikirkan lebih jauh sebagai pengetahuan. Apalagi sebagai ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Padahal, jika dilihat lebih dalam, setiap daun, biji, dan pola tumbuhnya menyimpan cerita tentang lingkungan. Juga tentang relasi manusia dengan alam yang jauh lebih luas, bahkan hingga tingkat global.

Di episode Kalcersok kali ini, Mojok berkunjung ke NUSA Plant, sebuah inisiatif yang mengelola lebih dari 300 jenis tanaman asli Indonesia.

Dari Papua hingga Sulawesi, dari tanaman hutan hingga buah endemik yang nyaris tak dikenal publik, NUSA Plant mencoba membawa flora Indonesia masuk ke ranah wirausaha dan pasar internasional.

Obrolan tidak berhenti pada kurasi tanaman lokal Indonesia atau teknik perawatan semata. Ika dan Adit, pemilik NUSA Plant, juga berbagi cerita tentang kerja sama mereka dengan hunter lokal—orang-orang yang hidup dekat dengan hutan dan memahami karakter tanaman.

Melalui kerja sama ini, tanaman tidak diambil secara serampangan. Ia dirawat dengan pengetahuan lokal, sekaligus dijaga jejak asal-usul dan konteks ekologisnya.

Namun, upaya ini tak berhenti pada soal teknis. Wirausaha juga dituntut memastikan logika bisnis tidak menjelma menjadi eksploitasi. Sebaliknya, ia harus menjadi jembatan antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan komunitas lokal.

Episode Kalcersok kali ini menunjukkan bahwa tanaman lokal bukan sekadar objek diam. Ia bisa menjadi medium pengetahuan sekaligus peluang usaha, jika dikelola dengan kesadaran.

Tags: ekosistem usahaEkspor tanamankalcersokteknik perawatan tanaman

Terpopuler Sepekan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
tbc di jogja mojok.co

Indonesia Darurat TBC: Rasio Kasus Lampaui India, Stigma Negatif Jadi Hambatan Pencegahan

29 Januari 2026
DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF MOJOK.CO

DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF

31 Januari 2026
Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026
Ribuan istri di Surabaya minta cerai. MOJOK.CO

Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup

30 Januari 2026
Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.