Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Tradisi Galang Dana Acara Agustusan di Tengah Jalanan Bandung Kian Meresahkan, Harus Banget Ganggu Pengendara di Jalan?

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
26 Juli 2024
A A
Tradisi Galang Dana Acara Agustusan di Tengah Jalanan Bandung Kian Meresahkan, Harus Banget Ganggu Pengendara di Jalan?

Tradisi Galang Dana Acara Agustusan di Tengah Jalanan Bandung Kian Meresahkan, Harus Banget Ganggu Pengendara di Jalan?

Share on FacebookShare on Twitter

Tradisi minta sumbangan Agustusan di Bandung ini lama-lama meresahkan. Harus banget “mengemis” di jalanan?

Agustus sebentar lagi menyapa. Untuk menyiapkan acara besar HUT RI ke-79 pada tanggal 17 Agustus nanti, biasanya beberapa komunitas pemuda seperti karang taruna di beberapa daerah akan mempersiapkan acara tersebut dari bulan sebelumnya. Persiapan acara biasanya meliputi pembentukan panitia, menyiapkan lomba-lomba apa saja yang akan digelar, dan yang paling penting adalah penggalangan dana.

Penggalangan dana di jalanan untuk acara agustusan sudah seperti tradisi di Bandung. Akhir-akhir ini saja baik di kota maupun di Kabupaten Bandung Barat, saya menjumpai penggalangan dana yang dilakukan oleh para pemuda yang kian meresahkan. Sepulang kerja, dalam sehari biasanya saya menjumpai tiga kegiatan penggalangan dana untuk kegiatan agustusan di beberapa jalanan berbeda di Bandung. Memang sih, aksi yang mereka lakukan bertujuan baik, ingin memeriahkan acara nasional dengan menggalang dana secara kreatif. Juga tidak menggunakan aksi kekerasan ataupun mencuri.

Akan tetapi dari apa yang saya rasakan ketika beberapa kali melewati tradisi penggalangan dana ini, rasa-rasanya sungguh meresahkan dan kalau bisa sih mending caranya diganti atau ditiadakan saja sekalian.

Tradisi yang membuat jalanan Bandung jadi macet

Memang ketika melihat sekumpulan pemuda yang sedang menggalang dana dengan penuh semangat awalnya membuat saya bangga. Eh, tapi kok aksinya malah menimbulkan masalah yang jadi meresahkan.

Bagaimana tidak, tradisi penggalangan dana yang mereka lakukan adalah dengan cara meminta-minta uang di tengah jalanan Bandung. Yang bertugas di tengah jalan ini biasanya satu atau dua orang meminta uang, beberapa orang lagi menarik perhatian. Ini yang menyebabkan beberapa jalanan di Bandung jadi macet ketika sore hari.

Aksi kurang senonoh

Sebagaimana yang telah diungkapkan, ada beberapa orang yang bertugas untuk menarik perhatian supaya pengendara dapat memberikan uangnya dengan sukarela. Nah, di beberapa tempat, saya menemukan aksi yang dilakukan untuk menarik perhatian ini dirasa kurang senonoh. Tampak seorang anak sekolahan laki-laki yang berkostum dengan menggunakan pakaian dalam wanita. Ada juga yang menggunakan kostum genderuwo.

Tujuan mereka mungkin untuk menghibur para pengendara. Tapi jujur bagi saya pribadi, aksi mereka tersebut sama sekali tidak menghibur, apalagi membuat sukarela memberikan uang. Yang ada malah meresahkan dan membuat takut banyak pengendara.

Baca Juga:

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

Banyak cara lain selain harus “mengemis” di jalanan

Jika dipikir-pikir harusnya banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk menggalang dana selain harus “mengemis” di tengah jalanan Bandung. Sungguh miris mengingat acara yang akan mereka meriahkan merupakan hari kemerdekaan. Namun, cara yang mereka lakukan tampak kurang elok dengan meminta-minta dana di tengah jalan.

Ya, memang tidak ada aksi keji seperti mencuri, tapi jika melihat aksi penggalangan dana ini dilakukan oleh beberapa anak sekolah dan para pemuda yang bersemangat, jadi seharusnya bisa menggunakan cara lain yang lebih baik.

Misalnya saja dengan melakukan danusan, menggelar acara pertunjukan bakat, dan mengumpulkan dana dari jauh-jauh hari, tidak mepet sebulan sebelum acara akan digelar. Saya yakin sebetulnya para pemuda ini memiliki banyak ide elegan yang bisa direalisasikan. Tapi ya itu, mereka masih terjebak dengan tradisi yang memang biasa dilakukan di Bandung ini dari tahun ke tahun.

Sekilas mungkin tidak ada yang salah dengan penggalangan dana untuk acara Agustusan di tengah jalanan Bandung. Mereka tampak seperti para pemuda kreatif yang ingin menghidupkan acara nasional nanti pada tanggal 17 Agustus. Namun, sayangnya tradisi menggalang dana di jalanan dirasa kian meresahkan. Baiknya sih segera ganti ide, dan tradisi mengemis uang untuk acara HUT RI tersebut lebih baik dihilangkan saja.

Penulis: Handri Setiadi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Hiburan yang Hampir Pasti Ada Ketika Pentas Agustusan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2024 oleh

Tags: agustusanBandunggalang danahut ritradisi
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

Bukannya Menghilangkan Penah, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

Bukannya Menghilangkan Penat, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

18 April 2026
Bandung Lautan Air, Identitas yang Jelas Nggak Ada Bagus-bagusnya

Bandung Lautan Air, Identitas yang Jelas Nggak Ada Bagus-bagusnya

6 Desember 2023
KAA 1955 Sempat Diwarnai Operasi Pembunuhan oleh CIA terminal mojok.co

KAA 1955 Sempat Diwarnai Operasi Pembunuhan oleh CIA

1 Agustus 2021
madura calon mertua menikah dengan teman satu kantor mojok

Tradisi Piala Bergilir Saat Teman Menikah Itu Konyol!

14 Mei 2021
Bandung Setelah Lebaran Jadi Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk Warlok Mojok.co semarang

4 Hal yang Lumrah di Bandung tapi Tampak Aneh di Mata Orang Semarang

30 April 2026
Babakan Ciparay, Kecamatan Jahanam di Kota Bandung yang Bakal Menguji Kesabaran Kalian Mojok.co

Babakan Ciparay, Kecamatan di Kota Bandung yang Bakal Menguji Kesabaran Kalian

23 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Kos Murah yang Diidamkan Berujung Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang Mojok.co

Rasa Syukur Tinggal di Kos Murah Berubah Jadi Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang

20 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.