Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

Redaksi oleh Redaksi
20 Maret 2026
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sebat dulu kali ini bersama host Alit dan Patub, Mojok kedatangan Agus Mulyadi buat ngudarasa banyak hal—dari hal absurd sampai yang cukup bikin mikir.

Obrolan dimulai dari cerita kocak soal cara mengajari anak mengenal hewan, yang kadang justru lebih masuk lewat suara “kuluk-kuluk” daripada penjelasan serius.

Tak hanya itu obrolan berlanjut ke perdebatan receh soal toilet jongkok vs duduk, yang entah bagaimana bisa dibawa ke ranah identitas budaya dan “martabat bangsa”.

Dari situ, pembahasan melebar ke fenomena nama anak sampai cara orang tua memaknai hal-hal kecil dalam tumbuh kembang anak.

Obrolan kemudian bergeser ke dunia yang lebih dewasa, soal ekonomi kreator dan realita pahit jualan buku di era marketplace.

Agus Mulyadi cerita soal potongan platform yang makin mencekik, sampai akhirnya neu celah lewat konten receh dan affiliate barang-barang nyeleneh tag justru punya pasar sendiri.

Nggak berhenti di situ, obrolan juga nyemplung ke dunia perfilman—mulai dari pengalaman pertama casting yang serba canggung, sampai kesadaran baru bahwa bikin film itu ribet, capek, dan penuh kompromi.

Dari situ muncul “tobat” personal, seorang Agus Mulyadi jadi mikir dua kali sebelum ngece film Indonesia, karena sudah ngerasain sendiri proses di balik layar yang ternyata nggak sesederhana yang terlihat.

Semua pembicaraan di rangkai dalam obrolan ngalor ngidull khas Sebat Dulu yang kadang meloncat dari urusan parenting, identitas budaya, ekonomi kreatif sampai refleksi soal seni dan proses berkarya.

Jadi, pastikan nonton sampai habis, karena bisa jadi di tengah obrolan yang kelihatannya “wangun” itu, kamu justru nemu hal-hal yang relate banget sama kehidupan sehari-hari.

Tags: Agus Mulyadicara parenting anakpengalaman main filmsebatdulu

Terpopuler Sepekan

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Jurusan Antropologi Unair kerap diremehkan. MOJOK.CO

Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas

9 April 2026
Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026
Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron MOJOK.CO

Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan

10 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.