Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Berharap Tuah Magis Boaz Solossa di PSS Sleman

Taufiq Prasetya oleh Taufiq Prasetya
4 Juni 2022
A A
Suporter PSS Sleman (Sumber: bcsxpss.com)

Suporter PSS Sleman (Sumber: bcsxpss.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Liga 1 musim 2022/2023 tak lama lagi bergulir. Banyak tim peserta yang menggeber persiapan menjelang musim baru. Mulai dari memperkenalkan pemain baru, hingga menggelar pemusatan latihan intensif. Tak terkecuali PSS Sleman yang baru saja merekrut legenda sepak bola Indonesia, Boaz Solossa.

Menjelang musim baru, tim yang berbasis di Stadion Maguwoharjo itu tak mau kalah langkah dengan kontestan Liga 1 lainnya. Selain menggelar training camp selama sepekan di kawasan Kaliurang, PSS juga mulai mengenalkan pemain baru untuk mengarungi kompetisi.

Terbaru, tim asuhan Seto Nurdiantoro berhasil mendatangkan salah satu penyerang lokal terbaik Indonesia, Boaz Solossa. Nama Boaz Solossa tentu sudah tak asing di mata dan telinga kita.

Sejak pertama kali muncul di PON 2004 Palembang, Boaz sukses mencuri hati publik bola nasional. Tim PON Papua dibawanya meraih medali emas cabor sepak bola.

Peter White, pelatih timnas Indonesia kala itu tak ragu untuk memanggilnya ke tim Piala AFF 2004. Bersama Ilham Jayakesuma, Boaz membentuk duo penyerang yang ditakuti lawan dan berhasil membawa Tim Merah Putih melaju ke partai final sebelum dikalahkan Singapura.

PSS berharap tuah Boaz Solossa

Sejak promosi ke Liga 1 pada 2019, PSS sepertinya susah move on dari sosok goal getter andal. Sleman Fans tentu belum bisa melupakan bagaimana gol-gol yang lahir dari kaki dan kepala Yevhen Bokhashvili.

Nemanja Kojic dan Wander Luiz, dua penyerang yang mengisi posisi striker utama PSS, gagal menunjukkan peran sebagai tukang gedor yang dibutuhkan tim. Malah Irfan Jaya, yang banyak berkontribusi atas gol-gol PSS.

Tumpulnya lini depan musim lalu jelas jadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan Coach Seto. Dan Boaz Solossa, diharapkan menjadi solusi atas masalah PSS tersebut.

Baca Juga:

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

Sudah banyak rekam jejak yang menunjukkan kualitas Boaz Solossa sebagai penyerang. Rentetan gelar juara liga dan pencetak gol terbanyak ketika membela Persipura adalah bukti sahih yang tak terbantahkan.

Catatan statistiknya selama berbaju Mutiara Hitam sungguh mengagumkan. Empat trofi Liga Indonesia dan tiga kali gelar pencetak gol terbanyak. Total, Boaz tampil 359 kali dengan torehan 225 gol di semua ajang bersama Persipura. Sungguh, angka yang mengagumkan, bukan?

Dengan catatan yang demikian ciamik, rasanya cukup pantas menaruh harap pada pemain yang identik dengan nomor punggung 86 itu.

Faktor cedera dan usia

Boaz Solossa pernah mendapatkan label wonderkid, si bocah ajaib, begitu dulu media menjulukinya. Menjadi pemain kunci di timnas Indonesia senior sejak usia 17 tahun, tak banyak pemain muda Indonesia yang mampu melakukannya.

Namun, kisah tak kalah ajaib juga mengiringi karier panjang seorang Boaz Solossa. Tercatat dua kali Boaz Solossa menderita cedera yang cukup parah, yang bisa saja membuatnya pensiun muda. Selain cedera parah gara-gara ditekel Baihakki Khaizan di leg pertama final Piala AFF 2004 kontra Singapura, insiden patah kaki jelang Piala Asia 2007 jelas masih terbayang dalam ingatan.

Aksi penetrasinya di depan kotak penalti Hong Kong harus dihentikan dengan sebuah tekel keras yang membuat engkel kanannya patah. Firman Utina dan anggota timnas lain turut histeris begitu mengetahui kondisi Boaz. Kariernya terancam tamat. Cedera yang diakui Boaz di kemudian hari sebagai yang terparah dalam kariernya.

Menyaksikan peristiwa itu di YouTube, sungguh membuat saya terasa ngilu. Seandainya tidak menderita dua kali cedera parah itu, saya yakin, kiprah seorang Boaz Solossa akan lebih dahsyat dari yang kita ketahui sekarang.

Perekrutan Boaz Solossa oleh PSS tentu menjadi kabar menggembirakan bagi banyak Sleman Fans. Meskipun secara usia tak lagi muda dan produktivitas gol yang jauh menurun, yang diinginkan publik bola Sleman dari Boaz Solossa adalah lebih dari sekadar gol.

Kehadiran pemain senior berkaliber tim nasional bukanlah hal baru bagi PSS dan Coach Seto. Sleman Fans tentu masih ingat bagaimana tajamnya Cristian Gonzales di Liga 2 2018. Bergabung di putaran kedua, El Loco langsung jadi mesin gol andalan hingga membawa Super Elja juara. Sekali lagi, Coach Seto diharapkan dapat mengoptimalkan pemain senior seperti Boaz. Ya, walaupun kita tahu, Boaz dan Cristian Gonzales adalah tipikal penyerang yang beda gaya dan cara bermain. 

Dengan perjalanan karier yang begitu panjang sejak 2004, Kakak Bochi diharapkan bisa menularkan pengalamannya pada sederet legiun muda lokal di PSS Sleman. Secara terang-terangan, dia tak ingin menjadi penghambat bagi perkembangan karier segenap pemain mudah PSS yang sedang merekah. Irkham Milla, Todd Ferre, Saddam Ghafar, sampai Hokky Caraka harus bisa menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari sang legenda.

Sekaligus mengakhiri tulisan ini, mari bersama bernyanyi “Boaz Solossa, cetaklah gol ke gawang lawanmu!”

Penulis: Taufiq Prasetya

Editor: Yamadipati Seno 

BACA JUGA PSS Sleman di Titik Nadir.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2022 oleh

Tags: Boaz SolossaLiga 1PersipuraPSSpss slemanTimnas Indonesia
Taufiq Prasetya

Taufiq Prasetya

Bapak rumah tangga yang nyambi nulis esai.

ArtikelTerkait

Liga Indonesia Saat Ini Seperti Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh (Unsplash)

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

10 Mei 2026
timnas

Realistislah, Wahai Fans Timnas Indonesia

12 September 2019
Bahrain Tidak Perlu Takut Berlaga di Jakarta, Semua Akan Baik-baik Saja, Semoga timnas indonesia

Bahrain Tidak Perlu Takut Berlaga di Jakarta, Semua Akan Baik-baik Saja, Semoga

17 Oktober 2024
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Benahi Dulu Liga, Baru Kita Berharap pada Timnas

21 Desember 2020
Jersey pre-season PSS Sleman.

Jersey Pre-Season PSS Sleman 2023: Nostalgia Musim 2003

25 Mei 2023
suporter timnas indonesia

Timnas Indonesia dan Betapa Gampangnya Pendapat Suporter Indonesia Berubah

18 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026
6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang "Nyeila", Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Memang Lagu Mereka Mojok.co

6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang “Nyeila”, Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Lagu Mereka 

6 Juni 2026
Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

8 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan Mojok.co

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.