Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Mirisnya Menjadi Warga Kabupaten Pemalang

Hernika Aulia oleh Hernika Aulia
15 Februari 2023
A A
Mirisnya Menjadi Warga Kabupaten Pemalang

Mirisnya Menjadi Warga Kabupaten Pemalang (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai warga negara Indonesia kelahiran Kabupaten Pemalang, saya paling malas jika sudah ditanya daerah asal. Saat menjawab Pemalang, sudah bisa ditebak pertanyaan orang-orang selanjutnya adalah “Pemalang tu daerah mana?” Saya yakin, mayoritas warga Pemalang pernah merasakan hal serupa. Oleh karena itu, saya akan memperkenalkan sedikit soal Pemalang supaya kalian punya gambaran tentang kabupaten nggak terkenal ini.

Pemalang adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang berada di jalur utama Pantura sebagai penghubung Jakarta-Semarang-Surabaya. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.1.115,30 kilometer persegi. Di sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa, sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Purbalingga, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Pekalongan, dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Tegal.

ADVERTISEMENT

Bingung menjelaskan letak Kabupaten Pemalang karena namanya kurang terkenal

Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, Pemalang memang kurang terkenal dibanding kabupaten tetangga. Tak jarang, warga Kabupaten Pemalang yang malas menjelaskan di mana letak kabupaten ini akan menjawab asalnya dari Pekalongan atau Tegal. Ini bukan sekadar omong kosong, saya sendiri memiliki teman yang lebih memilih memperkenalkan diri berasal dari Pekalongan daripada Pemalang jika ditanya orang asing. Katanya sih mending begitu daripada harus menjelaskan panjang kali lebar kali tinggi seperti rumus volume balok.

Memang kedengarannya berdosa sekali warga Kabupaten Pemalang yang seringnya mengaku sebagai warga Pekalongan atau Tegal. Namun, saya harus mengakui kadang capek juga menjelaskan letak kabupaten kelahiran saya ini. Jadi, sekali dua kali nggak apa-apa lah mengaku sebagai warga kabupaten tetangga.

Sebagai orang yang sudah dari dalam kandungan ibu tinggal di Pemalang, saya juga bingung apa yang bisa dibanggakan dari dari kabupaten ini. Kalaupun ada, mungkin itu hanyalah nanas madu, sego grombyang, dan bahasa kebangsaan republik ngapak. Terlalu banyak problematika di kabupaten yang memiliki slogan Pemalang Pusere Jawa ini selain perkara namanya yang kurang terkenal.

Eh, tunggu dulu, kayaknya slogan yang betul Pemalang Ikhlas. Ah, dari slogannya saja sudah bikin bingung. Terserah kalian saja mau pilih mana yang lebih nyaman untuk didengar dan diingat.

Kubangan air saat musim hujan di tiap sudut Kabupaten Pemalang

Di musim hujan seperti sekarang ini, kita bisa dengan mudah menjumpai kubangan air di sepanjang jalan di Kabupaten Pemalang. Maklum, kubangan itu tercipta dari jalanan berlubang yang terisi air hujan.

Jalanan berlubang memang sudah jadi sahabat karib kami warga Pemalang. Mulai dari jalanan sempit di gang-gang desa sampai jalan utama Pantura nggak luput dari lubang. Bahkan banyak warga yang menyebut Pemalang sebagai “Pantura Bergoyang” lantaran begitu memasuki kabupaten ini bakal disambut dengan jalanan berlubang.

Baca Juga:

Nanas madu Pemalang sering diremehkan karena ukurannya, padahal inilah oleh-oleh yang paling layak dibawa pulang

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Jika dibandingkan dengan kabupaten tetangga, Pekalongan misalnya, terlihat jelas kesenjangannya. Saat mengendarai kendaraan di jalanan Pantura Pekalongan, akan terasa minim lubang. Namun saat sudah memasuki Pemalang, kita akan disambut dengan jalan berlubang yang cukup banyak. Padahal jalanan berlubang sangat membahayakan kendaraan melintas dan dapat mengakibatkan kecelakaan, lho.

Baca halaman selanjutnya

Sebenarnya warga Kabupaten Pemalang sudah pernah protes terhadap kondisi ini…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 18 Februari 2023 oleh

Tags: Kabupaten PemalangPemalangpilihan redaksiwarga
Hernika Aulia

Hernika Aulia

Mahasiswa Administrasi Negara yang sedang belajar menulis.

ArtikelTerkait

Rekomendasi Tempat Wisata Jogja yang Romantis dan Penuh Ketimpangan terminal mojok.co

Rekomendasi Tempat Wisata Jogja yang Romantis dan Penuh Ketimpangan

4 November 2021
Surat untuk Anakku, jika Kelak Kau Seorang Gay ataupun Transgender terminal mojok.co

Surat untuk Anakku, jika Kelak Kau Seorang Gay ataupun Transgender

11 September 2021
Alun-Alun Temanggung Sekarang Seperti Kuburan di Tengah Kota (Unsplash)

Alun-Alun Temanggung Sekarang seperti Kuburan di Tengah Kota

8 Agustus 2023
Pemalang Kota IKHLAS, tapi Makanan Khas Pemalang Bikin Penikmatnya Nggak Ikhlas pamulang, malang

Pemalang Kota IKHLAS, tapi Makanan Khas Pemalang Bikin Penikmatnya Nggak Ikhlas

10 November 2023
Buggy Memang Pantas Jadi Yonko, dan Ini Alasannya dragon

Buggy Memang Pantas Jadi Yonko, dan Ini Alasannya

21 Juni 2022
Karyawan Di-Blacklist HRD se-Indonesia: Cuma Gimik atau Beneran? Terminal Mojok.co

Karyawan Di-Blacklist HRD se-Indonesia: Cuma Gimik atau Beneran?

16 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout Mojok.co

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

17 Juli 2026
Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

19 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang  Mojok.co

Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang 

19 Juli 2026
Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer Mojok.co

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

19 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.