Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Ironi Negeri Tempe: Impor Kedelai Transgenik (GMO) dan Kedaulatan Petani Lokal

Redaksi oleh Redaksi
27 Maret 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

 

Indonesia, yang dikenal sebagai negara penghasil tempe, justru lebih memilih mengimpor kedelai hasil rekayasa genetika (GMO) daripada mendukung hasil pertanian dalam negeri. Sekitar 90% kebutuhan kedelai nasional saat ini dipenuhi dari hasil impor.

Meskipun harga kedelai impor lebih terjangkau, sebagian besar kedelai tersebut merupakan produk GMO yang sebenarnya ditujukan untuk pakan ternak atau bahan baku tinta. Namun, di Indonesia justru diolah menjadi tahu, tempe, dan produk pangan lainnya.

Perkembangan kedelai lokal terhambat akibat harga yang fluktuatif, terutama saat panen raya, sehingga banyak petani enggan menanamnya. Akibatnya, produktivitas menurun, dan impor menjadi pilihan utama. Sebagian besar kedelai impor, yang berasal dari Amerika Serikat, merupakan kedelai GMO untuk pakan ternak atau bahan baku tinta.

Menyikapi permasalahan ini, seorang akademisi dari Fakultas Pertanian UGM, Bapak Atris, berupaya mendorong generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian, mengembangkan teknologi kedelai, dan mendirikan industri rumahan pengolahan tempe. Mulai dari tempe instan hingga diolah menjadi rendang tempe. Tujuannya adalah agar kedelai lokal mampu bersaing dan Indonesia tidak terus bergantung pada kedelai impor. Upaya ini diharapkan meningkatkan minat pada kedelai lokal dan membuka peluang ekonomi bagi petani serta pelaku usaha kecil.

Seperti apa bentuk olahan tempe yang bisa diberdayakan masyarakat lokal? Apa hubungan impor kedelai dengan kedaulatan pangan lokal? Simak obrolan selengkapnya dengan menyaksikan episode terbaru Kalcersok di atas.

Tags: ImporkalcersokKedelaiolahan kedelaipertanian

Terpopuler Sepekan

franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.