Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

UNU Yogyakarta Adalah Anomali, Kampus Swasta di Jogja dengan Fasilitas Lengkap kok UKT-nya Masih Terjangkau

Janu Wisnanto oleh Janu Wisnanto
30 Juli 2025
A A
UNU Yogyakarta Adalah Anomali, Kampus Swasta dengan Fasilitas Lengkap kok UKT-nya Masih Terjangkau Mojok.co

UNU Yogyakarta Adalah Anomali, Kampus Swasta dengan Fasilitas Lengkap kok UKT-nya Masih Terjangkau (wikipedia)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama ini ternyata saya keliru melihat Nahdlatul Ulama atau NU. Sebagai seseorang yang tumbuh di lingkungan NU, saya mengira organisasi Islam ini hanya ngurus hal-hal berurusan dengan akhirat seperti pesantren hingga ngaji. Kalaupun ngurus soal pendidikan, paling-paling tentang kitab kuning, halaqah, dan ngopi sambil nyatet dawuh-dawuh kiai.

Ternyata saya salah besar. Kesalahan itu saya sadari setelah ngulik tentang Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Yogya). Kampus ini memang sudah lama diresmikan, pada awal tahun 2024. Peresmiannya dilakukan oleh presiden Republik Indonesia saat itu, Joko Widodo. Lengkap dengan seremoni dan sambutan yang bikin merinding. 

Terlepas pro dan kontra terkait sosok Jokowi, peresmian yang dilakukan oleh seseorang yang menjabat sebagai presiden mencerminkan betapa pentingnya UNU Yogyakarta. Apalagi Jokowi dalam proses peresmian itu menyebut kampus ini sebagai “lompatan kemajuan NU 50 tahun ke depan”.

Benar-benar bukan kaleng-kaleng. NU tak hanya melahirkan para kiai, tapi juga sedang serius mencetak ahli robotik, programmer, analis pasar saham, dan ilmuwan bioteknologi.

Bukan kampus kaleng-kaleng

UNU Yogya bukan kampus kaleng-kaleng. Gedungnya berdiri di atas tanah seluas 7.400-an meter persegi, dengan luas bangunan total 16.000 meter persegi. Besar kan? Katanya, kampus ini bisa menampung 3.700 mahasiswa dan 150 dosen.

Yang bikin saya makin takjub adalah konsep green building yang diusung. Panel surya dipasang lebih dari 200 buah. Ada rooftop garden. Ada lab teknologi, perpustakaan digital, bahkan galeri investasi syariah. Bayangin, kampus NU punya galeri investasi! Biasanya kan NU urusannya wakaf sawah dan kotak amal. Ini udah mainnya portofolio syariah!

Saya sempat berdecak kagum waktu tahu kalau UNU Yogya juga punya inkubator bisnis dan strategic tenant hub NU. Bahasa gampangnya NU sekarang nyiapin kader yang bukan cuma bisa khutbah Jumat, tapi juga bisa bikin startup dan branding produk UMKM.

NU versi masa depan

Kampus ini punya 5 fakultas, yakni Fakultas Teknologi Informasi, Ekonomi, Ilmu Pendidikan, Industri Halal, dan Dirasah Islamiyah. Adapun total prodi yang aktif ada  ada 11. 

Baca Juga:

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

Long Weekend Itu Memang Menyenangkan, kecuali untuk Warga Jogja

Di antara fakultas dan prodi yang tersedia, yang paling nyantol di kepala saya adalah Fakultas Industri Halal. Fakultas ini menaungi Agribisnis, Farmasi, dan Teknologi Hasil Pertanian. Ini mencerminkan NU juga memilkirkan seputar  soal ketahanan pangan dan produksi halal masa depan. Bukan cuma ketahanan wudhu pas musim dingin.

Saya melihat, totalitas NU membangun UNU Yogya seolah ingin menunjukkan mereka nggak hanya bisa cetak santri, mereka juga bisa cetak sarjana. Nggak hanya ahli agama, tapi juga ahli algoritma.

