Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

10 Rapper Indonesia Terbaik Sepanjang Masa

Iqbal AR oleh Iqbal AR
11 Oktober 2021
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Kalau mau merunut ke belakang, kita akan tahu bahwa 90-an adalah tahun di mana musik rap muncul dan menjadi tenar di Indonesia. Meledaknya musik rap di Indonesia dimulai dengan lagu “Bebas” dari Iwa K yang membuat musik rap atau hiphop dikenal masyarakat luas. Popularitas musik rap juga didukung dengan tren basket yang mana keduanya saling beririsan.

Selain Iwa K dan lagu “Bebas”, ada juga kompilasi Pesta Rap 1 yang menjadi momentum akan lahirnya musik rap di Indonesia. Kompilasi Pesta Rap 1 ini dirilis oleh Musica Studio pada 1995, berisikan gerombolan “perapal rima” seperti Blakumuh dan Sindikat 31. Kesuksesan Pesta Rap 1 jadi pemicu untuk kemudian muncul kompilasi Pesta Rap 2 dan Pesta Rap 3 pada 1997.

Hampir tiga dekade semenjak kemunculan musik rap/hiphop, musik rap sudah berkembang sedemikian rupa dan berhasil melahirkan para “perapal rima” dengan karakteristik yang bermacam-macam. Ada yang pop, memble, sampai yang ngebut. Banyak jenisnya pokoknya.

Maka dari itu, kurang afdal rasanya kalau tidak memaparkan siapa saja rapper-rapper terbaik Indonesia sepanjang masa. Karena banyaknya rapper, maka tulisan ini akan menyebut 10 rapper saja. Siapa saja mereka? Simak di bawah ini.

#1 Iwa K

Seperti yang sudah disebutkan di awal bahwa lagu “Bebas” dari Iwa K bisa dibilang momentum kemunculan musik rap. Silakan tidak sepakat, tapi siapa pun rapper Indonesia favorit kalian, pasti akan menyebut Iwa K sebagai pahlawan mereka. Tidak ada yang bisa melupakan jasa Iwa K di skena rap/hiphop Indonesia. Apalagi yang perlu dibahas soal Iwa K? Angkat topi, lah, pokoknya.

#2 Benyamin S.

Berbeda dari Iwa K yang berjasa pada lahirnya skena rap Indonesia. Benyamin S., atau Bang Ben malah disebut sebagai Bapak Rap Indonesia.

Di masa kejayaan Bang Ben, sekitar 60-an, Bang Ben sudah bernyanyi ala penyanyi rap: cepat dan berima. Coba saja dengarkan lagu “Nyari Kutu” atau “Cintaku Diblokir”, pasti kita akan ngeh kalau apa yang dilakukan Bang Ben saat itu ya nge-rap. The OG memang, Bang Ben ini. Namanya juga Bang Ben, apa saja bisa. Nyanyi bisa, ngelawak bisa, main film bisa, pokoknya serba bisa, lah.

#3 Farid Hardja

Jangan kaget ketika melihat nama Farid Hardja disebut dalam daftar rapper terbaik Indonesia. Kita memang harus sepakat bahwa sebagian apa yang dinyanyikan Farid Hardja pada lagu “Ini Rindu” (1990) adalah nge-rap. Perpaduan antara musik melayu serta rapalan rima di bagian tengah lagu jadi bentuk baru musik rap.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Belum lagi penampilan Farid Hardja dengan jubah ala Afrika. Ini semakin meneguhkan bahwa ia bisa dikatakan sebagai rapper sekaligus sebagai salah satu rapper terbaik di Indonesia.

#4 Morgue Vanguard

Dari skena rap/hiphop independen, nama Herry Sutresna (Ucok dari Homicide) atau sekarang lebih dikenal sebagai Morgue Vanguard, adalah begawannya. Melalui grup Homicide, Ucok berhasil membawa musik hiphop menjadi lebih keras, dalam, dan penuh kritik sosial.

“Rima Ababil”, sebuah ode untuk Munir jadi momentum betapa musik rap/hiphop bisa sedemikian dalam. Untuk urusan lirik, Ucok jagonya. Sekarang, dengan nama Morgue Vanguard, Ucok juga masih berapi-api dalam urusan merapal rima. Album “Demi Masa” yang digarap bersama Doyz, jadi bukti bahwa Ucok masih ada.

#5 Blakumuh

Masih dari era 90-an, nama Blakumuh tentu jadi nama yang tidak boleh terlewat. Digawangi Doyz dan Erik, Blakumuh ini sebenarnya mirip-mirip dengan Homicide di beberapa lagu, yang kerap mengangkat isu-isu dan keadaan sosial dalam musiknya. Ya meskipun tidak sekeras Homicide, sih.

Lagu “Kaum Kumuh” dan “Distrik 21” jadi bukti bahwa Blakumuh mampu membungkus isu-isu sosial dalam sebuah lagu rap yang sangat ciamik. One of the best, lah, mereka ini.

#6 Sindikat 31

“Lebih terkenal lagunya daripada musisinya.” Itulah penggambaran yang miris, tapi tepat untuk Sindikat 31. Orang-orang lebih kenal dan tahu lagu “OST. Kera Sakti” daripada penyanyinya, yaitu Sindikat 31. Bahkan orang-orang bisa hafal lirik demi lirik lagu ini tanpa pernah tahu siapa itu Sindikat 31.

