Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Wisuda TK Hanyalah Pembelokan Sejarah dan Pemborosan

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
16 Juni 2023
A A
Wisuda TK Hanyalah Pembelokan Sejarah dan Pemborosan

Wisuda TK Hanyalah Pembelokan Sejarah dan Pemborosan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Wisuda sering dipandang sebagai momen bersejarah. Bahkan setara sunat, menikah, dan mati. Keberhasilan seseorang untuk meraih gelar akademis memang patut dirayakan. Selain karena sudah membuang ratusan juta, orang tersebut diakui sudah ahli dalam sebuah bidang. Tapi kalau wisuda TK sampai SMA, apakah juga momen bersejarah? Atau pemborosan yang terlalu diromantisasi?

Saya bisa memaklumi suara kontra pada wisuda pra-perguruan tinggi ini. Dan saya sepakat, mending sudahi saja budaya teatrikal padat dana ini. Untuk apa merayakan kelulusan yang sebenarnya tak perlu-perlu amat ini? Tenang, saya punya argumen untuk itu. Jadi untuk para orang tua dan guru, monggo saya tampar dengan kenyataan.

Momok seluruh dunia

Jangan dikira hanya orang Indonesia yang iseng mengadakan wisuda TK sampai SMA. Justru budaya ini dimulai di Amerika Serikat. Wisuda menjadi pelengkap acara kelulusan selain pesta dansa. Sekolah menggunakan acara ini sebagai kesempatan melepas murid yang kini sudah lulus.

Namun, tidak semua orang bisa menerima wisuda model ini. Banyak yang menolak dan mengecam wisuda TK sampai SMA. Acara ini dipandang buang-buang uang, apalagi ketika dipadukan dengan pesta. Bahkan budget pesta wisuda ini bisa mencapai 1000 dollar AS. Sebuah angka yang besar untuk pesta yang tak perlu-perlu amat.

Tapi apa sebenarnya wisuda itu? Apakah memang pesta dan foya-foya? Atau ada hal sakral dan simbolis di dalamnya?

Sejarah wisuda bukanlah foya-foya

Wisuda pertama kali diadakan universitas di Eropa pada abad ke-12. Tidak jelas universitas mana yang melakukan wisuda pertama kali. Tapi tujuannya jelas, yaitu penganugerahan gelar kepada mahasiswa yang sudah menyelesaikan masa studi dan mempertahankan tesisnya. Setiap universitas dan negara memiliki sejarah tersendiri. Namun umumnya, topi dan toga menjadi ciri khas acara wisuda. Toga sendiri terinspirasi oleh pakaian sehari-hari civitas academica di Timur Tengah.

Salah satu prosesi paling umum dalam wisuda adalah penyerahan ijazah. Di mana rektor atau dekan akan menyerahkan ijazah asli atau salinan kepada wisudawan. Penyerahan ini menjadi pernyataan bahwa wisudawan tersebut telah menyandang gelar akademik baru. Gelar baru itu disaksikan dan diakui oleh para civitas academica lain. Pernyataan ini juga menjadi pengumuman pada masyarakat secara simbolis.

Anda menangkap poin pentingnya? Benar, wisuda itu bukan acara kelulusan semata. Namun pengakuan terhadap gelar akademis seseorang. Wisuda bukanlah foya-foya merayakan selesai masa studi. Namun momen sakral seperti penyematan gelar bangsawan atau keagamaan.

Baca Juga:

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

Baca halaman selanjutnya

Gelarnya apa sih?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2023 oleh

Tags: pembelokan sejarahpemborosanpilihan redaksiromantisasisarjanaurgensiwisuda TK
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

3 Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Naik Kereta Api Dhoho Penataran

3 Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Naik Kereta Api Dhoho Penataran

20 April 2023

10 Rapper Indonesia Terbaik Sepanjang Masa

11 Oktober 2021
Mirisnya Menjadi Warga Kabupaten Pemalang

Mirisnya Menjadi Warga Kabupaten Pemalang

15 Februari 2023
Kapolda DIY Benar, Fight Club Memang Bukan Solusi Pemberantasan Klitih di Jogja

Kapolda DIY Benar, Fight Club Memang Bukan Solusi Pemberantasan Klitih di Jogja

20 Agustus 2024
Bangkalan Madura Memang Problematik, tapi 5 Hal Ini Patut Disyukuri Warga

Bangkalan Madura Memang Problematik, tapi 5 Hal Ini Patut Disyukuri Warga

11 Februari 2024
pengumuman pemenang ifortepreneur 4.0 terminal mojok.co

Ikutan Kompetisi Itu Lebih dari Sekadar Ajang Rebutan Hadiah!

27 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
Warteg, Gambaran Soal Tegal Paling Ideal yang Ada di Kota-Kota Besar Mojok.co

Warteg, Representasi Tegal Paling Ideal yang Ada di Kota-Kota Besar

9 Juni 2026
6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

7 Juni 2026
6 Alasan Kota Tegal Lebih Istimewa Dibanding Bayangan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kota Tegal Lebih Istimewa Dibanding Bayangan Banyak Orang

10 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.