Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

4 Hal Jadi Mahasiswa UIN Jakarta Itu Nggak Enak

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
16 Desember 2021
A A
4 Hal Jadi Mahasiswa UIN Jakarta Itu Nggak Enak terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Kalau ditanya berapa lama saya kuliah di UIN Jakarta, pokoknya banyak deh tahunnya. Kampus ini dengan segala labelnya, mulai dari yang aneh sampai aneh-aneh banget sudah saya rasakan sebagai mahasiswanya. Namun, di sini saya bukan mau memuji kampus yang jadi almamater saya ini. Pasalnya, saya bukan Duta UIN Jakarta. Selain itu, ada beberapa hal yang bikin kuliah di sini terasa nggak enak.

#1 Dianggap religius, tapi dianggap liberal juga

Namanya juga Universitas Islam Negeri, pasti orang berpikir kalau kami adalah mahasiswa yang mengamalkan syariat Islam dengan begitu sempurna dan kesalehan di atas rata-rata muslim lainnya. Hoo, tentu saja tidak. Tidak semua. Ada sih yang begitu, tapi juga nggak mayoritas. Percayalah, UIN Jakarta itu namanya aja yang ada Islamnya. Mahasiswanya juga seperti kampus-kampus pada umumnya. Ada yang blangsak juga.

Anehnya, selain dianggap religius, mahasiswa sini juga dianggap sebagai orang yang liberal. Lah? Jadi yang bener religius atau liberal, nih? Suka banyak tuh masuk ke kuping “Jangan masuk UIN, nanti jadi sesat!” Ya Allah, mohon maap, memang ngana pikir skripsi atau tugas akhir kami membuat sekte atau aliran, gitu?

#2 Nama Jakarta, tapi letak di Tangsel

Nah ini, coba kalau kalian cermati baik-baik. Namanya UIN Jakarta pasti akan dikira berada di dalam wilayah Ibu kota Jakarta, bukan? Nyatanya nggak, Bre. Namanya memang Jakarta, tapi letaknya berada di Ciputat, Tangerang Selatan. Namanya aja yang Jakarta, tapi letaknya di Tangsel.

Sebagai mahasiswa UIN Jakarta, saya jadi kayak agak krisis identitas gitu. Apalagi, kampus-kampusnya banyak yang tersebar di beberapa lokasi, bahkan paling jauh ada di Sawangan, Depok. Ya Allah, udah mana kayak bimbel juga. Fyi, bahkan dulu tanah yang ditempati oleh UIN Jakarta itu milik Pemprov Jabar. Walaupun sudah dihibahkan dan jadi kampus 2, sih. 

#3 Kalau Pemilwa ribut melulu

Kayaknya nggak afdol kalau nggak membahas hal satu ini. Masalah perpolitikan kampus di UIN Jakarta tuh kayak mau dibawa mati, harga mati, tapi kuliahnya sampai nggak teringat di hati. Kerjaannya organisasi eksternal mahasiswa orientasinya cuma nyari massaaa muluk. Sungguh, nggak berubah dari dulu dan sangat disayangkan, sih.

#4 Ngakunya kampus internasional, tapi.…

Coba saja kalian Googling, banyak berita soal UIN Jakarta yang katanya sedang mengejar status “World Class University” fafifu fafifu. Iya sih, banyak dosen berkualitas dan keilmuannya yang keren. Tapi, apa benar kampusnya world class? Hehehe, bisa, sih. Tapi, ya gitu, PR-nya masih banyak sekali.

Sumber Gambar: Unsplash

Baca Juga:

Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Desember 2021 oleh

Tags: MahasiswaUIN Jakarta
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

update instastory

Surat Terbuka Teruntuk Mahasiswa yang Instastorynya Lancar Jaya Tapi Chat Grup Tugas Kuliah Tak Pernah Dibuka

14 Mei 2019
Saya Justru Menyesal Tidak Jadi Kuliah di Jogja pariwisata jogja caleg jogja

Saya Justru Menyesal Tidak Jadi Kuliah di Jogja

16 Februari 2023
Salut Buat Mahasiswa yang Nolak Pulkam Karena Corona

Salut Buat Mahasiswa yang Nolak Pulkam Karena Corona

3 April 2020
sempol

Tidak Ada Sempol Hari Ini

15 Juni 2019
makelar kontrakan jogja bapak kos terminalmojok

Bisnis Makelar Kontrakan: Bisnis Digital Sederhana dengan Keuntungan yang Cukup Menjanjikan

15 Juli 2021
3 Dosa Mahasiswa Jurusan Sejarah ketika Menulis Skripsi

3 Dosa Mahasiswa Jurusan Sejarah ketika Menulis Skripsi

10 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh (Wikimedia Commons)

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

1 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026
Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.