Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Yudisium Lebih Layak Dirayakan daripada Sempro, Sidang, dan Wisuda

Kuncoro Purnama Aji oleh Kuncoro Purnama Aji
1 Desember 2023
A A
Yudisium Lebih Layak Dirayakan daripada Sempro, Sidang, dan Wisuda Mojok.co

Yudisium Lebih Layak Dirayakan daripada Sempro, Sidang, dan Wisuda (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya baru saja menyelesaikan seluruh tahapan perkuliahan. Setelah melalui semuanya, saya merasa tahapan yudisium yang paling layak dirayakan. Yudisium adalah sebuah tahpan di mana mahasiswa secara resmi dinyatakan lulus dari suatu kampus.

Akan tetapi, yang terjadi selama ini, justru seminar proposal (sempro), sidang ujian, dan wisuda yang paling banyak dirayakan. Sementara yudisium dianggap biasa saja. Sangat jarang mahasiswa yang merayakan yudisium, padahal tahapan ini yang menentukan lulus tidaknya seseorang dari suatu kampus. Kenapa bisa begitu ya?  

Sempro, Sidang, Wisuda hanyalah awal perjalanan

Sempro hanyalah awal dari segala proses panjang untuk lulus. Oleh karena itu, merayakan seminar proposal bukanlah suatu hal yang bijak. Banyak hal yang mungkin terjadi dalam perjalanan ke depan. Mulai dari eksekusi yang tidak sesuai rencana, dosen pembimbing hilang, dan masih banyak kekecewaan lain. Perjalanan masih panjang kawan.

Setelah sidang skripsi, perjalanan akademik mahasiswa juga belum tentu mulus. Mahasiswa bisa lulus atau gagal. Kalaupun lulus, mahasiswa masih dihadapkan dengan revisi dan syarat administratif lainnya. Jangan sepelekan dua tahapan ini lho, mengurus revisi dan administrasi perlu energi dan waktu. Perjalanan masih belum usai. 

Wisuda memang menjadi perayaan resmi seorang mahasiswa lulus dari perguruan tinggi. Apabila sudah diwisuda, berarti mereka sudah melewati setiap tahapan akademik. Namun, menurut saya wisuda sekadar seremoni saja. Itu mengapa beberapa kampus tidak mewajibkan mahasiswanya mengikuti wisuda. Lagipula, perayaan berlebihan saat wisuda untuk apa sih, toh setelahnya akan menghadapi dunia sebenarnya yang lebih sulit. 

Yudisium tanda mahasiswa lepas dari beban akademik

Kalau memang ingin merayakan perjalanan akademik, saya rasa yudisium adalah momentum yang paling pas. Di saat inilah mahasiswa secara resmi dinyatakan lulus dari perkuliahan. Ditandai dengan diterbitkan surat keterangan lulus dan transkrip nilai. Dengan kata lain, mahasiswa sudah benar-benar terlepas dari beban akademik. 

Apabila sudah mencapai tahapan ini, mahasiswa lebih mudah menghadapi pertanyaan-pertanyaan seputar perkulihan, misalnya kapan lulus. Cukup jawab saja, tinggal menunggu wisuda. Sangat enak bukan? Sementara itu,  mahasiswa bisa mengisi jeda waktu antara yudisium dan wisuda dengan banyak hal. Misalnya, persiapan mencari pekerjaan, kursus, atau berlibur. Bebas-bebas saja, toh sudah tidak ada beban akademik maupun administrasi kampus. 

Jangan merayakan semuanya

Bukannya saya nggak mau memvalidasi perjuangan mahasiswa di tiap tahapan akademiknya ya. Setiap tahapan perjalanan akademik memang pantas disyukuri, tapi tidak perlu dirayakan secara berlebihan. Selain perjalanan yang masih panjang, kasihan teman-teman kalian yang harus menyiapkan hadiah atau semacamnya di setiap tahapan akademik. 

Baca Juga:

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua

Cukup rayakan setiap keberhasilan akademik kalian dengan berterima kasih kepada diri sendiri dan orang tua. Teman-teman juga cukup memberi ucapan selamat dan doa-doa baik. Kalau memang ingin merayakan dengan mengadakan acara khusus, bolehlah ketika lulus yudisium yang momentumnya lebih pas.  

Penulis: Kuncoro Purnama Aji
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Wisuda UNS, Sebaik-baiknya Sistem Wisuda Perguruan Tinggi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Desember 2023 oleh

Tags: Mahasiswaseminar proposalsemprosidangSidang Skripsiwisudayudisium
Kuncoro Purnama Aji

Kuncoro Purnama Aji

Memiliki keinginan menjadi penulis, meski prosesnya berjalan pelan. Banyak ide justru muncul saat berlari dan membiarkan pikiran mengembara.

ArtikelTerkait

5 Drama Korea yang Bisa Jadi Topik Skripsi buat Mahasiswa Jurusan Sosiologi Terminal Mojok

5 Drama Korea yang Bisa Jadi Topik Skripsi buat Mahasiswa Jurusan Sosiologi

30 Juli 2022
Dosen: Saya Sopan, tapi Anda Read doang!

Dosen: Saya Sopan, tapi Anda Read doang!

27 Agustus 2023
Jurusan Pertanian Bukan untuk Mahasiswa “Sultan” yang Alergi Kotor-kotoran Mojok.co

Jurusan Pertanian Bukan untuk Mahasiswa “Sultan” yang Alergi Kotor-kotoran 

1 Juni 2024
jabatan panitia panitia makrab

Jabatan Panitia Makrab HMJ yang Aslinya Nggak Penting-penting Banget

3 Mei 2020
Warjok, Warung Makan Dekat Kuburan yang Selalu Ramai Mahasiswa Untidar Magelang Mojok.co

Warjok, Warung Makan Dekat Kuburan yang Selalu Ramai Mahasiswa Untidar Magelang

20 Agustus 2024
Jangan Malu Jadi Mahasiswa Jurusan Sosiologi. Hidup Kalian Nggak Akan Sesuram itu, kok

Jadi Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Sesuram Itu, kok. Masih Ada Jurusan Filsafat yang Prospek Kerjanya Lebih Dipertanyakan

5 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover

Suzuki Nex Crossover: Matic Underrated yang Seharusnya Lebih Laku Dibanding BeAT Street yang Payah Itu

9 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Mengenal Ampo, Camilan Khas Tuban yang Terbuat dari Tanah Liat Mojok.co

Ampo, Makanan Khas Tuban Nggak Akan Pernah Saya Coba

10 Maret 2026
Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja Mojok.co

Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja

7 Maret 2026
Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar Mojok.co

Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar

13 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto
  • Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah
  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Rangkaian Penderitaan Naik Travel dari Jogja Menuju Surabaya: Disiksa Selama Perjalanan oleh Sopir Amatiran, Nyawa Penumpang Jadi Taruhannya. Sialan!

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.