Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Swasti Farm: Ketekunan dari Galon Bekas yang Mengantar Ikan Guppy Sleman ke Asia Tenggara

Redaksi oleh Redaksi
20 November 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ketekunan dalam menggeluti budidaya ikan Guppy berhasil membawa taufik, pemuda asal Kabupaten Sleman meraih kesuksesan.Bisnis budidaya ikan yang ia geluti sejak tahun 2016 lalu, kini berhasil menembus pasar internasional dan menjadi salah satu peternak terbesar di Asia Tenggara.

Pada Episode kalcersok kali ini, Mojok berkesempatan menyusuri farm yang ia bangun dari nol: dari tempat pembesaran anakan, ruang seleksi, hingga system sederhana namun disiplin yang membuat Swasti Farm terus bertumbuh.

Dari Galon Bekas Menjadi Media Profesional

Di awal usahanya, Taufik tidak menggunakan fasilitas khusus. Galon bekas air mineral, ember dan akuarium kecil menjadi sarana utama untuk membesarkan ratusan bibit guppy.

“saya punya 130 perjenis ada tiga pasang, berarti 130 dikali 3 ada sekitar 400 an yang menggunakan tempat galon” ucap Taufik

Ia menekankan bahwa kunci budidaya guppy sebenarnya sederhana: air bersih, kebersihan tempat, dan pencegahan penyakit. Dari tiga hal itulah Swasti Farm dibangun.

Untuk menjaga kualitas air, ia rutin mengganti sebagian air seminggu sekali di setiap wadah galon dan dua kali sekali untuk akuarium.

Sistem Pembesaran yang Rapi 

Seiring berkembangnya Swasti farm, Taufik mulai membangun sistem pembesaran yang rapi. Setiap anakan yang lahir akan langsung dicatat dengan pengap dari tanggal lahir, indukan hingga jumlah.

“Karena kalau enggak dikasih penanda ini anaknya siapa, ini kembar semua anaknya. Warnanya juga sama, Jadi harus dikasih akte biar tahu induknya siapa.” ucap taufik

Satu induk dapat melahirkan 20 sampai 120 ekor. Namun tidak semuanya tumbuh sempurna. Agar peluang hidupnya lebih besar, anakan langsung dipisah dan ditempatkan di wadah-wadah kecil.

Seleksi Ketat Ikan Guppy

Setelah mencapai usia 3 sampai 4 bulan, guppy-guppy pilihan dipindah ke ruang seleksi. Ratusan akuarium tersusun rapi, masing-masing berisi ikan-ikan dengan warna dan ekor bervariasi.

Di ruang inilah ikan dengan potensi terbaik dipilih. Bukan hanya warna dan ekor, tetapi genetiknya—kualitas yang menentukan apakah ikan layak masuk pasar impor.

“Kalau anakannya keluar merah, kita garansi, Soalnya indukannya sudah kita tes berkali-kali.” Ujar Taufik

Meski telah menembus pasar Asia, Taufik tidak menutup pintu bagi siapapun yang ingin belajar budidaya ikan guppy. Ia juga sering aktif berbagai tips melalui media sosial dan terbuka bagi pengunjung yang ingin datang langsung untuk belajar dan mencari diskon terutama pada malam Jumat Kliwon .

Dari Swasti farama kita banyak belajar bahwa ketekunan dan keseriusan bisa membawa seseorang melampaui batas yang tak pernah dibayangkan.

Tags: galon bekasikan guppykalcersokpeternak ikan guppy terbesar di Asia Tenggara

Terpopuler Sepekan

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

21 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Kapok Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
mudik gratis Lebaran dari Pertamina. MOJOK.CO

Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya

19 Maret 2026
Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.