Dan, yang paling membuat saya ingin daftar ulang (walau umur sudah lewat beasiswa), UNU Yogya akan membuka Graduate School of Future Studies dan Graduate School of Islam and the Future. Itu bukan judul seminar dadakan, itu benar-benar program studi pascasarjana yang kerja sama langsung dengan Mohammed Bin Zayed University of Humanities di UEA. Bahkan, penandatanganannya disaksikan Jokowi di Abu Dhabi. Keren kan? 

Kuliah di UNU Yogyakarta nggak mahal-mahal amat

Mengulik lebih dalam soal fasilitas UNU Yogya membuat saya bertanya-tanya akan UKT-nya. Pasti biaya kuliah di tempat semacam itu bakal selangit. Lagi-lagi saya salah besar. UKT-nya masih manusiawi kok. Bahkan, di beberapa jalur bisa mulai dari Rp1,6 juta per semester. Malah katanya kalau masuk UKT golongan 1, bisa dapat laptop gratis.

Ini semacam kampus startup syariah, teknologi iya, nilai iya, biaya juga bisa dibahas. Cocok buat anak-anak muda dari kalangan NU akar rumput yang selama ini mungkin minder masuk kampus negeri karena mahal dan berat di persaingan.

Buat saya pribadi, UNU Yogya ini bukan cuma bangunan 9 lantai. Ia adalah bukti konkret bahwa NU sedang berubah. Bukan meninggalkan nilai-nilai lama, tapi menyuntiknya dengan visi masa depan.

Kalau dulu NU sibuk cetak ulama, sekarang NU juga sedang sibuk mencetak ahli biotek, programmer, bahkan santripreneur. NU nggak cuma siap mengurus umat di masjid, tapi juga di ruang rapat, pasar saham, laboratorium, dan dunia digital.

Dan, yang lebih penting UNU Yogya membuktikan bahwa modernitas dan nilai keislaman tidak harus bertengkar. Mereka bisa duduk bareng, ngopi bareng, bahkan bikin robot bareng.

Buat saya, ini bukan cuma kebanggaan NU, tapi juga harapan bagi kita semua yang percaya bahwa masa depan Indonesia butuh lebih banyak kampus yang tahu cara menyatukan akhlak dan algoritma. UNU Yogya, kamu keren!

Penulis: Janu Wisnanto
Editor : Kenia Intan

BACA JUGA  5 Tempat yang Bikin Alumni UNY seperti Saya Kangen Kuliah Lagi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Juli 2025 oleh

Tags: Jogjakampus jogjakampus swastanuUNUUNU YogyaUNU Yogyakarta
Janu Wisnanto

Janu Wisnanto

Mahasiswa semester akhir Universitas Ahmad Dahlan, jurusan Sastra Indonesia. Pemuda asli Sleman. Penulis masalah sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta.

ArtikelTerkait

Sunset di Tanah Monarki: Rakyat Jogja diusir oleh Investasi

Sunset di Tanah Monarki: Rakyat Jogja diusir oleh Investasi

16 Oktober 2022
3 Rekomendasi Coffee Shop Bernuansa Hijau di Jogja Terminal Mojok

3 Rekomendasi Coffee Shop Bernuansa Hijau di Jogja

14 Januari 2023
4 Hal yang Bikin Saya Betah Tinggal di Jogja mantan

Sapa Mantan: Ada Bayangmu di Tiap Jengkal Aspal di Jogja

15 Februari 2023
Kerja Part Time di Jogja Adalah Jalan Pintas Menuju Perbudakan, Gaji Setengah UMR pun Nggak Ada! umr jogja gaji di jogja gaji umr jogja

Kalau Mau Sejahtera, Gaji Paling Kecil untuk Hidup di Jogja Harus 4 Juta per Bulan, Kecuali Situ Hobinya Menderita

16 September 2024

Saya Ikut Sedih Saat Kafe Dixie Jogja Akan Tutup, Meski Saya Belum Pernah ke Sana

6 Mei 2021
4 Barang yang Tidak Disangka NU Menjualnya, Nggak Mau Kalah dengan Muhammadiyah Mojok.co

4 Barang yang Tidak Disangka Nahdlatul Ulama Menjualnya

27 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026
Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

9 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi Mojok

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi

9 Mei 2026
Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

Gamping, Gerbang Masuk Barat sekaligus Tempat Bersejarah di Jogja yang Kehilangan Harga Dirinya

7 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.