Terlepas dari itu, rispek patut kita berikan pada Ruffie, Mbie, dan Sidik, trio Sindikat 31 yang berhasil mempopulerkan musik rap lewat lagu “OST. Kera Sakti”. Meskipun sekali lagi, mereka tidak lebih terkenal dari lagunya.

#7 Pandji Pragiwaksono

Sebelum terkenal jadi pelawak lucu banget, Pandji juga dikenal sebagai rapper. Total sudah lima album dia hasilkan dari 2008 sampai 2015. Untuk ukuran musisi, Pandji cukup rajin merilis album, meskipun rajinnya Pandji tidak berbanding lurus dengan kesuksesan albumnya.

Album, beserta isi, dan tema lagunya sebenarnya bagus, tapi entah mengapa Pandji terasa tidak cocok ketika nge-rap, dan lebih cocok ketika melawak. Tapi, terlepas dari itu, boleh lah kita masukkan Pandji ke dalam daftar rapper terbaik Indonesia untuk kategori kurang sukses. Rispek, Mas Pandji. Lagu “Aksi Massa” enak, kok.

#8 Yacko

Bicara rapper perempuan, maka nama ini pasti akan muncul. Ya, Yacko adalah satu dari sedikit rapper perempuan yang ada di skena rap/hip-hop Indonesia. Bisa dibilang, Yacko adalah pelopor rapper perempuan Indonesia, jauh sebelum rapper seperti Ramengvrl muncul beberapa tahun belakangan ini.

Muncul sejak kompilasi “Pesta Rap 2”, Yacko masih konsisten dengan rap/hiphop hingga saat ini. Angkat topi untuk Yacko yang tetap bertahan di skena rap Indonesia yang masih didominasi oleh laki-laki.

#9 Joe Million

Susah untuk tidak mengatakan bahwa Joe Million adalah salah satu rapper terbaik Indonesia saat ini. Tegas, lugas, dan penuh eksperimen adalah karakter Joe Million yang membuatnya moncer.

Silakan simak kolaborasi antara Joe Million dengan Indra Menus, yang memadukan antara rap dengan musik noise. Edan sekali, dan Joe Million bisa tetap ciamik nge-rap di antara balutan bising suara.

#10 Tuantigabelas

Tidak ada yang perlu didebatkan ketika bicara Tuantigabelas. Pria bernama asli Upi ini memang sudah pantas menyandang rapper terbaik Indonesia saat ini. Konsistensi dan kualitas musik sudah pasti menjadi jaminan.

Album Westwew dan Harimau Sumatera adalah hasil sekaligus wujud dari konsistensi dan kualitas, serta penulisan lirik yang ciamik. Kalau tidak percaya, silakan dengar dan simak sendiri lagu-lagunya.

Itulah daftar sepuluh rapper Indonesia terbaik sepanjang masa. Mungkin ada yang tidak sepakat dengan daftar ini, atau merasa bahwa ada nama-nama yang tidak masuk. Ya saya tidak peduli, sih. Toh, suka-suka saya juga.

Kalau mau terima ya bagus, kalau tidak terima ya bukan urusan saya. Intinya, untuk sepuluh rapper di atas dan semua rapper di Indonesia, tetap semangat dalam berkarya!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2021 oleh

Tags: Iwa KMusik RapPandji Pragiwaksonopilihan redaksiRapper Indonesia
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Universitas Terbuka (UT): Kampus yang Nggak Ribet, tapi Berani Tampil Beda

Universitas Terbuka (UT): Kampus yang Nggak Ribet, tapi Berani Tampil Beda

26 Desember 2025
Maaf Maudy Ayunda, tapi Lord Rangga Lebih Tepat Jadi Jubir G-20 Terminal Mojok.co

Maaf Maudy Ayunda, tapi Lord Rangga Lebih Tepat Jadi Jubir G-20

19 April 2022
Perempatan Informa, Titik Paling Kacau di Cinere Depok. Saking Kacaunya, Saya Pernah Mati Kutu Selama 1 Jam di Sini!

Perempatan Informa, Titik Paling Kacau di Cinere Depok. Saking Kacaunya, Saya Pernah Mati Kutu Selama 1 Jam di Sini!

17 Juni 2024
Orang Waru Sidoarjo Lebih Suka Disebut Orang Surabaya daripada Orang Sidoarjo

Orang Waru Sidoarjo Lebih Suka Disebut Orang Surabaya daripada Orang Sidoarjo

25 Januari 2024
Review Djarum King: Rokok Ringan Teman Pekerja Kreatif

Review Djarum King: Rokok Ringan Teman Pekerja Kreatif

16 November 2022
Konsep Kota Pensiun Adalah Bom Waktu dan Cuma Akal-akalan Pebisnis Properti

Konsep Kota Pensiun Adalah Bom Waktu dan Cuma Akal-akalan Pebisnis Properti

24 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Makanan Superindo Rp15 Ribuan Penolong Pekerja Miskin yang Kecewa akan Mahalnya Harga Warteg

17 Mei 2026
Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
Kos Murah yang Diidamkan Berujung Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang Mojok.co

Rasa Syukur Tinggal di Kos Murah Berubah Jadi Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang

20 Mei 2026
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

19 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot Mojok.co

Menulis Nama Pacar di Lembar Persembahan Skripsi Adalah Blunder Abadi dan (Pasti) Jadi Bencana di Masa Depan

23 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.